Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

OPTIMALISASI PERAN KADER BALITA DALAM PENATALAKSANAAN STUNTING

View through CrossRef
Abstrak Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita dengan tanda tinggi badannya berada di bawah standar. Stunting mempunyai dampak yang buruk pada anak jika tidak segera ditangani. Kader merupakan salah satu unsur pendukung keberhasilan dalam pemantauan pertumbuhan balita. Sehingga kader perlu untuk selalu mendapatkan edukasi untuk diteruskan ke masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran kader balita dalam penatalaksanaan stunting dengan meningkatkan pengetahuan tentang stunting. Kegiatan dilaksanakan tanggal 14-15 Juni 2023 di Kelurahan Kaliombo Kota Kediri, dengan sasaran 44 kader balita. Kegiatan hari pertama berupa pendidikan kesehatan melalui media power point dengan materi stunting dan peran kader posyandu serta membagikan booklet kepada kader balita. Kegiatan hari kedua berupa kunjungan ke rumah keluarga dengan anak stunting bersama dengan kader balita, bidan desa, dan petugas Puskesmas Kota Wilayah Selatan Kediri. Evaluasi kegiatan menggunakan alat ukur kuesioner dengan hasil baik untuk peran kader balita. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat terhadap kader balita dapat meningkatkan peran dan fungsi kader balita di Kelurahan Kaliombo Kota Kediri. Penalaksanaan stunting membutuhkan kader yang memiliki pengetahuan, pemahaman, keterampilan dan berperan aktif dalam melaksanakan perannya. Kata kunci: Peran, Kader, Balita, Stunting Abstract Stunting is a condition of failure to grow in children under five years old whose height was below standard. Stunting harms children if it is not treated immediately. Cadre is one of the supporters of success in monitoring the growth of children. So that cadres need to always get education for things related to the community. This community service activity aims to optimize the role of toddler cadres in the management of stunting through increased knowledge about stunting. The activity was held on August 14-15, 2023, at Kaliombo Village Kediri City, targeting 44 toddler cadres. On the first day, this activity is in the form of health education in powerpoint, the material presented was about stunting and the role of posyandu cadres and distributing booklets to toddler cadres. The second day's activities consisted of visiting the homes of families with stunted children together with toddler cadres, village midwives, and officers at the City Health Center in the Southern Region of Kediri. Evaluation of community service activities has used a questionnaire with good results for the roles of toddler cadres. The community service activity to toddler cadres can optimize the role and function of toddler cadres at Kaliombo Village Kediri City. Stunting management requires cadres who have knowledge, skills, and are active in carrying out their roles. Keywords: Role, Cadres, Toddler, Stunting
Title: OPTIMALISASI PERAN KADER BALITA DALAM PENATALAKSANAAN STUNTING
Description:
Abstrak Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita dengan tanda tinggi badannya berada di bawah standar.
Stunting mempunyai dampak yang buruk pada anak jika tidak segera ditangani.
Kader merupakan salah satu unsur pendukung keberhasilan dalam pemantauan pertumbuhan balita.
Sehingga kader perlu untuk selalu mendapatkan edukasi untuk diteruskan ke masyarakat.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran kader balita dalam penatalaksanaan stunting dengan meningkatkan pengetahuan tentang stunting.
Kegiatan dilaksanakan tanggal 14-15 Juni 2023 di Kelurahan Kaliombo Kota Kediri, dengan sasaran 44 kader balita.
Kegiatan hari pertama berupa pendidikan kesehatan melalui media power point dengan materi stunting dan peran kader posyandu serta membagikan booklet kepada kader balita.
Kegiatan hari kedua berupa kunjungan ke rumah keluarga dengan anak stunting bersama dengan kader balita, bidan desa, dan petugas Puskesmas Kota Wilayah Selatan Kediri.
Evaluasi kegiatan menggunakan alat ukur kuesioner dengan hasil baik untuk peran kader balita.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat terhadap kader balita dapat meningkatkan peran dan fungsi kader balita di Kelurahan Kaliombo Kota Kediri.
Penalaksanaan stunting membutuhkan kader yang memiliki pengetahuan, pemahaman, keterampilan dan berperan aktif dalam melaksanakan perannya.
Kata kunci: Peran, Kader, Balita, Stunting Abstract Stunting is a condition of failure to grow in children under five years old whose height was below standard.
Stunting harms children if it is not treated immediately.
Cadre is one of the supporters of success in monitoring the growth of children.
So that cadres need to always get education for things related to the community.
This community service activity aims to optimize the role of toddler cadres in the management of stunting through increased knowledge about stunting.
The activity was held on August 14-15, 2023, at Kaliombo Village Kediri City, targeting 44 toddler cadres.
On the first day, this activity is in the form of health education in powerpoint, the material presented was about stunting and the role of posyandu cadres and distributing booklets to toddler cadres.
The second day's activities consisted of visiting the homes of families with stunted children together with toddler cadres, village midwives, and officers at the City Health Center in the Southern Region of Kediri.
Evaluation of community service activities has used a questionnaire with good results for the roles of toddler cadres.
The community service activity to toddler cadres can optimize the role and function of toddler cadres at Kaliombo Village Kediri City.
Stunting management requires cadres who have knowledge, skills, and are active in carrying out their roles.
Keywords: Role, Cadres, Toddler, Stunting.

Related Results

Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta
Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta
Latar Belakang: Masalah stunting di Indonesia adalah ancaman serius yang memerlukan penanganan yang tepat. Berdasarkan Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) pada tahun 2020, ...
Edukasi gizi dengan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan pencegahan stunting
Edukasi gizi dengan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan pencegahan stunting
Background: Stunting remains a significant public health problem in Indonesia. Data from the 2022 Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI) shows that the national stunting preva...
Stunting, Perjalanan sejak Bayi Lahir Rendah dengan Pola Pemberian Makan
Stunting, Perjalanan sejak Bayi Lahir Rendah dengan Pola Pemberian Makan
Abstract. Low Birth Weight (LBW) has a stunting risk factor of 4.24 times compared to normal birth weight. Inadequate nutritional factors such as improper feeding patterns, can aff...
HUBUNGAN STUNTING DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PADA BALITA
HUBUNGAN STUNTING DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PADA BALITA
Abstrak : Tuberkulosis (TB) dan stunting masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan stunting dengan kejadian TB pada anak usia 1-59 ...

Back to Top