Javascript must be enabled to continue!
PERFORMA SAPI MADURA BIBIT BETINA PADA BERBAGAI UMUR (STUDI KASUS) DI WILAYAH SUMBER BIBIT SAPI MADURA KAWASAN PAPABARU, KABUPATEN PAMEKASAN, MADURA
View through CrossRef
Abstrak.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performans sapi Madura bibit betina berdasarkan statistik vital (panjang badan, lingkar dada dan tinggi gumba) dan bobot badan di tingkat pembibitan sapi betina serta sifat kualitatif. Materi yang digunakan adalah 120 ekor sapi berumur 12 - 36 bulan. Metode yang digunakan adalah observasi langsung di lapang dengan menggunakan kuesionar. Variabel yang diamati meliputi lingkar dada, tinggi gumba,panjang badan, bobot badan dan karakteristik kualitatif. Analisis data menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa performa sapi Madura rat-rata tinggi gumba (115,87 cm sampai 123,4 cm), lingkar dada (120,31 cm sampai 128,73 cm), panjang badan (119,25 cm sampai 126,84 cm), bobot badan (202,75 kg sampai 227,37 kg). Karakteristik kualitatif sapi Madura berwarna hitam di sekitar mata, kaki berwarna putih dengan tubuh merah bata, tanduk mengarah kedalam, panjang ekor sampai lutut, bentuk tubuh lurus, tepi telinga berwarna merah bata. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin bertambahnya umur bibit sapi Madura betina akan meningkatkan ukuran statistik vital (panjang badan, lingkar dada, dan tinggi gumba) dan bobot badan sedangkan sifat kualitatif tetap.
Kata kunci : Bibit Sapi, Sapi Madura, Sifat Kualitatif, Statistik Vital
Title: PERFORMA SAPI MADURA BIBIT BETINA PADA BERBAGAI UMUR (STUDI KASUS) DI WILAYAH SUMBER BIBIT SAPI MADURA KAWASAN PAPABARU, KABUPATEN PAMEKASAN, MADURA
Description:
Abstrak.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performans sapi Madura bibit betina berdasarkan statistik vital (panjang badan, lingkar dada dan tinggi gumba) dan bobot badan di tingkat pembibitan sapi betina serta sifat kualitatif.
Materi yang digunakan adalah 120 ekor sapi berumur 12 - 36 bulan.
Metode yang digunakan adalah observasi langsung di lapang dengan menggunakan kuesionar.
Variabel yang diamati meliputi lingkar dada, tinggi gumba,panjang badan, bobot badan dan karakteristik kualitatif.
Analisis data menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif.
Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa performa sapi Madura rat-rata tinggi gumba (115,87 cm sampai 123,4 cm), lingkar dada (120,31 cm sampai 128,73 cm), panjang badan (119,25 cm sampai 126,84 cm), bobot badan (202,75 kg sampai 227,37 kg).
Karakteristik kualitatif sapi Madura berwarna hitam di sekitar mata, kaki berwarna putih dengan tubuh merah bata, tanduk mengarah kedalam, panjang ekor sampai lutut, bentuk tubuh lurus, tepi telinga berwarna merah bata.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin bertambahnya umur bibit sapi Madura betina akan meningkatkan ukuran statistik vital (panjang badan, lingkar dada, dan tinggi gumba) dan bobot badan sedangkan sifat kualitatif tetap.
Kata kunci : Bibit Sapi, Sapi Madura, Sifat Kualitatif, Statistik Vital.
Related Results
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Limbah sering digunakan sebagai bahan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam rekayasa bahan bangunan. Salah satu jenis limbah yang masih jarang diteliti sebagai campuran dalam pe...
Aplikasi Pemilihan Bibit Sapi Limosin Menggunakan Metode Weight Aggregated Sum Product Asessment (WASPAS)
Aplikasi Pemilihan Bibit Sapi Limosin Menggunakan Metode Weight Aggregated Sum Product Asessment (WASPAS)
Sebuah usaha peternakan yang besar dan terstruktur terdapat permasalahan akan pengadaan sapi yang bermutu, maka dari itu diperlukan suatu keputusan yang tepat dalam proses pemiliha...
Morfometri Kuku Sapi Putih Taro di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali
Morfometri Kuku Sapi Putih Taro di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali
Kuku merupakan bagian tubuh yang sangat penting karena dipergunakan untuk menopang berat badan dan berjalan. Seperti halnya pada hewan lainnya, kuku pada sapi berfungsi untuk melin...
MADURA LITERATURE AS A MEDIUM FOR LEARNING MADURESE IN THE GLOBALIZATION ERA
MADURA LITERATURE AS A MEDIUM FOR LEARNING MADURESE IN THE GLOBALIZATION ERA
This study aims to describe the application of Madurese literature as a medium for learning Madurese in the globalization era Qualitative descriptive research method with research ...
Perbandingan Kualitas Organoleptik dan Mikrobiologi Daging Sapi Betina Peranakan Ongole dan Betina Bali Afkir
Perbandingan Kualitas Organoleptik dan Mikrobiologi Daging Sapi Betina Peranakan Ongole dan Betina Bali Afkir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas organoleptik dan mikrobiologi daging sapi betina peranakan ongole afkir dan betina bali afkir berumur 6 tahun yang diambil dari o...
Studi Histologi Paru-Paru Kambing Peranakan Etawah
Studi Histologi Paru-Paru Kambing Peranakan Etawah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur histologi paru-paru kambing peranakan etawah. Enam puluh empat sampel berupa paru-paru, dari kambing peranakan etawah jantan dan ...
Pakan dari Kotoran Sapi Terfermentasi pada Performa Ayam Kampung Unggul
Pakan dari Kotoran Sapi Terfermentasi pada Performa Ayam Kampung Unggul
Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian kotoran sapi terfermentasi terhadap performa ayam kampung unggul balitbangtan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Ra...


