Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Uji Coba Alat Ekstraksi Madu Otomatis Menggunakan Bahan Uji Air , Sabun Cair, dan Madu

View through CrossRef
Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha perlebahan, terutama dari lebah tanpa sengat (Trigona sp.) yang menghasilkan madu berkualitas tinggi. Namun, proses pemanenan madu masih banyak dilakukan secara manual dan kurang efisien, sehingga dibutuhkan inovasi alat yang mampu meningkatkan produktivitas tanpa merusak sarang lebah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan m enguji kinerja alat pemanen madu tipe elektrik dengan memanfaatkan pompa sebagai sistem penghisap. Pengujian dilakukan di laboratorium Fisika Universitas Samudra dengan menggunakan empat jenis bahan uji yaitu air, minyak goreng, sabun cair, dan madu. Metode penelitian meliputi perancangan alat dengan komponen utama seperti pompa elektrik, baterai, selang, dan  wadah  penampung, kemudian dilakukan pengujian terhadap  waktu pengambilan, debit aliran, dan kecepatan aliran. Hasil menunjukkan bahwa alat berfungsi dengan baik dalam mengekstraksi fluida, dengan efisiensi yang bervariasi tergantung pada viskositas masing-masing bahan. Air sebagai fluida dengan viskositas terendah memiliki waktu pemanenan tercepat, sedangkan sabun cair yang paling kental menunjukkan waktu terlama. Rata-rata kecepatan dan debit aliran menunjukkan tren penurunan seiring meningkatnya viskositas fluida.Kesimpulannya, alat pemanen madu elektrik ini terbukti efisien dan layak diterapkan dalam praktik budidaya lebah. Pengembangan lebih lanjut disarankan, terutama dalam peningkatan kapasitas dan daya pompa, agar alat ini dapat digunakan secara optimal oleh peternak lebah skala kecil hingga menengah.
Title: Uji Coba Alat Ekstraksi Madu Otomatis Menggunakan Bahan Uji Air , Sabun Cair, dan Madu
Description:
Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha perlebahan, terutama dari lebah tanpa sengat (Trigona sp.
) yang menghasilkan madu berkualitas tinggi.
Namun, proses pemanenan madu masih banyak dilakukan secara manual dan kurang efisien, sehingga dibutuhkan inovasi alat yang mampu meningkatkan produktivitas tanpa merusak sarang lebah.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan m enguji kinerja alat pemanen madu tipe elektrik dengan memanfaatkan pompa sebagai sistem penghisap.
Pengujian dilakukan di laboratorium Fisika Universitas Samudra dengan menggunakan empat jenis bahan uji yaitu air, minyak goreng, sabun cair, dan madu.
Metode penelitian meliputi perancangan alat dengan komponen utama seperti pompa elektrik, baterai, selang, dan  wadah  penampung, kemudian dilakukan pengujian terhadap  waktu pengambilan, debit aliran, dan kecepatan aliran.
Hasil menunjukkan bahwa alat berfungsi dengan baik dalam mengekstraksi fluida, dengan efisiensi yang bervariasi tergantung pada viskositas masing-masing bahan.
Air sebagai fluida dengan viskositas terendah memiliki waktu pemanenan tercepat, sedangkan sabun cair yang paling kental menunjukkan waktu terlama.
Rata-rata kecepatan dan debit aliran menunjukkan tren penurunan seiring meningkatnya viskositas fluida.
Kesimpulannya, alat pemanen madu elektrik ini terbukti efisien dan layak diterapkan dalam praktik budidaya lebah.
Pengembangan lebih lanjut disarankan, terutama dalam peningkatan kapasitas dan daya pompa, agar alat ini dapat digunakan secara optimal oleh peternak lebah skala kecil hingga menengah.

Related Results

Peningkatan Produksi Usaha Sabun Cair VI’CLEAN dengan Penerapan Elektro-Motor pada Sistem Alat Pengaduk
Peningkatan Produksi Usaha Sabun Cair VI’CLEAN dengan Penerapan Elektro-Motor pada Sistem Alat Pengaduk
Usaha Kecil dan Menengah (UKM) adalah usaha untuk meningkatkan ekonomi sekaligus kualitas hidup masyarakat kecil, salah satunya usaha produksi sabun cair yang saat ini banyak dijad...
Pengaruh Tri-n-Oktil Posfin Oksida dan Tingkat Ekstraksi pada Pemurnian Konsentrat Thorium
Pengaruh Tri-n-Oktil Posfin Oksida dan Tingkat Ekstraksi pada Pemurnian Konsentrat Thorium
Telah dilakukan ekstraksi konsentrat thorium oksalat hasil olah monasit memakai ekstraktan Tri – n - Oktil Posfin Oksida (TOPO).  Pengotor  yang paling banyak  terkandung dalam kon...
Inovasi Pemanfaatan Minyak Jelantah menjadi Sabun Cair Antibakteri
Inovasi Pemanfaatan Minyak Jelantah menjadi Sabun Cair Antibakteri
Minyak goreng bekas atau disebut minyak jelantah merupakan salah satu limbah yang sering dijumpai disekitar tempat tinggal kita. Pemanfaatan yang belum maksimal dapat mencemari lin...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO  Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
Formulasi Ekstrak Daun Pegagan (Centella asiatica) sebagai Sediaan Sabun Cair
Formulasi Ekstrak Daun Pegagan (Centella asiatica) sebagai Sediaan Sabun Cair
Pendahuluan: Kekeringan kulit merupakan masalah bagi jutaan orang dan sering kali menyebabkan rasa tidak nyaman bahkan stres psikologis. Gejala klinis kulit kering di antaranya per...
Rancang bangun alat pemanen madu lebah tanpa sengat (Trigonasp.)
Rancang bangun alat pemanen madu lebah tanpa sengat (Trigonasp.)
Madu merupakan salah satu sumber daya alam yang berasal dari hewan lebah dan memiliki berbagai manfaat bagi manusia. Di Indonesia, lebah penghasil madu yang sering dibudidayakan ad...
PEMBUATAN SABUN MADU BAGI MASYARAKAT PETANI LEBAH MADU
PEMBUATAN SABUN MADU BAGI MASYARAKAT PETANI LEBAH MADU
Madu merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu (HHBK) unggulan di Kabupaten Tanah Laut yang ditetapkan melalui Keputusan Bupati Tanah Laut Nomor 188.45/463-KUM/2013 tanggal 10 Se...
Formulasi Sabun Cair Antiseptik Ekstrak Etanol Daun Seledri (Apium graveolens L.)
Formulasi Sabun Cair Antiseptik Ekstrak Etanol Daun Seledri (Apium graveolens L.)
Pendahuluan: Tangan merupakan media yang sangat mudah untuk penyebaran penyakit dan infeksi pada manusia karena tangan sering melakukan kontak dengan lingkungan, terutama pada bagi...

Back to Top