Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pembuatan Pemanas Air Tenaga Surya Sebagai Bentuk Penerapan Iptek Bagi Masyarakat Desa Wakasihu Kecamatan Leihitu Barat Kabupaten Maluku Tengah

View through CrossRef
Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan iptek bagi masyarakat desa Wakasihu dengan sasaran kegiatan adalah tukang maupun bekerja di bengkel melalui pembuatan dan pengenalan sistem alat pemanas tenaga surya. Penggunaan bahan bakar fosil untuk proses pemanasan air akan menimbulkan polusi udara dan suatu saat bahan bakar ini akan habis sehinggga perlu dicari sumber energi alternatif salah satunya adalah tenaga surya. Dalam pelaksanaannya, peserta dikenalkan dengan alat pemanas air dengan sumber energi surya, jenis bahan isolator yang dipakai, pembuatan alat dan cara pemasangannya. Permasalahan diselesaikan dalam tiga tahapan kegiatan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Persiapan diawali dengan survey pendahuluan untuk melihat situasi dan kondisi di lapangan di desa Wakasihu. Pelaksanaan dilakukan dengan sosialisasi pengenalan alat pemanas air tenaga surya, simulasi dilakukan dengan memperlihatkan cara pembuatan alat pemanas ini, serta cara pemasangan instalasi jaringan pipa. Evaluasi dilakukan selama proses kegiatan berlangsung sampai selesai dan memberikan hasil bahwa peserta mampu mengenal dan mengetahui tentang alat pemanas air fungsi dan manfaatnya untuk kebutuhan sesehari. Luaran hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah satu alat pemanas air tenaga surya dilengkapi dengan jaringan pipanya serta rangka dudukan alat. Suhu panas yang dihasilkanpun tergantung cuaca daerah setempat. Kata kunci: Penerapan Iptek, Alat Pemanas Air, Tenaga Surya, Masyarakat desa Wakasihu
Title: Pembuatan Pemanas Air Tenaga Surya Sebagai Bentuk Penerapan Iptek Bagi Masyarakat Desa Wakasihu Kecamatan Leihitu Barat Kabupaten Maluku Tengah
Description:
Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan iptek bagi masyarakat desa Wakasihu dengan sasaran kegiatan adalah tukang maupun bekerja di bengkel melalui pembuatan dan pengenalan sistem alat pemanas tenaga surya.
Penggunaan bahan bakar fosil untuk proses pemanasan air akan menimbulkan polusi udara dan suatu saat bahan bakar ini akan habis sehinggga perlu dicari sumber energi alternatif salah satunya adalah tenaga surya.
Dalam pelaksanaannya, peserta dikenalkan dengan alat pemanas air dengan sumber energi surya, jenis bahan isolator yang dipakai, pembuatan alat dan cara pemasangannya.
Permasalahan diselesaikan dalam tiga tahapan kegiatan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi.
Persiapan diawali dengan survey pendahuluan untuk melihat situasi dan kondisi di lapangan di desa Wakasihu.
Pelaksanaan dilakukan dengan sosialisasi pengenalan alat pemanas air tenaga surya, simulasi dilakukan dengan memperlihatkan cara pembuatan alat pemanas ini, serta cara pemasangan instalasi jaringan pipa.
Evaluasi dilakukan selama proses kegiatan berlangsung sampai selesai dan memberikan hasil bahwa peserta mampu mengenal dan mengetahui tentang alat pemanas air fungsi dan manfaatnya untuk kebutuhan sesehari.
Luaran hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah satu alat pemanas air tenaga surya dilengkapi dengan jaringan pipanya serta rangka dudukan alat.
Suhu panas yang dihasilkanpun tergantung cuaca daerah setempat.
 Kata kunci: Penerapan Iptek, Alat Pemanas Air, Tenaga Surya, Masyarakat desa Wakasihu.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Rancang Bangun Pemanas Air Surya Tipe Datar
Rancang Bangun Pemanas Air Surya Tipe Datar
Kalimantan Barat dilalui Garis Khatulistiwa dimana surya menyinari selama 10-15 jam/hari. Energi surya diserap langsung oleh sistem pemanas surya. Energi panas yang dihasilkan dapa...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat Tahun 2023
Kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat Tahun 2023
Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mendeskripsikan realisasi program kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat, da...
SOSIALISASI DAN IMPLEMENTASI RENEWABLE ENERGY DI SMKN 1 CIMAHI
SOSIALISASI DAN IMPLEMENTASI RENEWABLE ENERGY DI SMKN 1 CIMAHI
Pemerintah menargetkan hingga 2030 akan terpasang 6GWp instalasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Semakin meningkatnya penggunaan teknologi panel surya harusnya diimbangi de...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
PEMFILTERAN AIR LAYAK KONSUMSI TENAGA LISTRIK HYBRID BAGI MASYARAKAT KELURAHAN SUMENGKO KECAMATAN WRINGIN ANOM, GRESIK
PEMFILTERAN AIR LAYAK KONSUMSI TENAGA LISTRIK HYBRID BAGI MASYARAKAT KELURAHAN SUMENGKO KECAMATAN WRINGIN ANOM, GRESIK
Air merupakan kebutuhan hidup sehari-hari yang sangat penting, sehingga keberadaan dan kelayakannya harus sangat diperhatikan untuk memperoleh kualitas yang baik. Di daerah perumah...
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
Dalam Undang-undang Desa Pasal 72 menyebutkan bahwa desa mempunyai 7 sumber pendapatan,yaitu: 1. Pendapatan asli desa, yang terdiri dari hasil usaha, hasil aset, swadaya, partisipa...

Back to Top