Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Determinan Risiko Likuiditas pada Sektor Perbankan di Indonesia

View through CrossRef
Pengelolaan risiko likuiditas merupakan tugas yang sangat krusial terutama dalam sektor perbankan. Untuk menghindari risiko likuiditas perbankan dibutuhkan perencanaan yang seimbang antara likuiditas dan profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan risiko likuiditas perbankan di Indonesia. Variabel yang digunakan sebagai determinan risiko likuiditas yakni capital adequacy ratio, basel, return on assets, leverage, dan ukuran bank. Model yang digunakan yaitu common effect, fixed effect, dan random effect. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yakni sebanyak 25 bank di Indonesia pada periode tahun 2019 hingga 2022. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa capital adequacy ratio dan leverage menunjukkan hasil negatif terhadap risiko likuiditas dan konsisten pada ketiga model. Untuk variabel basel dan ukuran bank masih menunjukkan hasil yang berbeda pada masing-masing model. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa capital adequacy ratio dan leverage memiliki pengaruh yang signifikan terhadap risiko likuiditas perbankan. Sedangkan, capital adequacy ratio, basel, return on assets, dan ukuran bank memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap risiko likuiditas perbankan. Oleh karena itu, pembuat kebijakan dan pimpinan bank perlu mempertimbangkan karakteristik bank ketika mengelola risiko likuiditas, seperti capital adequacy ratio dan leverage.
Title: Determinan Risiko Likuiditas pada Sektor Perbankan di Indonesia
Description:
Pengelolaan risiko likuiditas merupakan tugas yang sangat krusial terutama dalam sektor perbankan.
Untuk menghindari risiko likuiditas perbankan dibutuhkan perencanaan yang seimbang antara likuiditas dan profitabilitas.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan risiko likuiditas perbankan di Indonesia.
Variabel yang digunakan sebagai determinan risiko likuiditas yakni capital adequacy ratio, basel, return on assets, leverage, dan ukuran bank.
Model yang digunakan yaitu common effect, fixed effect, dan random effect.
Sampel yang digunakan pada penelitian ini yakni sebanyak 25 bank di Indonesia pada periode tahun 2019 hingga 2022.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa capital adequacy ratio dan leverage menunjukkan hasil negatif terhadap risiko likuiditas dan konsisten pada ketiga model.
Untuk variabel basel dan ukuran bank masih menunjukkan hasil yang berbeda pada masing-masing model.
Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa capital adequacy ratio dan leverage memiliki pengaruh yang signifikan terhadap risiko likuiditas perbankan.
Sedangkan, capital adequacy ratio, basel, return on assets, dan ukuran bank memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap risiko likuiditas perbankan.
Oleh karena itu, pembuat kebijakan dan pimpinan bank perlu mempertimbangkan karakteristik bank ketika mengelola risiko likuiditas, seperti capital adequacy ratio dan leverage.

Related Results

ANALISIS POTENSI EKONOMI PADA SETIAP KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN LOMBOK UTARA
ANALISIS POTENSI EKONOMI PADA SETIAP KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN LOMBOK UTARA
Identifikasi potensi ekonomi pada setiap kecamatan di Kabupaten Lombok Utara sangat penting untuk dapat membuat perencanaan pembangunan yang tepat sehingga pengembangan pembangunan...
Determinants of Islamic Banking Profitability: A Comparative Analysis of Indonesia and Malaysia
Determinants of Islamic Banking Profitability: A Comparative Analysis of Indonesia and Malaysia
ABSTRACT Islamic banking in Indonesia and Malaysia experienced differences in asset growth and market share, potentially causing dissimilarity in profitability performance. This st...
ANALISIS POTENSI EKONOMI KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2011-2016
ANALISIS POTENSI EKONOMI KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2011-2016
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa sektor manakah yang menjadi sektor unggulan di KabupatenSumbawa tahun 2011-2016, mengetahui struktur ekonomi (National Share, Proportiona...
Analisis Manajemen Risiko Konstruksi Pada Proyek Konstruksi Bendungan Berdasarkan Konsep ISO 31000:2018
Analisis Manajemen Risiko Konstruksi Pada Proyek Konstruksi Bendungan Berdasarkan Konsep ISO 31000:2018
Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbanyak ke empat di dunia dan hal ini menjadi tantangan pemerintah dalam membangun infrastruktur yang memadai. Salah satu program pemer...
STUDI MANAJEMAN RISIKO PADA BANK SYARIAH INDONESIA (BSI)
STUDI MANAJEMAN RISIKO PADA BANK SYARIAH INDONESIA (BSI)
ABTSRAKRisiko dalam konteks perbankan merupakan suatu kejadian potensial, baik yang dapat di perkirakan maupun yang tidak dapat diperkirakan dan berdampak negatif terhadap pendapat...
Manajemen Risiko Usaha Jamur Tiram CV. Citra Nusa Prima dengan Pendekatan Enterprise Risk Management
Manajemen Risiko Usaha Jamur Tiram CV. Citra Nusa Prima dengan Pendekatan Enterprise Risk Management
Jamur tiram merupakan komoditas pertanian yang rentan terkena risiko. Sumber utama risiko yaitu pada produksi, sumber daya manusia, dan pasar. Risiko yang terjadi belum menjadi per...
MANAJEMEN RISIKO LIKUIDITAS PADA PERBANKAN SYARIAH
MANAJEMEN RISIKO LIKUIDITAS PADA PERBANKAN SYARIAH
Abstrak : Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menganalisis Manajemen Risiko Likuiditas pada Perbankan Syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko likuiditas bank syari...
ANALISIS SEKTOR UNGGULAN DALAM MENUNJANG PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG
ANALISIS SEKTOR UNGGULAN DALAM MENUNJANG PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor unggulan dalam perekonomian daerah Kabupaten Sidenreng Rappang. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ...

Back to Top