Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS PERFORMA MAIN COOLING WATER PUMP PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PANAS BUMI (PLTP) PT.X

View through CrossRef
Pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) merupakan pembangkit listrik yang menggunakan energi terbarukan. Karena bahan utama yang digunakan untuk memutarkan turbin adalah uap basah dari dalam bumi, karenanya tidak memerlukan bahan bakar untuk menghasilkan uap. PLTP ini memiliki beberapa komponen penting dalam menghasilkan listrik salah satunya yaitu pompa. Pompa merupakan alat pemindah fluida dari satu tempat ke tempat lain. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pencatatan data harian pada pompa Main Cooling Water Pump untuk kemudian dilakukan analisis perhitungan untuk mencari daya motor, daya pompa dan efisiensi kemudian ditentukan penyebab penurunan performa pompa tersebut. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan hasil daya motor aktual pompa 1 dan 2 sebesar 705,601 kW, kemudian  daya motor commissioning sebesar 748,29 kW, dan daya motor spesifikasi mempunyai hasil sebesar 900 kW. Untuk daya pompa aktual pada pompa 1 memiliki daya sebesar 542,410 kW, sedangkan pompa 2 sebesar 512,760 kW. Kemudian  daya pompa commissioning sebesar 613,000 kW, dan daya pompa spesifikasi mempunyai hasil sebesar 630,000 kW. Dan untuk efisiensi aktual pada pompa 1 memiliki efisiensi sebesar 76,70 %, sedangkan pompa 2 sebesar 72,50 %. Kemudian  efisiensi pompa commissioning sebesar 82,8 %, dan efisiensi pompa spesifikasi mempunyai hasil sebesar 86 %. Didapatkan kesimpulan performa pompa aktual mengalami penurunan performa dari performa pompa commissioning dan performa spesifikasi, sehingga perawatan yang diberikan harus lebih ekstra untuk menjaga performa pompa tetap dalam kondisi optimal.
Title: ANALISIS PERFORMA MAIN COOLING WATER PUMP PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PANAS BUMI (PLTP) PT.X
Description:
Pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) merupakan pembangkit listrik yang menggunakan energi terbarukan.
Karena bahan utama yang digunakan untuk memutarkan turbin adalah uap basah dari dalam bumi, karenanya tidak memerlukan bahan bakar untuk menghasilkan uap.
PLTP ini memiliki beberapa komponen penting dalam menghasilkan listrik salah satunya yaitu pompa.
Pompa merupakan alat pemindah fluida dari satu tempat ke tempat lain.
Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pencatatan data harian pada pompa Main Cooling Water Pump untuk kemudian dilakukan analisis perhitungan untuk mencari daya motor, daya pompa dan efisiensi kemudian ditentukan penyebab penurunan performa pompa tersebut.
Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan hasil daya motor aktual pompa 1 dan 2 sebesar 705,601 kW, kemudian  daya motor commissioning sebesar 748,29 kW, dan daya motor spesifikasi mempunyai hasil sebesar 900 kW.
Untuk daya pompa aktual pada pompa 1 memiliki daya sebesar 542,410 kW, sedangkan pompa 2 sebesar 512,760 kW.
Kemudian  daya pompa commissioning sebesar 613,000 kW, dan daya pompa spesifikasi mempunyai hasil sebesar 630,000 kW.
Dan untuk efisiensi aktual pada pompa 1 memiliki efisiensi sebesar 76,70 %, sedangkan pompa 2 sebesar 72,50 %.
Kemudian  efisiensi pompa commissioning sebesar 82,8 %, dan efisiensi pompa spesifikasi mempunyai hasil sebesar 86 %.
Didapatkan kesimpulan performa pompa aktual mengalami penurunan performa dari performa pompa commissioning dan performa spesifikasi, sehingga perawatan yang diberikan harus lebih ekstra untuk menjaga performa pompa tetap dalam kondisi optimal.

Related Results

PENGARUH TKDN PADA BIAYA PEMBANGKITAN LISTRIK PANAS BUMI SKALA KECIL
PENGARUH TKDN PADA BIAYA PEMBANGKITAN LISTRIK PANAS BUMI SKALA KECIL
Indonesia mempunyai potensi sumberdaya panas bumi sebesar 28.994 Mega Watt (MW) atau sekitar40% dari potensi panas bumi dunia. Namun baru 1.343,5 MW atau sekitar 4,7% dari potensi ...
SISTEM PANAS BUMI TEMPERATUR RENDAH-SEDANG PADA CEKUNGAN KUTAI DAN REKOMENDASI PEMANFAATANNYA
SISTEM PANAS BUMI TEMPERATUR RENDAH-SEDANG PADA CEKUNGAN KUTAI DAN REKOMENDASI PEMANFAATANNYA
Pengembangan panas bumi di Indonesia masih didominasi pada sistem panas bumi vulkanik yang digunakan sebagai pemanfaatan tidak langsung (listrik), padahal sekitar 70% dari 357 loka...
Peranan Heat Recovery Steam Generator (HRSG) pada Pembangkit Listrik PLTGU
Peranan Heat Recovery Steam Generator (HRSG) pada Pembangkit Listrik PLTGU
Pembangkit listrik mengubah berbagai sumber energi non-listrik menjadi listrik menggunakan berbagai bahan bakar seperti minyak, batu bara, dan energi terbarukan. Jenis pembangkit l...
Model Hybrid Pembangkit Listrik Di Pedesaan
Model Hybrid Pembangkit Listrik Di Pedesaan
Energi listrik merupakan salah satu jenis energi yang paling banyak digunakan dalam aktivitas manusia sehari-hari. pemenuhan kebutuhan energi listrik dapat meningkatkan kesejahtera...
PEMASANGAN PEMBANGKIT TENAGA SURYA UNTUK INSTALASI RUMAH (SOLAR HOME)
PEMASANGAN PEMBANGKIT TENAGA SURYA UNTUK INSTALASI RUMAH (SOLAR HOME)
Latar Belakang : Latar belakang penelitian ini adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya atau disingkat PLTS, sistem ini mampu mengubah energi matahari menjadi energi listrik, ia terg...
Eksplorasi Panas Bumi Dengan Metode Geolistrik
Eksplorasi Panas Bumi Dengan Metode Geolistrik
Energi panas bumi merupakan sumber daya alam yang terbarukan dan ramah lingkungan.Indonesia diperkirakan memiliki sekitar 40% cadangan panas bumi dunia, setara dengansekitar 28.000...

Back to Top