Javascript must be enabled to continue!
Analisis Efektifitas Implementasi GAPEKA dan Standar Pelayanan Minimum di PT. Kereta Api Indonesia Divisi Regional II Sumatra Barat
View through CrossRef
Perubahan jadwal keberangkatan, kedatangan kereta api, dan waktu tempuh kereta api mempengaruhi Penerapan GAPEKA di PT. KAI divisi Reginal II Simatera Barat. Pentingnya penerapan standar pelayanan minumim akan dapat berpengaruh pada tingkat kepuasan pengguna kereta api. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis kendala yang terjadi di wilayah Sumatera Barat, khususnya Divisi Regional II dalam pengoperasian lalu lintas kereta api, 2) elemen apa saja yang mempengaruhi Bagan Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) di wilayah Sumatera Barat, dan 3) apa standar layanan minimum untuk pengguna kereta api di wilayah ini khususnya Divisi II Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis di lapangan bahwa 98% stasiun Regional II Sumatera Barat telah menerapkan standar layanan minimum yang mengacu pada PM No. 63 tahun 2019 tentang transportasi orang dengan kereta api yang mencakup keselamatan, keamanan, keandalan, kenyamanan, kenyamanan dan persamaan. Ini dapat memiliki efek positif pada implementasi layanan yang efektif, seperti struktur dan mekanisme kerja yang tepat. Dengan menerapkan GAPEKA dan meningkatkan standar layanan minimum berdasarkan PM No. 63 tahun 2019 yang bertujuan untuk memberikan layanan maksimal untuk melatih pengguna di Sumatera Barat dan untuk meningkatkan kualitas layanan di bidang perkeretaapian.
Airman: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi, Politeknik Penerbangan Makassar
Title: Analisis Efektifitas Implementasi GAPEKA dan Standar Pelayanan Minimum di PT. Kereta Api Indonesia Divisi Regional II Sumatra Barat
Description:
Perubahan jadwal keberangkatan, kedatangan kereta api, dan waktu tempuh kereta api mempengaruhi Penerapan GAPEKA di PT.
KAI divisi Reginal II Simatera Barat.
Pentingnya penerapan standar pelayanan minumim akan dapat berpengaruh pada tingkat kepuasan pengguna kereta api.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis kendala yang terjadi di wilayah Sumatera Barat, khususnya Divisi Regional II dalam pengoperasian lalu lintas kereta api, 2) elemen apa saja yang mempengaruhi Bagan Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) di wilayah Sumatera Barat, dan 3) apa standar layanan minimum untuk pengguna kereta api di wilayah ini khususnya Divisi II Sumatera Barat.
Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif.
Berdasarkan hasil analisis di lapangan bahwa 98% stasiun Regional II Sumatera Barat telah menerapkan standar layanan minimum yang mengacu pada PM No.
63 tahun 2019 tentang transportasi orang dengan kereta api yang mencakup keselamatan, keamanan, keandalan, kenyamanan, kenyamanan dan persamaan.
Ini dapat memiliki efek positif pada implementasi layanan yang efektif, seperti struktur dan mekanisme kerja yang tepat.
Dengan menerapkan GAPEKA dan meningkatkan standar layanan minimum berdasarkan PM No.
63 tahun 2019 yang bertujuan untuk memberikan layanan maksimal untuk melatih pengguna di Sumatera Barat dan untuk meningkatkan kualitas layanan di bidang perkeretaapian.
Related Results
Analisis Efektifitas Implementasi Gapeka dan Standar Pelayanan Minimum di PT KAI Divisi Regional II Sumatera Barat
Analisis Efektifitas Implementasi Gapeka dan Standar Pelayanan Minimum di PT KAI Divisi Regional II Sumatera Barat
Perubahan jadwal keberangkatan, kedatangan kereta api, dan waktu tempuh kereta api mempengaruhi Penerapan GAPEKA di PT. KAI divisi Reginal II Simatera Barat. Pentingnya penerapan s...
JIT 2023 - Jornadas de Jóvenes Investigadores Tecnológicos
JIT 2023 - Jornadas de Jóvenes Investigadores Tecnológicos
Es un honor presentar este libro que compila los trabajos de investigación y desarrollo presentados en las Jornadas de Jóvenes Investigadores Tecnológicos (JIT) 2023. Este evento s...
Pengaruh Perencanaan Karir, Lingkungan Kerja, dan Stres Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan Pada PT. Kereta Api Indonesia Divre II Sumbar
Pengaruh Perencanaan Karir, Lingkungan Kerja, dan Stres Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan Pada PT. Kereta Api Indonesia Divre II Sumbar
Abstract: PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Regional Division II West Sumatra is one of the State-Owned Enterprises (BUMN) engaged in rail transportation services in Indonesia. Th...
NASIONALISME DALAM DRAMA TRAGEDI KERETA API MAUT KARYA ACHMAD TOHA (Nationalism in The Kereta Api Maut Tragedy Drama by Achmad Toha)
NASIONALISME DALAM DRAMA TRAGEDI KERETA API MAUT KARYA ACHMAD TOHA (Nationalism in The Kereta Api Maut Tragedy Drama by Achmad Toha)
Dinamika kehidupan manusia yang mencakup berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari ditirukan dalam drama. Naskah drama Kereta Api Maut disusun oleh Achmad Toha berdasarkan kis...
Analisis Tingkat Risiko Banjir dan Tanah Longsor di Jalur Kereta Api Makassar-Parepare
Analisis Tingkat Risiko Banjir dan Tanah Longsor di Jalur Kereta Api Makassar-Parepare
Transportasi umum merupakan kebutuhan utama bagi masyarakat di kota-kota dan kabupaten besar di Sulawesi Selatan, seperti Kota Makassar, Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkajene dan K...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...

