Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemanfaatan kulit pisang kepok sebagai ekoenzim untuk pertumbuhan dan produksi selada (Lactuca sativa L) di lahan organosol

View through CrossRef
Lettuce (Lactuca Sativa L) is a horticultural commodity that is in great demand because of its high nutritional content. However, increasing lettuce plant production is often constrained by suboptimal soil conditions, such as organosol soil. One alternative that can be used to increase lettuce growth and production is to use ecoenzymes from kepok banana peels. This study aims to examine the effect of kepok banana peel ecoenzymes on lettuce plant growth and production in organosol soil. This study used the Randomized Block Design (RAD) method with three treatments of ecoenzyme administration at doses of 25 ml/liter, 30 ml/liter, and 35 ml/liter of water, and 9 replications. The results showed that administration of kepok banana peel ecoenzymes at a dose of 25 ml/liter gave the best results in increasing the number of leaves, leaf width, leaf length, crown weight, and root weight of lettuce plants. Although it did not have a significant effect on fresh weight and root length, kepok banana peel ecoenzymes can be an effective alternative to increase lettuce plant growth. Based on these findings, the use of kepok banana peel ecoenzyme at the right dose can increase lettuce cultivation yields in organosol soil, as an alternative to environmentally friendly organic fertilizers.
Title: Pemanfaatan kulit pisang kepok sebagai ekoenzim untuk pertumbuhan dan produksi selada (Lactuca sativa L) di lahan organosol
Description:
Lettuce (Lactuca Sativa L) is a horticultural commodity that is in great demand because of its high nutritional content.
However, increasing lettuce plant production is often constrained by suboptimal soil conditions, such as organosol soil.
One alternative that can be used to increase lettuce growth and production is to use ecoenzymes from kepok banana peels.
This study aims to examine the effect of kepok banana peel ecoenzymes on lettuce plant growth and production in organosol soil.
This study used the Randomized Block Design (RAD) method with three treatments of ecoenzyme administration at doses of 25 ml/liter, 30 ml/liter, and 35 ml/liter of water, and 9 replications.
The results showed that administration of kepok banana peel ecoenzymes at a dose of 25 ml/liter gave the best results in increasing the number of leaves, leaf width, leaf length, crown weight, and root weight of lettuce plants.
Although it did not have a significant effect on fresh weight and root length, kepok banana peel ecoenzymes can be an effective alternative to increase lettuce plant growth.
Based on these findings, the use of kepok banana peel ecoenzyme at the right dose can increase lettuce cultivation yields in organosol soil, as an alternative to environmentally friendly organic fertilizers.

Related Results

Pemanfaatan Kulit Pisang (Musa paradisiaca) Menjadi Donat Tinggi Kalsium
Pemanfaatan Kulit Pisang (Musa paradisiaca) Menjadi Donat Tinggi Kalsium
Tujuan dari penelitian ini adalah: memanfaatkan limbah kulit pisang menjadi salah satu produk pangan tinggi kalsium yaitu berupa donat dan mengetahui formulasi tepung terigu : kuli...
Perbandingan Kadar Klorofil dan Karotenoid pada Empat Varietas Daun Selada (Lactuca sativa L.) dengan Menggunakan Spektrofotometri UV-VIS
Perbandingan Kadar Klorofil dan Karotenoid pada Empat Varietas Daun Selada (Lactuca sativa L.) dengan Menggunakan Spektrofotometri UV-VIS
Klorofil merupakan pigmen penting dalam proses fotosintesis, yang berfungsi untuk menyerap energi cahaya dan mengubahnya menjadi energi kimia. Selain klorofil, karotenoid juga berp...
Daya Terima Panelis dan Karakterisasi Selai Kulit Pisang Kepok dengan Penambahan Pisang Ambon
Daya Terima Panelis dan Karakterisasi Selai Kulit Pisang Kepok dengan Penambahan Pisang Ambon
Kulit pisang kepok (Musa paradisiaca forma typical) merupakan hasil samping dari pisang kepok yang digunakan oleh industri pangan. Saat ini kulit pisang kepok belum banyak dimanfaa...
Keragaman Jenis Pisang dan Olahannya Pada Masyarakat Desa Togoliua Kecamatan Tobelo Barat
Keragaman Jenis Pisang dan Olahannya Pada Masyarakat Desa Togoliua Kecamatan Tobelo Barat
Penelitian yang berlokasi di Desa Togoliua Kecamatan Tobelo Barat ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, cara dan bentuk olahan pisangĀ  yang dibudidayakan oleh masyarakat di D...
Uji Efektivitas Ekoenzim Berbahan Dasar Limbah Kulit Pisang Kepok Manado (Musa paradisiaca var. formatypica) Muda Sebagai Antimikroba
Uji Efektivitas Ekoenzim Berbahan Dasar Limbah Kulit Pisang Kepok Manado (Musa paradisiaca var. formatypica) Muda Sebagai Antimikroba
Ekoenzim merupakan larutan fermentasi yang diproduksi menggunakan limbah organik seperti limbah sayur dan kulit buah yang direndam dalam air bersama sama dengan kandungan gula. Sal...
UJI EFEK ANTIDIARE INFUSA KULIT BUAH PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L. forma typical) TERHADAP MENCIT JANTAN YANG DIINDUKSI OLEUM RICINI
UJI EFEK ANTIDIARE INFUSA KULIT BUAH PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L. forma typical) TERHADAP MENCIT JANTAN YANG DIINDUKSI OLEUM RICINI
Penggunaan tanaman sebagai pengobatan diare merupakan sumber potensialsebagai alternatif obat tradisional.Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca L.)merupakan salah satu tanaman yang ...
Kualitas Karbon Aktif Kulit Pisang Kepok Menggunakan Aktivator Kimia dengan Variasi Konsentrasi dan Waktu Aktivasi
Kualitas Karbon Aktif Kulit Pisang Kepok Menggunakan Aktivator Kimia dengan Variasi Konsentrasi dan Waktu Aktivasi
Buah pisang adalah sumber pangan yang banyak dikonsumsi karena memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi. Bagian lain dari buah pisang yaitu bagian kulit dapat dimanfaatkan sebaga...
Pengaruh Penambahan Limbah Kulit Pisang kepok (Musa paradisiaca Linn) dalam Pembuatan Kerupuk
Pengaruh Penambahan Limbah Kulit Pisang kepok (Musa paradisiaca Linn) dalam Pembuatan Kerupuk
Pisang merupakan salah satu komoditas pangan nasional. Pisang pada umumnya hanya dikonsumsi buahnya saja, sedangkan kulit pisang masih menjadi limbah pertanian. Kulit pisang memili...

Back to Top