Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Kesiapsiagaan Bencana Kekeringan Di Desa Banyurip Kecamatan Jenar Kabupaten Sragen

View through CrossRef
Bencana kekeringan adalah kondisi kekurangan air bersih dalam waktu yang lama sehingga menimbulkan kerugian secara material kepada masyarakat. Pengetahuan dalam indikator kesiapsiagaan bencana adalah alasan utama seseorang untuk melakukan perlindungan dalam mengantisipasi datangnya bencana. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat Banyurip tentang kesiapsiagaan bencana kekeringan. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive cluster sampling. Jumlah responden 87 sesuai kriteria inklusi kepala keluarga atau perwakilan, bisa membaca, menulis dan tinggal di Desa Banyurip. Kriteria eksklusi yang tidak bisa hadir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi usia masyarakat di Desa Banyurip umur 36-45 tahun sebanyak 28 responden (32.2%), pekerjaan masyarakat yaitu petani sebanyak 50 responden (57,5%), dan tingkat pengetahuan kesiapsiagaan bencana kekeringan masyarakat Desa Banyurip dalam kategori cukup sebanyak 47 responden (54%). Kesimpulan penelitian ini bahwa karakteristik usia responden pada penelitian ini adalah usia 36-45 tahun sebanyak (32.2%). Karakteristik pekerjaan pada penelitian ini mayoritas bekerja sebagai petani sebanyak (57,5%). Tingkat pengetahuan tentang kesiapsiagaan bencana kekeringan di Desa Banyurip tergolong cukup sebanyak 47 responden (54%).
Title: Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Kesiapsiagaan Bencana Kekeringan Di Desa Banyurip Kecamatan Jenar Kabupaten Sragen
Description:
Bencana kekeringan adalah kondisi kekurangan air bersih dalam waktu yang lama sehingga menimbulkan kerugian secara material kepada masyarakat.
Pengetahuan dalam indikator kesiapsiagaan bencana adalah alasan utama seseorang untuk melakukan perlindungan dalam mengantisipasi datangnya bencana.
Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat Banyurip tentang kesiapsiagaan bencana kekeringan.
Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive cluster sampling.
Jumlah responden 87 sesuai kriteria inklusi kepala keluarga atau perwakilan, bisa membaca, menulis dan tinggal di Desa Banyurip.
Kriteria eksklusi yang tidak bisa hadir.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi usia masyarakat di Desa Banyurip umur 36-45 tahun sebanyak 28 responden (32.
2%), pekerjaan masyarakat yaitu petani sebanyak 50 responden (57,5%), dan tingkat pengetahuan kesiapsiagaan bencana kekeringan masyarakat Desa Banyurip dalam kategori cukup sebanyak 47 responden (54%).
Kesimpulan penelitian ini bahwa karakteristik usia responden pada penelitian ini adalah usia 36-45 tahun sebanyak (32.
2%).
Karakteristik pekerjaan pada penelitian ini mayoritas bekerja sebagai petani sebanyak (57,5%).
Tingkat pengetahuan tentang kesiapsiagaan bencana kekeringan di Desa Banyurip tergolong cukup sebanyak 47 responden (54%).

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
MITIGASI BENCANA KEKERINGAN DI KAWASAN DAERAH ALIRAN SUNGAI MAROS KABUPATEN MAROS PROVINSI SULAWESI SELATAN
MITIGASI BENCANA KEKERINGAN DI KAWASAN DAERAH ALIRAN SUNGAI MAROS KABUPATEN MAROS PROVINSI SULAWESI SELATAN
<p>Bencana kekeringan merupakan bencana yang terjadi ketika ketersediaan air tanah tidak dapat mencukupi kebutuhan air bersih penduduk. Selama beberapa bulan terakhir di tahu...
Meningkatkan Pengetahuan Kesiapsiagaan Bencana Pada Warga di Dusun Beruk Jatiyoso Karanganyar
Meningkatkan Pengetahuan Kesiapsiagaan Bencana Pada Warga di Dusun Beruk Jatiyoso Karanganyar
Kesiapsiagaan bencana berfungsi untuk memicu agar masyarakat lebih paham tentang bencana dan masyarakat bisa menciptakan ketangguhan dan kesiapsiagaan bencana. Permasalahan mitra b...
Ajaran Tarekat Syekh Siti Jenar
Ajaran Tarekat Syekh Siti Jenar
Fahrurrozi, S., Nurul Jumadissaniyah Sitorus UIN Sumatera Utara Ajaran Manunggaling Kawula Gusti yang dicetuskan oleh Syekh Siti Jenar hingga saat ini masih menjadi per...
SOSIALISASI TENTANG KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT MENGHADAPI BENCANA KEBAKARAN DI RT 001/07 KELURAHAN PAPANGGO JAKARTA UTARA.
SOSIALISASI TENTANG KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT MENGHADAPI BENCANA KEBAKARAN DI RT 001/07 KELURAHAN PAPANGGO JAKARTA UTARA.
Latar Belakang: Pengabdian kepada masyarakat ini dengan judul Sosialisasi tentang kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana kebakaran di rt 001/07 kelurahan papanggo jakarta utar...
KESIAPSIAGAAN ANAK DALAM MENINGKATKAN RESILIENSI TERHADAP BENCANA
KESIAPSIAGAAN ANAK DALAM MENINGKATKAN RESILIENSI TERHADAP BENCANA
Latar belakang :  Bencana merupakan suatu peristiwa yang dapat mengakibatkan kerugian baik harta benda, nyawa dan lingkungan. Faktor alam, non alam, dan faktor manusia merupakan fa...
Determinan Demografi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Kesiapsiagaan Gempa Bumi
Determinan Demografi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Kesiapsiagaan Gempa Bumi
Kesiapsiagaan bencana adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna. Kesia...
Analisis Karakteristik Kekeringan DAS Kapuas Kalimantan Barat Berdasarkan Luaran Global Climate Model
Analisis Karakteristik Kekeringan DAS Kapuas Kalimantan Barat Berdasarkan Luaran Global Climate Model
Daerah aliran sungai (DAS) Kapuas, walaupun berada di wilayah benua maritim Indonesia dengan curah hujan yang tinggi sepanjang tahun, namun sering mengalami kebakaran lahan dan hut...

Back to Top