Javascript must be enabled to continue!
STRUKTUR DASAR DAN PERAN MAKRO KLAUSA VERBAL BAHASA DAWAN DIALEK L
View through CrossRef
Bahasa Dawan Dialek L (BDDL) merupakan salah satu bahasa daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kota So,e Kabupaten Timor Tengah Selatan, yang jumlah penuturnya termasuk kategori sedang. Penelitian ini menjelaskan dan mendeskripsikan struktur dasar dan peran makro Bahasa Dawan Dialek L (BDDL) yakni, verba intransitif, verba ekatransitif dan verba dwitransitif, dalam kluasa Bahasa Dawan Dialek L. Kajian teori yang digunakan penulis Adalah Tata Bahasa Fungsional (TLF) atau lexical fungtional grammar (LFG) dan teori (Macroroles). Metode yang digunakan peneliti adalah metode deskripsi kualitatif penelitian ini dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perilaku sintaksisnya verba intransitif, verba ekatransitif dan verba dwitransitif. Berdasarkan bentuknya, Bahasa Dawan Dialek L memiliki dua jenis verba yakni verba sederhana dan verba turunan. Struktur dasar klausa intranatif BDDL adalah SV dan tidak ada alternasi struktur dari struktur SVO. Struktur dasar klausa ekatransitif BDDL adalah SVO. Struktur dasar klausa dwitransitif BDDL adalah memiliki struktur SVOOθ. Peran makro aktor dan undergoar dalam klausa verbal BDDL terealisasi melalui peran tematis agen(agent), pemengaruh (effector), pengalam (experiencer), sumber (source) sedangkan peran tematis pasien (patient), sasaran (goal), resipien (recipient), benefaktif (benevaktive) dan tema (theme).
Title: STRUKTUR DASAR DAN PERAN MAKRO KLAUSA VERBAL BAHASA DAWAN DIALEK L
Description:
Bahasa Dawan Dialek L (BDDL) merupakan salah satu bahasa daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kota So,e Kabupaten Timor Tengah Selatan, yang jumlah penuturnya termasuk kategori sedang.
Penelitian ini menjelaskan dan mendeskripsikan struktur dasar dan peran makro Bahasa Dawan Dialek L (BDDL) yakni, verba intransitif, verba ekatransitif dan verba dwitransitif, dalam kluasa Bahasa Dawan Dialek L.
Kajian teori yang digunakan penulis Adalah Tata Bahasa Fungsional (TLF) atau lexical fungtional grammar (LFG) dan teori (Macroroles).
Metode yang digunakan peneliti adalah metode deskripsi kualitatif penelitian ini dianalisis secara kualitatif deskriptif.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perilaku sintaksisnya verba intransitif, verba ekatransitif dan verba dwitransitif.
Berdasarkan bentuknya, Bahasa Dawan Dialek L memiliki dua jenis verba yakni verba sederhana dan verba turunan.
Struktur dasar klausa intranatif BDDL adalah SV dan tidak ada alternasi struktur dari struktur SVO.
Struktur dasar klausa ekatransitif BDDL adalah SVO.
Struktur dasar klausa dwitransitif BDDL adalah memiliki struktur SVOOθ.
Peran makro aktor dan undergoar dalam klausa verbal BDDL terealisasi melalui peran tematis agen(agent), pemengaruh (effector), pengalam (experiencer), sumber (source) sedangkan peran tematis pasien (patient), sasaran (goal), resipien (recipient), benefaktif (benevaktive) dan tema (theme).
Related Results
Analisis Efektivitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa Pada Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa Tahun 2018 Di Desa Dawan Klod, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung
Analisis Efektivitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa Pada Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa Tahun 2018 Di Desa Dawan Klod, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung
Abstract
The aims of this study are to determine the Effectiveness of Village Fund Allocation Management in the 2018 Village Income and Expenditure Budget in Dawan Klod Villa...
SYNTACTIC STRUCTURE OF ENGLISH FOLKTALES
SYNTACTIC STRUCTURE OF ENGLISH FOLKTALES
Abstrak
Penelitian in berkonsentrasi pada bidang ilmu linguistik khususnya cabang ilmu linguistik Sintaksis. Struktur sintaksis dongeng bahasa Inggris dianalisis menggunaka...
PEMAKAIAN DIALEK BAHASA SUMBAWA : KAJIAN ASPEK SOSIOLINGUISTIK
PEMAKAIAN DIALEK BAHASA SUMBAWA : KAJIAN ASPEK SOSIOLINGUISTIK
Mahsun (2004) membagi Bahasa Sumbawa (BS) ke dalam empat dialek, yaitu Dialek Sumbawa Besar (DSB), Dialek Taliwang (DT), Dialek Jereweh (DJ), dan Dialek Tongo (DTn). Kajian ini ber...
Sinonim Nomina dan Adjektiva pada Dialek O Bahasa Lampung
Sinonim Nomina dan Adjektiva pada Dialek O Bahasa Lampung
Abstrak
Bahasa Lampung memiliki dua dialek yaitu dialek A dan dialek O. Dialek bahasa Lampung dialek O berbeda dengan dialek A. Sangat terlihat pada pengucapan atau pelafala...
Analisis Dialek Dalam Bentuk Bahasa Percakapan Dalam Film “Imperfect” Karya Meira Anastasia
Analisis Dialek Dalam Bentuk Bahasa Percakapan Dalam Film “Imperfect” Karya Meira Anastasia
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan dialek dalam bentuk Bahasa percakapan yang ada di dalam film Im’Perfect karya Meisa Anastasya. Penggunaan Bahasa dialek dalam film i...
Distribusi dan Pemetaan Varian-Varian Bahasa Bali di Kabupaten Dompu
Distribusi dan Pemetaan Varian-Varian Bahasa Bali di Kabupaten Dompu
Makalah ini mengkaji disribusi dan pemetaan varian-varian bahasa Bali di Kabupaten Dompu dengan menggunakan pendekatan dialektologi diakronis.Ada empat kantong bahasa (enklave) yan...
LAHJAH ARABIYAH: SEBUAH STUDI DIALEKTOLOGIS
LAHJAH ARABIYAH: SEBUAH STUDI DIALEKTOLOGIS
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengungkapkan berbagai macam Dialek Bahasa Arab (lahjah arabiyah) secara deskriptif, apa sebab dan aspek yang melatari sehingga ...
STRUKTUR KLAUSA DERIVASI BAHASA KULISUSU DI KELURAHAN LAKONEA KECAMATAN KULISUSU KABUPATEN BUTON UTARA
STRUKTUR KLAUSA DERIVASI BAHASA KULISUSU DI KELURAHAN LAKONEA KECAMATAN KULISUSU KABUPATEN BUTON UTARA
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Struktur Klausa Derivasi Bahasa Kulisusu di Kelurahan Lakonea, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara. Jenis penelitian yang diguna...

