Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Keterlibatan Umat Beriman dalam Karya Misi Gereja Lokal berdasarkan Model Teologi Kontekstual Stephen B. Bevans

View through CrossRef
Gereja sejak para rasul sampai sampai saat ini berjuang untukmenyebarkan iman. Penyebaran iman membawa banyak oranguntuk mengenal Allah dari berbagai aspek baik suku, budaya,maupun bangsa. Penelitian ini berfokus pada peran umatberiman untuk menyebarkan iman dalam misi Gereja lokalKeuskupan Palangka Raya. Upaya penyebaran iman diKeuskupan Palangka Raya kurang maksimal dan perlu perhatiankhusus dalam mengembangkan iman terutama di pedalaman.Penulis melihat model pendekatan berteologi yang kontekstualdengan budaya setempat belum terealisasi secara maksimal.Penulis melihat pentingnya penyebaran iman denganmenggunakan model teologi yang kontekstual dan relevandengan Keuskupan Palangka Raya. Model berteologi praksiskontekstual karya Stephen Bevan sangat relevan denganpengembangan iman di Keuskupan Palangka Raya. Metodologipenelitian ini menggunakan metode kualitatif yakni studikepustakaan dengan menelaah dan interpretasi buku berteologipraksis dari Stephen Bevans dan dengan analisis sumber yangmendukung model-model berteologi kontekstual Bevans sertadokumentasi data dari profil Keuskupan Palangka Raya. Teknikanalisis data yang digunakan adalah dari Miles dan Huberman.Berdasarkan analisis, peneliti menemukan hasil bahwa Gerejalokal Keuskupan Palangka Raya perlu melakukanpengembangan cara berteologi baru yang kontekstual sejalandengan budaya setempat. Cara baru dalam berteologi akanmembantu perkembangan iman. Pendekatan model berteologikontekstual Bevans relevan dalam pengembangan iman diKeuskupan Palangka Raya.
Perkumpulan Perguruan Tinggi Agama Katolik Indonesia
Title: Keterlibatan Umat Beriman dalam Karya Misi Gereja Lokal berdasarkan Model Teologi Kontekstual Stephen B. Bevans
Description:
Gereja sejak para rasul sampai sampai saat ini berjuang untukmenyebarkan iman.
Penyebaran iman membawa banyak oranguntuk mengenal Allah dari berbagai aspek baik suku, budaya,maupun bangsa.
Penelitian ini berfokus pada peran umatberiman untuk menyebarkan iman dalam misi Gereja lokalKeuskupan Palangka Raya.
Upaya penyebaran iman diKeuskupan Palangka Raya kurang maksimal dan perlu perhatiankhusus dalam mengembangkan iman terutama di pedalaman.
Penulis melihat model pendekatan berteologi yang kontekstualdengan budaya setempat belum terealisasi secara maksimal.
Penulis melihat pentingnya penyebaran iman denganmenggunakan model teologi yang kontekstual dan relevandengan Keuskupan Palangka Raya.
Model berteologi praksiskontekstual karya Stephen Bevan sangat relevan denganpengembangan iman di Keuskupan Palangka Raya.
Metodologipenelitian ini menggunakan metode kualitatif yakni studikepustakaan dengan menelaah dan interpretasi buku berteologipraksis dari Stephen Bevans dan dengan analisis sumber yangmendukung model-model berteologi kontekstual Bevans sertadokumentasi data dari profil Keuskupan Palangka Raya.
Teknikanalisis data yang digunakan adalah dari Miles dan Huberman.
Berdasarkan analisis, peneliti menemukan hasil bahwa Gerejalokal Keuskupan Palangka Raya perlu melakukanpengembangan cara berteologi baru yang kontekstual sejalandengan budaya setempat.
Cara baru dalam berteologi akanmembantu perkembangan iman.
Pendekatan model berteologikontekstual Bevans relevan dalam pengembangan iman diKeuskupan Palangka Raya.

Related Results

Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
MUSIK GEREJA DAN HYMNE A.Musik GerejaMusik gereja adalah penggunaan musik yang berkembang dan digunakan di gereja musik sangat penting dalam ibadah gereja, karena sebagian besar ke...
Dampak Tingkat Pendidikan Teologi Pelayanan di GKII Daerah Kayan
Dampak Tingkat Pendidikan Teologi Pelayanan di GKII Daerah Kayan
Tujuan penelitian yang terkait dengan tingkat pendidikan tergambarnya paradigma umum tentang tugas dan fungsi  Pekerja Gereja dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas penatalayan ...
Misi Umat sebagai Consuetudo: Telaah Kanon 23-28 dalam Tradisi Vinsensian
Misi Umat sebagai Consuetudo: Telaah Kanon 23-28 dalam Tradisi Vinsensian
Paper ini membahas misi umat dalam tradisi Kongregasi Misi sebagai bentuk consuetudo dalam terang kanon 23-28 Kitab Hukum Kanonik. Kajian ini berangkat dari pemahaman bahwa kebiasa...
Tantangan Berteologi Dan Bergereja Masa Kini
Tantangan Berteologi Dan Bergereja Masa Kini
Theology is often not in line with the praxis of ministry in the church. As a result, theology is often separated from the church. This can happen, because theology in Indonesia in...
TEOLOGI SEBAGAI LANDASAN BAGI GEREJA DALAM MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN
TEOLOGI SEBAGAI LANDASAN BAGI GEREJA DALAM MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN
AbstrakGereja adalah persekutuan orang kudus. Gereja memiliki tugas dan panggilan untuk melakukan pengajaran yang benar kepada orang percaya yang sesuai dengan ajaran Alkitab. Tuga...
TEOLOGI KONTEMPORER: KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN
TEOLOGI KONTEMPORER: KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN
Teologi kontemporer merupakan teologi yang selalu mengedepankan rasio dibandingkan iman. Teologi kontemporer merupakan hasil berpikir dari historis kritis para teolog. Teologi ini ...
Gereja Visioner Panggilan Memuridkan “Bangsa”
Gereja Visioner Panggilan Memuridkan “Bangsa”
 A visionary church is the dream of every pastor and church congregation, but in the current reality the church is not doing what it wants and expected so that the visionary church...
Resensi Buku: Model-Model Teologi Kontekstual
Resensi Buku: Model-Model Teologi Kontekstual
Buku Model-model Teologi Kontekstual karya Stephen B. Bevans menawarkan kajian mendalam tentang enam model teologi dalam berbagai konteks budaya: Model Terjemahan, Antropologis, Pr...

Back to Top