Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KONJUNGSI BAHWA BAHASA INDONESIA

View through CrossRef
Konjungsi bahwa merupakan  subordinator antara klausa utama dan klausa sematan pada kalimat majemuk bertingkat. Permasalahan yang timbul pada klausa bahwa adalah fungsi sintaksis dan pola kalimat berklausa bahwa, verba-verba di kiri dan kanan klausa bahwa, juga katagori makna verba pada kalimat berklausa bahwa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan jangkauan waktu sinkronis dengan pertimbangan ciri-ciri dan sifat-sifat data sebagaimana adanya. Hubungan antarklausa dalam kalimat bahasa Indonesia adalah hubungan koordinatif dan subordinatif. Klausa bahwa digunakan untuk menghubungkan subjek dengan keterangannya. Juga, untuk menghubungkan predikat dengan objek dalam bentuk klausa nomina. Klausa bahwa dapat mengisi fungsi sintaksis subjek dan objek. Klausa bahwa sebagai subjek berbentuk inversi atau pengedepanan objek. Klausa bahwa juga  mengisi fungsi sintaksis keterangan, pelengkap, dan aposisi, yaitu aposisi subjek, objek, pelengkap, dan keterangan. Verba pada kalimat berklausa bahwa dapat terletak di kiri klausa bahwa. Pada posisi ini,  terdapat tujuh pola kalimat. Verba juga dapat terletak di kanan klausa bahwa. Katagori makna pada verba kalimat berklausa bahwa ditunjukkan oleh aspek, modus, dan adverbia.Kata kunci: konjungsi bahwa, klausa, klausa bahwa, fungsi sintaksis, subjek, objek, keterangan, pelengkap, aposisi.
Politeknik Negeri Bandung
Title: KONJUNGSI BAHWA BAHASA INDONESIA
Description:
Konjungsi bahwa merupakan  subordinator antara klausa utama dan klausa sematan pada kalimat majemuk bertingkat.
Permasalahan yang timbul pada klausa bahwa adalah fungsi sintaksis dan pola kalimat berklausa bahwa, verba-verba di kiri dan kanan klausa bahwa, juga katagori makna verba pada kalimat berklausa bahwa.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan jangkauan waktu sinkronis dengan pertimbangan ciri-ciri dan sifat-sifat data sebagaimana adanya.
Hubungan antarklausa dalam kalimat bahasa Indonesia adalah hubungan koordinatif dan subordinatif.
Klausa bahwa digunakan untuk menghubungkan subjek dengan keterangannya.
Juga, untuk menghubungkan predikat dengan objek dalam bentuk klausa nomina.
Klausa bahwa dapat mengisi fungsi sintaksis subjek dan objek.
Klausa bahwa sebagai subjek berbentuk inversi atau pengedepanan objek.
Klausa bahwa juga  mengisi fungsi sintaksis keterangan, pelengkap, dan aposisi, yaitu aposisi subjek, objek, pelengkap, dan keterangan.
Verba pada kalimat berklausa bahwa dapat terletak di kiri klausa bahwa.
Pada posisi ini,  terdapat tujuh pola kalimat.
Verba juga dapat terletak di kanan klausa bahwa.
Katagori makna pada verba kalimat berklausa bahwa ditunjukkan oleh aspek, modus, dan adverbia.
Kata kunci: konjungsi bahwa, klausa, klausa bahwa, fungsi sintaksis, subjek, objek, keterangan, pelengkap, aposisi.

Related Results

KONJUNGSI BAHASA INDONESIA: SUATU TINJAUAN
KONJUNGSI BAHASA INDONESIA: SUATU TINJAUAN
<p>ABSTRAK</p><p>Penelitian berjudul Konjungsi Bahasa Indonesia: Suatu Tinjauan ini bertujuan untuk <br />mendeskripsikan ikhwal konjungsi bahasa Indonesia,...
PENGGUNAAN KONJUNGSI SUBORDINATIF DALAM NOVEL LAUT TENGAH KARYA BERLIANA KIMBERLY
PENGGUNAAN KONJUNGSI SUBORDINATIF DALAM NOVEL LAUT TENGAH KARYA BERLIANA KIMBERLY
Masalah dalam penelitian ini adalah apa sajakah konjungsi subordinatif yang digunakan dalam Novel Laut Tengah karya Berliana Kimberly. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan j...
Penggunaan Konjungsi Antarkalimat Dalam Paragraf Oleh Siswa Kelas XI SLTA
Penggunaan Konjungsi Antarkalimat Dalam Paragraf Oleh Siswa Kelas XI SLTA
Konjungsi antarkalimat mempunyai peranan penting dalam mengungkapkanpenalaran penulis terhadap sesuatu hal atau topik. Tanpa konjungsiantarkalimat tidak akan jelas penalaran dan po...
KONJUNGSI BERMAKNA ‘DAN’ DALAM BAHASA MAANYAN
KONJUNGSI BERMAKNA ‘DAN’ DALAM BAHASA MAANYAN
Konjungsi koordinatif bermakna ‘dan’ dalam bahasa Maanyan secara bentuk hadir dalam bentuk yang juga bermakna ‘dengan’, ‘bersama’, ‘juga’, ‘sambil’, atau ‘X dan X’ dalam bentuk anr...
Penggunaan Konjungsi dan Preposisi pada Kolom Artikel Opini www.idntimes.com
Penggunaan Konjungsi dan Preposisi pada Kolom Artikel Opini www.idntimes.com
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis-jenis konjungsi dan preposisi yang terdapat pada kolom artikel opini www.idntimes.com. Penelitian ini merupakan penelitian ...
PERSPEKTIF AKULTURASI NILAI BILINGUALISME BAHASA DI SITUBONDO
PERSPEKTIF AKULTURASI NILAI BILINGUALISME BAHASA DI SITUBONDO
Abstrak, Indonesia sebagai sebuah bangsa memiliki keragaman budaya dan bahasa yang sangat tinggi. Tingkat kemajemukan yang sangat tinggi ini tercermin dalamjumlahbahasa daerah yang...
PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
Lanskap Linguistik ( LL) merujuk pada objek penggunaan bahasa di ruang publik. Menurut Landry and Bourhis (1997) yang termasuk dalam LL adalah bahasa di ruang-ruang publik seperti ...
Variasi Konjungsi Bahasa Madura
Variasi Konjungsi Bahasa Madura
Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mendeskripsikan penggunaan konjungsi bahasa Madura ‘moso’ ‘ban’ dan ‘bik’ yang dituturkan oleh masyarakat yang bermukim di wilayah perbatasan kab...

Back to Top