Javascript must be enabled to continue!
Aplikasi Biosida Mengendalikan Hama Spodoptera litura Padi Meningkatkan Swasembada Pangan di Langkat, Sumatera Utara
View through CrossRef
Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menentukan strategi tepat dalam mengendalikan serangan Spodoptera litura pada tanaman padi menggunakan biosida dan perangkap bola lem berwarna di Desa Kebun Kelapa, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Pengendalian Hama Terpadu (PHT) menggunakan biosida dan perangkap bola lem berwarna diterapkan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari 2 (dua) faktor perlakuan, yaitu: faktor jenis pestisida organik (J), terdiri dari 3 taraf, yaitu: JP (Daun Pepaya), JS (Batang Serai wangi), dan JB (Bawang Putih). Faktor konsentrasi biosida (K) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu: K1 (10 cc/liter air), K2 (20 cc/liter air), dan K3 (30 cc/liter air). Selanjutnya digunakan 5 jenis bola lem berwarna merah, biru, kuning, hijau dan oranye. Tingkat serangan S. litura dideteksi dari pengamatan dengan mengukur populasi hama, persentase serangan, dan intensitas serangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis biosida berpengaruh sangat nyata terhadap populasi hama, persentase serangan, dan intensitas serangan. Perlakuan terbaik ditemukan dengan pestisida daun pepaya (JPK3), sementara penggunaan batang serai wangi (JSK2) dan bawang putih (JBK1) kurang signifikan. Pelatihan PHT dapat mengedukasi petani untuk memanfaatkan limbah rumah tangga dan tanaman lokal secara optimal. Pengendalian Hama Terpadu (PHT) menggunakan biosida seperti daun pepaya, batang serai wangi, dan bawang putih dan perangkap bola lem berwarna efektif dan berpotensi menjadi strategi jangka panjang dalam pengendalian OPT berbasis kearifan lokal yang adaptif.
Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
Title: Aplikasi Biosida Mengendalikan Hama Spodoptera litura Padi Meningkatkan Swasembada Pangan di Langkat, Sumatera Utara
Description:
Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menentukan strategi tepat dalam mengendalikan serangan Spodoptera litura pada tanaman padi menggunakan biosida dan perangkap bola lem berwarna di Desa Kebun Kelapa, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Pengendalian Hama Terpadu (PHT) menggunakan biosida dan perangkap bola lem berwarna diterapkan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari 2 (dua) faktor perlakuan, yaitu: faktor jenis pestisida organik (J), terdiri dari 3 taraf, yaitu: JP (Daun Pepaya), JS (Batang Serai wangi), dan JB (Bawang Putih).
Faktor konsentrasi biosida (K) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu: K1 (10 cc/liter air), K2 (20 cc/liter air), dan K3 (30 cc/liter air).
Selanjutnya digunakan 5 jenis bola lem berwarna merah, biru, kuning, hijau dan oranye.
Tingkat serangan S.
litura dideteksi dari pengamatan dengan mengukur populasi hama, persentase serangan, dan intensitas serangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis biosida berpengaruh sangat nyata terhadap populasi hama, persentase serangan, dan intensitas serangan.
Perlakuan terbaik ditemukan dengan pestisida daun pepaya (JPK3), sementara penggunaan batang serai wangi (JSK2) dan bawang putih (JBK1) kurang signifikan.
Pelatihan PHT dapat mengedukasi petani untuk memanfaatkan limbah rumah tangga dan tanaman lokal secara optimal.
Pengendalian Hama Terpadu (PHT) menggunakan biosida seperti daun pepaya, batang serai wangi, dan bawang putih dan perangkap bola lem berwarna efektif dan berpotensi menjadi strategi jangka panjang dalam pengendalian OPT berbasis kearifan lokal yang adaptif.
Related Results
EKSTRAK BIJI SIRSAK (Annona muricata) SEBAGAI PENGENDALI HAMA ULAT GRAYAK (Spodoptera litura) PADA BUDIDAYA KAILAN (Brassica oleracea) VAR ALLBOGLABRA
EKSTRAK BIJI SIRSAK (Annona muricata) SEBAGAI PENGENDALI HAMA ULAT GRAYAK (Spodoptera litura) PADA BUDIDAYA KAILAN (Brassica oleracea) VAR ALLBOGLABRA
Spodoptera litura, juga dikenal sebagai ulat grayak, merupakan serangga hama bagi berbagai tanaman termasuk hama kailan (Brassica oleracea). Ekstrak biji sirsak (Annona muricata) ...
PENGGUNAAN BEBERAPA PERANGKAP UNTUK MENGENDALIKAN HAMA PENGGEREK BATANG PADI PANDANWANGI (Oryza sativa var. aromatic) PADA FASE GENERATIF
PENGGUNAAN BEBERAPA PERANGKAP UNTUK MENGENDALIKAN HAMA PENGGEREK BATANG PADI PANDANWANGI (Oryza sativa var. aromatic) PADA FASE GENERATIF
Padi merupakan tanaman pangan utama di Indonesia, dan setiap tahunnya kebutuhan padi selalu meningkat seiring dengan laju pertambahan penduduk. Praktek budidaya padi selalu mengala...
Penyuluhan Pertanian: Pendekatan, Metode dan Dampaknya Terhadap Pembangunan Pertanian Dalam Mendukung Swasembada Pangan
Penyuluhan Pertanian: Pendekatan, Metode dan Dampaknya Terhadap Pembangunan Pertanian Dalam Mendukung Swasembada Pangan
Latar belakang: Penyuluhan pertanian memainkan peran krusial dalam meningkatkan kapasitas petani dan mendukung swasembada pangan melalui transfer pengetahuan, pemberdayaan, dan ado...
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
Padi merupakan tanaman pertama yang hingga saat ini menjadi tanaman utama di dunia terutama di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pangan. Di Kecamatan Martapura Barat tepatnya di D...
Analisis Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Padi Berdasarkan Proporsi Pengeluaran Pangan Di Kota Padang
Analisis Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Padi Berdasarkan Proporsi Pengeluaran Pangan Di Kota Padang
ABSTRAK
Padi merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang cukup strategis untuk mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasioal. Padi merupakan komoditas unggulan di Kota Pad...
Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Padi Gogo dan Prospek Pengembangan Usahatani Padi Gogo di Desa Batu Laki, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Padi Gogo dan Prospek Pengembangan Usahatani Padi Gogo di Desa Batu Laki, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Pengembangan padi gogo masih jauh tertinggal dibandingkan padi sawah. Pemenuhan kebutuhan pangan (beras) penduduk selama ini banyak berasal dari padi sawah, sementara sumbangan dar...
KAJIAN KEBIJAKAN DAGING SAPI DI INDONESIA UNTUK MENDUKUNG SWASEMBADA DAGING SAPI
KAJIAN KEBIJAKAN DAGING SAPI DI INDONESIA UNTUK MENDUKUNG SWASEMBADA DAGING SAPI
Pertambahan jumlah penduduk di Indonesia menjadi salah satu faktor pendorong pelaksanaan program swasembada daging sapi. Beberapa upaya dilakukan oleh pemerintah demi mencapai prog...
Sebaran Kelompok Telur Penggerek Batang Padi Kuning (Scirpophaga incertulas Walker) dan Parasitoidnya pada Persemaian Padi di Kabupaten Garut
Sebaran Kelompok Telur Penggerek Batang Padi Kuning (Scirpophaga incertulas Walker) dan Parasitoidnya pada Persemaian Padi di Kabupaten Garut
Sebaran Kelompok Telur Penggerek Batang Padi Kuning (Scirpophaga incertulas Walker) dan Parasitoidnya pada Persemaian Padi di Kabupaten Garut. Tanaman padi merupakan komoditas tana...

