Javascript must be enabled to continue!
Fathu Mekah Dan Dampaknya Terhadap Penyebaran Agama Islam Dalam Tinjauan Historis
View through CrossRef
Tulisan ini membahas tentang Fathu Mekah dan dampaknya terhadap penyebaran agama Islam ditinjau dari segi sejarah. Fathu Mekah merupakan peristiwa penting dalam sejarah perkembangan umat Islam terkhusus di Jazirah Arab. Sebelum peristiwa ini terjadi, dakwah nabi Muhammad saw. masih terfokus kepada dua tempat yaitu Mekah dan Madinah. Namun setelah peristiwa Fathu Mekah, dakwah nabi telah menyebar ke berbagai tempat. Hal ini dibuktikan dengan adanya surat-surat nabi yang dikirimkan kepada beberapa petinggi negara di luar Mekah dan Madinah, seperti Heraklius (raja Romawi), Khisra (raja Persia), Najasyi (raja Ethiopia), Muqauqis (raja Mesir), Harith Gassani (gubernur Suriah) dan Munzir bin Sawa al-Tamimi (penguasa Bahrain). Semua surat itu pada intinya mengajak mereka untuk memeluk Islam. Di antara surat itu ada yang diterima dan adapula yang ditolak. Hal ini membuktikan bahwa fokus dakwah nabi setelah Fathu Mekah telah berubah. Hal ini terjadi oleh karena kaum Quraiys Mekah yang selama ini mengganggu aktivitas dakwah nabi telah dikalahkan, yang berarti bahwa tantangan dan rintangan dakwah nabi setelah peristiwa Fathu Mekah telah berganti dengan kemudahan sehingga membawa pengaruh besar terhadap penyebaran agama Islam selanjutnya ke beberapa wilayah. Tulisan ini bersumber dari data Pustaka (library research). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak yang ditimbulkan peristiwa Fathu Mekah terhadap penyebaran agama Islam ditinjau dari segi sejarah. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan literatur-literatur yang akan menjadi acuan dalam tulisan ini baik itu buku, jurnal atau karya tulis ilmiah lain. Metode analisis data dilakukan dengan mengumpulkan, mengidentifikasi dan mengelompokkan untuk selanjutnya diinterpretasikan dalam bentuk konsep yang dapat mendukung objek pembahasan dalam tulisan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah peristiwa Fathu Mekah, kekuatan umat Islam semakin kuat. Hal ini ditandai dengan bebasnya masyarakat Arab memeluk Islam, kemenangan umat Islam pada Perang Hunain dan bahkan menang melawan pasuka Romawi pada Perang Tabuk.
Title: Fathu Mekah Dan Dampaknya Terhadap Penyebaran Agama Islam Dalam Tinjauan Historis
Description:
Tulisan ini membahas tentang Fathu Mekah dan dampaknya terhadap penyebaran agama Islam ditinjau dari segi sejarah.
Fathu Mekah merupakan peristiwa penting dalam sejarah perkembangan umat Islam terkhusus di Jazirah Arab.
Sebelum peristiwa ini terjadi, dakwah nabi Muhammad saw.
masih terfokus kepada dua tempat yaitu Mekah dan Madinah.
Namun setelah peristiwa Fathu Mekah, dakwah nabi telah menyebar ke berbagai tempat.
Hal ini dibuktikan dengan adanya surat-surat nabi yang dikirimkan kepada beberapa petinggi negara di luar Mekah dan Madinah, seperti Heraklius (raja Romawi), Khisra (raja Persia), Najasyi (raja Ethiopia), Muqauqis (raja Mesir), Harith Gassani (gubernur Suriah) dan Munzir bin Sawa al-Tamimi (penguasa Bahrain).
Semua surat itu pada intinya mengajak mereka untuk memeluk Islam.
Di antara surat itu ada yang diterima dan adapula yang ditolak.
Hal ini membuktikan bahwa fokus dakwah nabi setelah Fathu Mekah telah berubah.
Hal ini terjadi oleh karena kaum Quraiys Mekah yang selama ini mengganggu aktivitas dakwah nabi telah dikalahkan, yang berarti bahwa tantangan dan rintangan dakwah nabi setelah peristiwa Fathu Mekah telah berganti dengan kemudahan sehingga membawa pengaruh besar terhadap penyebaran agama Islam selanjutnya ke beberapa wilayah.
Tulisan ini bersumber dari data Pustaka (library research).
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak yang ditimbulkan peristiwa Fathu Mekah terhadap penyebaran agama Islam ditinjau dari segi sejarah.
Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan literatur-literatur yang akan menjadi acuan dalam tulisan ini baik itu buku, jurnal atau karya tulis ilmiah lain.
Metode analisis data dilakukan dengan mengumpulkan, mengidentifikasi dan mengelompokkan untuk selanjutnya diinterpretasikan dalam bentuk konsep yang dapat mendukung objek pembahasan dalam tulisan ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah peristiwa Fathu Mekah, kekuatan umat Islam semakin kuat.
Hal ini ditandai dengan bebasnya masyarakat Arab memeluk Islam, kemenangan umat Islam pada Perang Hunain dan bahkan menang melawan pasuka Romawi pada Perang Tabuk.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pandangan MUI terhadap Pluralisme Agama
Pandangan MUI terhadap Pluralisme Agama
Religious pluralisme among Muslims itself raises pros and cons, acceptance on the one hand and resistance on the other. Supporters of religious pluralisme argue that this idea is a...
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
Dalam proses pembangunan manusia Indonesia, agama memiliki kedudukan penting dan utama dalam upaya membentuk kualitas manusia dan masyarakat yang maju dan mandiri. Melalui pembangu...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
Pola Komunikasi Kelompok dalam Pencegahan Penyebaran Ujaran Kebencian (Studi Kasus Empat Kelompok Agama di Kecamatan Medan Polonia pada Pemilihan Presiden Tahun 2019)
Pola Komunikasi Kelompok dalam Pencegahan Penyebaran Ujaran Kebencian (Studi Kasus Empat Kelompok Agama di Kecamatan Medan Polonia pada Pemilihan Presiden Tahun 2019)
Penelitian ini terinspirasi dari banyaknya kasus ujaran kebencian di media sosial yang terjadi secara massif menjelang pemilihan presiden (pilpres) tahun 2019. Permasalahan yang pa...

