Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM TARI LEGONG NGEWAYANG

View through CrossRef
Legong Ngewayang is a new creation of palegongan dance which is danced by 8 dancers. This palegongan creative dance is a traditional palegongan dance which uses movements that are thick with traditional movements, wrapped with new creative movements, arranged in such a way as to suit the needs of the dance. The Legong Ngewayang dance uses fans and puppets as props. This dance cannot be separated from the standards of traditional Pelegongan dance movements without eliminating the aesthetic forms of Balinese traditional dance such as: batel maya, pepeson, pengawak, pecet, pengrangrang and pekaad. This dance visualizes four clown characters consisting of wayang Tualen, wayang Merdah, wayang Delem and wayang Sangut. This research examines further the "Values ​​of character education in the Legong Ngewayang Dance". In particular, this research aims to raise awareness among the younger generation to pay more attention to the art of shadow puppetry through the art of the Legong Ngewayang Dance.
Title: NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM TARI LEGONG NGEWAYANG
Description:
Legong Ngewayang is a new creation of palegongan dance which is danced by 8 dancers.
This palegongan creative dance is a traditional palegongan dance which uses movements that are thick with traditional movements, wrapped with new creative movements, arranged in such a way as to suit the needs of the dance.
The Legong Ngewayang dance uses fans and puppets as props.
This dance cannot be separated from the standards of traditional Pelegongan dance movements without eliminating the aesthetic forms of Balinese traditional dance such as: batel maya, pepeson, pengawak, pecet, pengrangrang and pekaad.
This dance visualizes four clown characters consisting of wayang Tualen, wayang Merdah, wayang Delem and wayang Sangut.
This research examines further the "Values ​​of character education in the Legong Ngewayang Dance".
In particular, this research aims to raise awareness among the younger generation to pay more attention to the art of shadow puppetry through the art of the Legong Ngewayang Dance.

Related Results

Legong Kreasi Mahisamanggala
Legong Kreasi Mahisamanggala
Tari Legong Kreasi Mahisamanggala adalah tari yang ditarikan oleh enam orang penari putri, yang terinspirasi dari ritual Kebo Dongol di Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten...
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
Tari Bedhaya Medang Kamulan merupakan tari bedhaya peringatan kemenangan Mpu Sindok. Penelitian ini mengungkap masalah yang berkaitan dengan tari Bedhaya Medang Kamulan karya Wahyu...
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
Proses Inovasi Gerak Tari Jaipongan yang terjadi dikalangan generasi muda lebih digemari dari pada bentuk tari Jaipongan bentuk ketuk tilu. Hal menjadi permasalahan penting bagi pa...
Meaning of Legong Dedari Performance in Banjar Abian Nangka Kaja, Kesiman Petilan, East Denpasar
Meaning of Legong Dedari Performance in Banjar Abian Nangka Kaja, Kesiman Petilan, East Denpasar
The Legong Dedari is one of the sacred dances performed by the Balinese Hindu community at Banjar Abian Nangka Kaja, Kesiman Petilan Village, East Denpasar. Despite the fact that t...
TARI REMO MUNALI FATAH SEBAGAI SUMBER KONSERVASI (PENGEMBANGAN) TARI REMO GAYA SURABAYAN
TARI REMO MUNALI FATAH SEBAGAI SUMBER KONSERVASI (PENGEMBANGAN) TARI REMO GAYA SURABAYAN
Penelitian ini memfokuskan pada objek tari Remo Munali Fatah, yaitu tari Remo gaya Surabayan yang menjadi sumber dari konservasi tari Remo gaya Surabayan di Surabaya. Tujuan dari p...
Visual dan Audio Mitologi Barong Landung sebagai Tema dalam Penciptaan Tari yang Berpijak pada Gerak Tari Legong Kang Cing
Visual dan Audio Mitologi Barong Landung sebagai Tema dalam Penciptaan Tari yang Berpijak pada Gerak Tari Legong Kang Cing
Barong Landung merupakan sebuah mitologi yang dipercayai oleh masyarakat Bali. Mitologi Barong Landung ini akan direpresentasikan melalui bentuk visualisasi tari yang mengulas tent...
MAKNA SIMBOLIS TARI RAWAYAN KARYA GUGUM GUMBIRA
MAKNA SIMBOLIS TARI RAWAYAN KARYA GUGUM GUMBIRA
Tari Rawayan merupakan tari Jaipongan karya Gugum Gumbira Tirasondjaja yang diciptakan tahun 1986 sebagai hadiah dalam acara memperingati hari ulang tahun Ibu Negara Republik Indon...
PENDIDIKAN KARAKTER PADA MAHASISWA
PENDIDIKAN KARAKTER PADA MAHASISWA
Sorotan tentang Pendidikan yang berbasis pada karakter sejak beberapa tahun lalu sudah mendapat menarik perhatian berbagai pihak. Beberapa pakar yang bependapat bahwa pendidikan ka...

Back to Top