Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Ergonomi Kemudi Kapal dengan Pendekatan Antropometri

View through CrossRef
Sistem kemudi merupakan salah satu komponen yang harus ada pada kapal, karena dalam penentuan arah yang diinginkan dikendalikan oleh sistem ini. Pada kemudi terdapat daun kemudi (rudder blade) dan poros kemudi (rudder stock). Pentingnya peran kemudi kapal pada proses pelayaran sehingga  perlu dilakukan analisis terhadap posisi kerja pengemudi kapal guna meminimasi resiko terjadinya muskuloskeletal disorder. Penelitian dilakukan dengan observasi beberapa calon nahkoda dalam laboratorium simulator Akademi Maritim Nusantara Cilacap. Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan Rapid Entire Body Asesment (REBA) dan Antropometri. Hasil penelitian menunjukan posisi kerja seorang pekerja merupakan hal yang penting untuk diperhatikan agar terciptanya kenyamanan dalam bekerja dan mengurangi terjadinya resiko cedera seperti musculoskeletal disorder. Analisis pada operator kemudi kapal pada ruang simulator Akademi Maritim Nusantara Cilacap menggunakan REBA (Rapid Entire Body Assesment) dihasilkan nilai sebesar 4, maka dapat disimpulkan bahwa posisi kerja dalam tingkat resiko yang sedang dan perlu adanya perbaikan. Usulan rancangan perbaikan kemudi kapal pada ruang simulator Akademi Maritim Nusantara Cilacap yaitu menggunakan acuan antropometri yang dilakukan pada 30 Taruna. Pengukuran dimensi tubuh dan persentil yang diterapkan sebagai acuan usulan rancangan ruang kemudi kapal dihasilkan sebagai berikut: (1) persentil 50th digunakan pada ukuran eye height (tinggi pandangan mata pada jendela kapal), elbow (Tinggi tuas throtle dan tinggi pegangan roda kemudi dari lantai), hip height (tinggi roda kemudi dari lantai), (2) persentil 5th digunakan untuk ukuran Dgmin (diameter tuas throtle) dan Dgmak (diameter roda kemudi).
Title: Ergonomi Kemudi Kapal dengan Pendekatan Antropometri
Description:
Sistem kemudi merupakan salah satu komponen yang harus ada pada kapal, karena dalam penentuan arah yang diinginkan dikendalikan oleh sistem ini.
Pada kemudi terdapat daun kemudi (rudder blade) dan poros kemudi (rudder stock).
Pentingnya peran kemudi kapal pada proses pelayaran sehingga  perlu dilakukan analisis terhadap posisi kerja pengemudi kapal guna meminimasi resiko terjadinya muskuloskeletal disorder.
Penelitian dilakukan dengan observasi beberapa calon nahkoda dalam laboratorium simulator Akademi Maritim Nusantara Cilacap.
Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan Rapid Entire Body Asesment (REBA) dan Antropometri.
Hasil penelitian menunjukan posisi kerja seorang pekerja merupakan hal yang penting untuk diperhatikan agar terciptanya kenyamanan dalam bekerja dan mengurangi terjadinya resiko cedera seperti musculoskeletal disorder.
Analisis pada operator kemudi kapal pada ruang simulator Akademi Maritim Nusantara Cilacap menggunakan REBA (Rapid Entire Body Assesment) dihasilkan nilai sebesar 4, maka dapat disimpulkan bahwa posisi kerja dalam tingkat resiko yang sedang dan perlu adanya perbaikan.
Usulan rancangan perbaikan kemudi kapal pada ruang simulator Akademi Maritim Nusantara Cilacap yaitu menggunakan acuan antropometri yang dilakukan pada 30 Taruna.
Pengukuran dimensi tubuh dan persentil yang diterapkan sebagai acuan usulan rancangan ruang kemudi kapal dihasilkan sebagai berikut: (1) persentil 50th digunakan pada ukuran eye height (tinggi pandangan mata pada jendela kapal), elbow (Tinggi tuas throtle dan tinggi pegangan roda kemudi dari lantai), hip height (tinggi roda kemudi dari lantai), (2) persentil 5th digunakan untuk ukuran Dgmin (diameter tuas throtle) dan Dgmak (diameter roda kemudi).

Related Results

ANALISIS RISIKO ERGONOMI DI UD.MAWAR SARI
ANALISIS RISIKO ERGONOMI DI UD.MAWAR SARI
UD. Mawar Sari merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan tempe. Berdasarkan hasil pra-penelitian berupa wawancara kuesioner NBM terhadap 4 pekerja penggilingan dan 8 ...
MODIFIKASI SISTEM PERMESINAN DAN GENERAL ARRANGEMENT KAPAL NAVIGASI BIMA SAKTI MENJADI KAPAL LATIH
MODIFIKASI SISTEM PERMESINAN DAN GENERAL ARRANGEMENT KAPAL NAVIGASI BIMA SAKTI MENJADI KAPAL LATIH
<p><em>A training ship is a ship that is used as a training ship to train cadets to become sailors. It is used in order to meet today’s sailors need. There are various ...
Investigasi Efisiensi Propeler Kapal Ikan Tradisional
Investigasi Efisiensi Propeler Kapal Ikan Tradisional
Kapal ikan tradisional biasanya dibuat dari kayu dan dengan pola kapal yang diperoleh secara empiris sebagai warisan turun-temurun tanpa diketahui nilai hambatan kapalnya. Adapun s...
STRATEGI PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL DI PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG BATAM
STRATEGI PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL DI PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG BATAM
Pelayanan jasa keagenan kapal telah berjalan dengan baik, namun masih ditemui permasalahan diantaranya ialah: kurangnya keamanan dalam pelayanan jasa keagenan, adanya keterlambatan...
PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN DI GALANGAN KAPAL TRADISIONAL KALIMANTAN SELATAN
PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN DI GALANGAN KAPAL TRADISIONAL KALIMANTAN SELATAN
Kapal perikanan merupakan salah satu unsur dalam menentukan keberhasilan operasi penangkapan ikan.  Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui ; (1) tingkat teknologi; (2) jenis ka...
Aspek Hukum Kapal Patroli Terkait Pengawasan Keselamatan Pelayaran
Aspek Hukum Kapal Patroli Terkait Pengawasan Keselamatan Pelayaran
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan Kapal Patroli dalam melakukan pengawasan keselamatan  pelayaran  di  laut  dalam  wilayah  kerja  Kantor  KSOP  Kelas...
Peningkatan Pelayanan Anchor Handling untuk Mendukung Pengoperasian Kapal Supply
Peningkatan Pelayanan Anchor Handling untuk Mendukung Pengoperasian Kapal Supply
Pengoperasian sebuah kapal supply untuk mendukung sisi operasional sebuah rig atau juga sebuah platform menjadi suatu hal yang sangat lazim digunakan perusahaan kilang minyak. Kerj...
Analisa Resiko Kecelakaan pada Pembangunan, Reparasi dan Pengoperasian Kapal
Analisa Resiko Kecelakaan pada Pembangunan, Reparasi dan Pengoperasian Kapal
Intisari— Dalam pelaksanaan pembangunan kapal baru, maupun reparasi kapal selalu ada potensi terjadinya keterlambatan penyelesaian kapal. Hal ini sangat merugikan bagi pemilik kapa...

Back to Top