Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MENEMUKAN ALTERNATIF MODEL DIALOG ANTARUMAT BERAGAMA (BELAJAR DARI FORUM SOBAT)

View through CrossRef
Stagnasi dalam dialog antaragama menjadi kegelisahan akademis, oleh karena dialog yang dilakukan oleh beberapa institusi agama hingga pemerintah melalui FKUB dianggap tidak dapat menjalankan visi dan misinya sebagai gerakan dialog. Alasan gagalnya dialog adalah tidak adanya fondasi yang kuat dalam proses dialog itu sendiri, baik secara sosio-antropologis maupun kultural-teologis, demikian juga menyangkut materi dialog dan pendekatan yang digunakan. SOBAT dapat menjadi salah satu alternatif. Hasil penelitian terhadap SOBAT dapat menjadi contoh karena terus berkelanjutan dan mampu membangun iklim damai dalam konteks lokal. SOBAT merupakan forum dialog yang diprakarsai oleh Sinode Geeaja Kristen Jawa, Pesantren Edi Mancoro dan LSM PERCIK di Salatiga. Forum tersebut sudah berjalan lebih dari 10 tahun. Teori gerakan sosial Sidney Terrow digunakan untuk menjelaskan tentang SOBAT. Terrow melihat kombinasi gerakan sosial (social movement) dengan faktor kesempatan politik (contentious politic) sebagai peluang besar pembawa perubahan yang diharapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kesempatan politik cukup kuat melatarbelakangi lahirnya SOBAT. Sedangkan proses framing melalui nilai-nilai agama, mobilisasi dan penyebaran, menjadi penentu keberlanjutan gerakan sehingga menghasilkan model dialog yang khas SOBAT.Stagnation in interfaith dialogue is an academic concern. The reason for the failure of dialogue included FKUB that initiated by government is the absence of a strong foundation in the dialogue process itself, both socio-anthropological and cultural-theological, dialogue topic and the approach used. What dialogue alternative models are suitable for grassroots communities in Indonesia? SOBAT can be an alternative, because it is sustainable and so able to build a climate of peace in a local context. SOBAT is a dialogue forum initiated by the Synod of the Javanese Christian Churches, Pesantren Edi Mancoro, and PERCIK that stays in Salatiga that has been working for more than 10 years. Sidney Terrow's social movement theory is used to explain SOBAT. Terrow’s thought about the combination of a social movement with the factor of political opportunity (contentious politics) as a great opportunity will bring the expected change. The results of research showed that the political opportunity factor was quite strong behind the birth of SOBAT, while the framing process through religious values, mobilization, and dissemination, became the determinants of the sustainability of the movement to produce a dialogue model.
Al-Jamiah Research Centre
Title: MENEMUKAN ALTERNATIF MODEL DIALOG ANTARUMAT BERAGAMA (BELAJAR DARI FORUM SOBAT)
Description:
Stagnasi dalam dialog antaragama menjadi kegelisahan akademis, oleh karena dialog yang dilakukan oleh beberapa institusi agama hingga pemerintah melalui FKUB dianggap tidak dapat menjalankan visi dan misinya sebagai gerakan dialog.
Alasan gagalnya dialog adalah tidak adanya fondasi yang kuat dalam proses dialog itu sendiri, baik secara sosio-antropologis maupun kultural-teologis, demikian juga menyangkut materi dialog dan pendekatan yang digunakan.
SOBAT dapat menjadi salah satu alternatif.
Hasil penelitian terhadap SOBAT dapat menjadi contoh karena terus berkelanjutan dan mampu membangun iklim damai dalam konteks lokal.
SOBAT merupakan forum dialog yang diprakarsai oleh Sinode Geeaja Kristen Jawa, Pesantren Edi Mancoro dan LSM PERCIK di Salatiga.
Forum tersebut sudah berjalan lebih dari 10 tahun.
Teori gerakan sosial Sidney Terrow digunakan untuk menjelaskan tentang SOBAT.
Terrow melihat kombinasi gerakan sosial (social movement) dengan faktor kesempatan politik (contentious politic) sebagai peluang besar pembawa perubahan yang diharapkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kesempatan politik cukup kuat melatarbelakangi lahirnya SOBAT.
Sedangkan proses framing melalui nilai-nilai agama, mobilisasi dan penyebaran, menjadi penentu keberlanjutan gerakan sehingga menghasilkan model dialog yang khas SOBAT.
Stagnation in interfaith dialogue is an academic concern.
The reason for the failure of dialogue included FKUB that initiated by government is the absence of a strong foundation in the dialogue process itself, both socio-anthropological and cultural-theological, dialogue topic and the approach used.
What dialogue alternative models are suitable for grassroots communities in Indonesia? SOBAT can be an alternative, because it is sustainable and so able to build a climate of peace in a local context.
SOBAT is a dialogue forum initiated by the Synod of the Javanese Christian Churches, Pesantren Edi Mancoro, and PERCIK that stays in Salatiga that has been working for more than 10 years.
Sidney Terrow's social movement theory is used to explain SOBAT.
Terrow’s thought about the combination of a social movement with the factor of political opportunity (contentious politics) as a great opportunity will bring the expected change.
The results of research showed that the political opportunity factor was quite strong behind the birth of SOBAT, while the framing process through religious values, mobilization, and dissemination, became the determinants of the sustainability of the movement to produce a dialogue model.

Related Results

Penguatan Moderasi Beragama Bagi Mahasiswa Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum dan Aktivis Masjid di Kota Surakarta
Penguatan Moderasi Beragama Bagi Mahasiswa Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum dan Aktivis Masjid di Kota Surakarta
Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman moderasi beragama bagi mahasiswa Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum dan aktivis masjid di Kota Surakarta melalui penyelenggaraan workshop...
Dialog Processing Theory
Dialog Processing Theory
Consider the following dialog situation. The computer is providing a human user with assistance in fixing an electronic circuit that causes a Light Emitting Diode (LED) to display ...
PENGARUH PEMAHAMAN MODERASI BERAGAMA TERHADAP SIKAP TOLERANSI BERAGAMA DI BALAI DIKLAT KEAGAMAAN DENPASAR
PENGARUH PEMAHAMAN MODERASI BERAGAMA TERHADAP SIKAP TOLERANSI BERAGAMA DI BALAI DIKLAT KEAGAMAAN DENPASAR
Moderasi beragama dewasa ini perlu ditumbuhkan sehingga menjadi sikap yang melekat di masyarakat Indonesia. Sebagai penggerak moderasi beragama, pegawai BDK Denpasar sudah semestin...
PENANAMAN SIKAP MODERASI BERAGAMA DI SMP NEGERI 3 ABIANSEMAL
PENANAMAN SIKAP MODERASI BERAGAMA DI SMP NEGERI 3 ABIANSEMAL
Moderasi beragama digambarkan sebagai upaya untuk mengikuti dan mempertahankan prinsip-prinsip agama, mengubahnya menjadi cara hidup dan karakter, sehingga moderasi beragama dapat ...
DIALOG ANTARAGAMA DALAM TERANG DOKUMEN ABU DHABI RELEVANSINYA BAGI UMAT BERAGAMA DI LINGKUNGAN SENHORA LAJARI GEGE
DIALOG ANTARAGAMA DALAM TERANG DOKUMEN ABU DHABI RELEVANSINYA BAGI UMAT BERAGAMA DI LINGKUNGAN SENHORA LAJARI GEGE
Abstrak Konflik dan kekerasan di tengah keberagaman dunia dewasa ini cenderung bersumber dari truth claim (klaim kebenaran) masing-masing kelompok keagamaan. Penelitian ini m...
DEALEKTIKA PEMIKIRAN DALAM DIALOG ANTAR UMAT BERAGAMA: Studi Kasus Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB) DI. Yogyakarta
DEALEKTIKA PEMIKIRAN DALAM DIALOG ANTAR UMAT BERAGAMA: Studi Kasus Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB) DI. Yogyakarta
Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB) merupakan forum komunikasi antar umat beriman yang digagas oleh para agamawan lintas agama yang bertujuan untuk membangun perdamaian dan pers...
Social Media Strategies by the Sobat Icad Community to Support Richard Eliezer as a Justice Collaborator
Social Media Strategies by the Sobat Icad Community to Support Richard Eliezer as a Justice Collaborator
The Sobat Icad community uses social media to express their aspirations in supporting Richard Eliezer as a justice collaborator in the case of Brigadier J's murder. Through this st...

Back to Top