Javascript must be enabled to continue!
Pengetahuan tentang anemia dan perilaku pencegahan anemia remaja putri
View through CrossRef
Background: Anemia is a health problem that persists in adolescent girls and impacts learning ability, physical fitness, and quality of life. Lack of knowledge about anemia can lead to poor preventive behaviors, such as inadequate nutritional intake and non-compliance with iron supplementation (IBT) consumption.
Purpose: To determine the relationship between knowledge of adolescent girls and anemia prevention behavior
Method: This quantitative research used a cross-sectional approach and held in October 2025 at State Senior High School 1 Gamping Sleman Yogyakarta. The sampling technique used stratified random sampling with a sample size of 64 respondents. The independent variable in this study was the level of knowledge, while the dependent variable was anemia prevention behavior. Data analysis used univariate in the form of frequency distribution and bivariate using the Kendall tau test.
Results: Respondents had good knowledge about anemia (51.6%) and good prevention behavior (43.8%). The Kendall Tau test showed a p-value of 0.000 (<0.05), indicating a relationship between knowledge about anemia and anemia prevention behavior.
Conclusion: There was a significant relationship between knowledge about anemia and anemia prevention behavior
Keywords: Anemia; Adolescent; Behavior; Knowledge; Prevention.
Pendahuluan: Anemia merupakan masalah kesehatan yang masih banyak terjadi pada remaja putri dan berdampak pada kemampuan belajar, kebugaran fisik, dan kualitas hidup. Pengetahuan yang kurang mengenai anemia dapat menyebabkan rendahnya perilaku pencegahan, seperti asupan gizi yang tidak adekuat dan ketidakpatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD).
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan anemia remaja putri.
Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dilaksanakan bulan Oktober 2025 di SMA Negeri 1 Gamping Sleman, Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 64 responden. Variabel independent dalam penelitian ini adalah tingkat pengetahuan, sedangkan variabel dependen adalah perilaku pencegahan anemia. Analisis data yang digunakan univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan bivariate menggunakan uji Kendall Tau.
Hasil: Responden memiliki pengetahuan yang baik tentang anemia (51.6%) dan perilaku baik dalam pencegahan (43.8%). Uji Kendall Tau menunjukkan p-value = 0.000 (<0.05), artinya terdapat hubungan antara pengetahuan tentang anemia dengan perilaku pencegahan anemia.
Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang anemia dengan perilaku pencegahan anemia.
Kata Kunci : Anemia; Pengetahuan; Perilaku; Pencegahan; Remaja.
Universitas Malahayati Bandar Lampung
Title: Pengetahuan tentang anemia dan perilaku pencegahan anemia remaja putri
Description:
Background: Anemia is a health problem that persists in adolescent girls and impacts learning ability, physical fitness, and quality of life.
Lack of knowledge about anemia can lead to poor preventive behaviors, such as inadequate nutritional intake and non-compliance with iron supplementation (IBT) consumption.
Purpose: To determine the relationship between knowledge of adolescent girls and anemia prevention behavior
Method: This quantitative research used a cross-sectional approach and held in October 2025 at State Senior High School 1 Gamping Sleman Yogyakarta.
The sampling technique used stratified random sampling with a sample size of 64 respondents.
The independent variable in this study was the level of knowledge, while the dependent variable was anemia prevention behavior.
Data analysis used univariate in the form of frequency distribution and bivariate using the Kendall tau test.
Results: Respondents had good knowledge about anemia (51.
6%) and good prevention behavior (43.
8%).
The Kendall Tau test showed a p-value of 0.
000 (<0.
05), indicating a relationship between knowledge about anemia and anemia prevention behavior.
Conclusion: There was a significant relationship between knowledge about anemia and anemia prevention behavior
Keywords: Anemia; Adolescent; Behavior; Knowledge; Prevention.
Pendahuluan: Anemia merupakan masalah kesehatan yang masih banyak terjadi pada remaja putri dan berdampak pada kemampuan belajar, kebugaran fisik, dan kualitas hidup.
Pengetahuan yang kurang mengenai anemia dapat menyebabkan rendahnya perilaku pencegahan, seperti asupan gizi yang tidak adekuat dan ketidakpatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD).
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan anemia remaja putri.
Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dilaksanakan bulan Oktober 2025 di SMA Negeri 1 Gamping Sleman, Yogyakarta.
Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 64 responden.
Variabel independent dalam penelitian ini adalah tingkat pengetahuan, sedangkan variabel dependen adalah perilaku pencegahan anemia.
Analisis data yang digunakan univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan bivariate menggunakan uji Kendall Tau.
Hasil: Responden memiliki pengetahuan yang baik tentang anemia (51.
6%) dan perilaku baik dalam pencegahan (43.
8%).
Uji Kendall Tau menunjukkan p-value = 0.
000 (<0.
05), artinya terdapat hubungan antara pengetahuan tentang anemia dengan perilaku pencegahan anemia.
Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang anemia dengan perilaku pencegahan anemia.
Kata Kunci : Anemia; Pengetahuan; Perilaku; Pencegahan; Remaja.
Related Results
Penyuluhan pengetahuan tentang pencegahan anemia pada remaja putri
Penyuluhan pengetahuan tentang pencegahan anemia pada remaja putri
Background: Adolescence is when physically and psychologically they are still growing and developing. Physical activity and nutritional intake are supporting factors in creating a ...
Anemia pada Remaja PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN KELUARGA DALAM MEWUJUDKAN “REMAJA PUTRI SEHAT BEBAS ANEMIA” DI DESA SAWIR KEC. TAMBAKBOYO, TUBAN
Anemia pada Remaja PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN KELUARGA DALAM MEWUJUDKAN “REMAJA PUTRI SEHAT BEBAS ANEMIA” DI DESA SAWIR KEC. TAMBAKBOYO, TUBAN
Remaja putri memilik risiko tinggi mengalami anemia karena defisiensi zat besi. Hal ini karena remaja putri mengalami menstruasi setiap bulannya dan sedang dalam masa pertumbuhan H...
Gerakan Remaja Putri Bebas Anemia untuk Pencegahan dan Penangulangan Stunting di Desa Passi Kecamatan Passi Barat Kabupaten Bolaang Mongondow
Gerakan Remaja Putri Bebas Anemia untuk Pencegahan dan Penangulangan Stunting di Desa Passi Kecamatan Passi Barat Kabupaten Bolaang Mongondow
Kerentanan anemia pada remaja putri terjadi karena proses kehilangan darah saat menstruasi.Remaja Putri yang menderita anemia berisiko mengalami anemia jugasaat ...
Tracing Hematological Shifts in Pregnancy: How Anemia and Thrombocytopenia Evolve Across Trimesters
Tracing Hematological Shifts in Pregnancy: How Anemia and Thrombocytopenia Evolve Across Trimesters
Abstract
Introduction
Given pregnancy's significant impact on hematological parameters, monitoring these changes across trimesters is crucial. This study aims to evaluate hematolog...
Pengaruh Video Animasi Pemeriksaan SADARI Terhadap Pengetahuan Dan Perilaku Pencegahan Kanker Payudara Pada Remaja Putri Di SMK Al-Hidayah Cinere Depok
Pengaruh Video Animasi Pemeriksaan SADARI Terhadap Pengetahuan Dan Perilaku Pencegahan Kanker Payudara Pada Remaja Putri Di SMK Al-Hidayah Cinere Depok
Latar Belakang: SADARI merupakan metode skrining sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri oleh wanita sebagai deteksi dini kanker payudara. Video animasi sebagai media edukasi...
Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Putri tentang Anemia di SMAN 9 Bandung
Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Putri tentang Anemia di SMAN 9 Bandung
Abstract. Anemia is one of the health issues commonly experienced by adolescent girls, which can impact learning concentration, productivity, and quality of life. Adequate knowledg...
Peningkatan Kesadaran Anemia Pada Remaja di SMP Negeri 3 Mande Desa Jamali, Cianjur
Peningkatan Kesadaran Anemia Pada Remaja di SMP Negeri 3 Mande Desa Jamali, Cianjur
Salah satu capaian pada program smart village adalah meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Ol...

