Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Indeks Pembangunan Manusia, Dana Alokasi Umum, dan Angkatan Kerja terhadap Ketimpangan Pendapatan

View through CrossRef
Absrtak. Ketimpangan pendapatan menjadi permasalahan ekonomi paling mendasar yang selalu menjadi pusat perhatian karena sulit terpecahkan hampir disetiap negara berkembang. Sebagian besar permasalahan ketimpangan pendapatan ini disebabkan karena kurangnya pendapatan yang diterima dalam memenuhi kebutuhan hidup. Berbagai upaya telah dicoba guna mengurangi tingkat ketimpangan suatu wilayah salah satunya dengan pembangunan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, Dana Alokasi Umum, dan Angkatan Kerja terhadap Ketimpangan Pendapatan di Provinsi Jawa Barat. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalan regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Hasil Cross-section effect diperoleh dua kabupaten/kota yang memiliki nilai effect tertinggi yaitu Kabupaten Bogor sebesar 0,38 persen dan Kabupaten Bandung sebesar 0,26 persen. Hasil analisis yang diperoleh, dapat diketahui bahwa variabel Indeks Pembangunan Manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Ketimpangan Pendapatan, Dana Alokasi Umum dan Angkatan Kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap variabel Ketimpangan Pendapatan di Provinsi Jawa Barat. Abstract. Income inequality is the most basic economic problem that has always been the center of attention because it is difficult to solve in almost every developing country. Most of these income inequality problems are caused by the lack of income received in meeting the needs of life. Various efforts have been tried to reduce the level of inequality in a region, one of which is economic development. This study aims to determine the effect of Human Development Index, General Allocation Fund, and Labor Force on Income Inequality in West Java Province. The analysis method used in this study is panel data regression with the Fixed Effect Model (FEM) approach. Cross-section effect results obtained two districts / cities that have the highest effect value, namely Bogor Regency by 0.38 percent and Bandung Regency by 0.26 percent. The results of the analysis obtained, it can be seen that the Human Development Index variable has a positive and significant effect on the Income Inequality variable, the General Allocation Fund and the Labor Force have a negative and significant effect on the Income Inequality variable in West Java Province.
Title: Indeks Pembangunan Manusia, Dana Alokasi Umum, dan Angkatan Kerja terhadap Ketimpangan Pendapatan
Description:
Absrtak.
Ketimpangan pendapatan menjadi permasalahan ekonomi paling mendasar yang selalu menjadi pusat perhatian karena sulit terpecahkan hampir disetiap negara berkembang.
Sebagian besar permasalahan ketimpangan pendapatan ini disebabkan karena kurangnya pendapatan yang diterima dalam memenuhi kebutuhan hidup.
Berbagai upaya telah dicoba guna mengurangi tingkat ketimpangan suatu wilayah salah satunya dengan pembangunan ekonomi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, Dana Alokasi Umum, dan Angkatan Kerja terhadap Ketimpangan Pendapatan di Provinsi Jawa Barat.
Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalan regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM).
Hasil Cross-section effect diperoleh dua kabupaten/kota yang memiliki nilai effect tertinggi yaitu Kabupaten Bogor sebesar 0,38 persen dan Kabupaten Bandung sebesar 0,26 persen.
Hasil analisis yang diperoleh, dapat diketahui bahwa variabel Indeks Pembangunan Manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Ketimpangan Pendapatan, Dana Alokasi Umum dan Angkatan Kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap variabel Ketimpangan Pendapatan di Provinsi Jawa Barat.
Abstract.
Income inequality is the most basic economic problem that has always been the center of attention because it is difficult to solve in almost every developing country.
Most of these income inequality problems are caused by the lack of income received in meeting the needs of life.
Various efforts have been tried to reduce the level of inequality in a region, one of which is economic development.
This study aims to determine the effect of Human Development Index, General Allocation Fund, and Labor Force on Income Inequality in West Java Province.
The analysis method used in this study is panel data regression with the Fixed Effect Model (FEM) approach.
Cross-section effect results obtained two districts / cities that have the highest effect value, namely Bogor Regency by 0.
38 percent and Bandung Regency by 0.
26 percent.
The results of the analysis obtained, it can be seen that the Human Development Index variable has a positive and significant effect on the Income Inequality variable, the General Allocation Fund and the Labor Force have a negative and significant effect on the Income Inequality variable in West Java Province.

Related Results

Dapatkah Dana Alokasi Khusus, Dana Alokasi Umum, dan Dana Bagi Hasil Menurunkan Ketimpangan Pendapatan di Indonesia?
Dapatkah Dana Alokasi Khusus, Dana Alokasi Umum, dan Dana Bagi Hasil Menurunkan Ketimpangan Pendapatan di Indonesia?
Anggaran belanja pemerintah berupa transfer pusat ke daerah merupakan upaya pemerintah dalam mengurangi ketimpangan pendapatan pada setiap daerah di Indonesia. Oleh karena itu, kaj...
Determinasi Faktor Yang Mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Jawa Barat Tahun 2015 – 2019
Determinasi Faktor Yang Mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Jawa Barat Tahun 2015 – 2019
Indeks Pembangunan Manusia suatu daerah sangat membantu menunjangnya pembangunan secara nasional, seperti pengukuran perbandingan dari harapan hidup, pendidikan, kesehatan dan stan...
Determinasi Faktor Yang Mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Jawa Barat Tahun 2015 – 2019
Determinasi Faktor Yang Mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Jawa Barat Tahun 2015 – 2019
Indeks Pembangunan Manusia suatu daerah sangat membantu menunjangnya pembangunan secara nasional, seperti pengukuran perbandingan dari harapan hidup, pendidikan, kesehatan dan stan...
Analisis Dana Alokasi Khusus dan Belanja Daerah pada Bidang Pendidikan dan Kesehatan dalam Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia
Analisis Dana Alokasi Khusus dan Belanja Daerah pada Bidang Pendidikan dan Kesehatan dalam Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dana alokasi khusus dan belanja daerah pada bidang pendidikan dan kesehatan terhadap indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupate...
RE-INVENTING GINI RASIO DATA PENGELUARAN (KONSUMSI): KETIMPANGAN HARGA (GINI BIAS) ATAU KETIMPANGAN KESEJAHTERAAN (GINI RIIL)
RE-INVENTING GINI RASIO DATA PENGELUARAN (KONSUMSI): KETIMPANGAN HARGA (GINI BIAS) ATAU KETIMPANGAN KESEJAHTERAAN (GINI RIIL)
Indeks gini menjadi salah satu sasaran pokok kinerja kabinet Presiden Jokowi, tertuang dalam RPJMN 2015-2019 dan RPJMN 2020-2024. Untuk memenuhi indikator indeks gini tersebut, dig...
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Implementasi Alokasi Dana Desa di Kecamatan Jujuhan Ilir Kabupaten Bungo-Jambi
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Implementasi Alokasi Dana Desa di Kecamatan Jujuhan Ilir Kabupaten Bungo-Jambi
Alokasi dana desa merupakan salah satu program kerja yang telah berlangsung sejak diberlakukannya UU Nomor 6 tahun 2014 pasal 72 ayat (1) tentang Desa, PP RI Nomor 22 tahun 2015 te...
Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus dan Dana Bagi Hasil Terhadap Belanja Modal
Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus dan Dana Bagi Hasil Terhadap Belanja Modal
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus dan dana bagi hasil terhadap belanja modal. Penelitian ini menggun...
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
Dalam Undang-undang Desa Pasal 72 menyebutkan bahwa desa mempunyai 7 sumber pendapatan,yaitu: 1. Pendapatan asli desa, yang terdiri dari hasil usaha, hasil aset, swadaya, partisipa...

Back to Top