Javascript must be enabled to continue!
Efektifitas Kurikulum Cinta Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk Membentuk Karakter Moderasi Beragama Di Perguruan Tinggi Umum
View through CrossRef
Studi ini bertujuan untuk melakukan pencarian mendalam mengenai kurikulum berbasis cinta dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di perguruan tinggi umum agar dapat membentuk karakter moderisasi dalam beragama. Moderasi beragama sendiri adalah pendekatan keagamaan berupa penekanan sikap tengah, toleransi, dan penghargaan terhadap perbedaan yang menegaskan bahwa dalam dunia pendidikan, pendekatan merupakan aspek penting untuk membentuk karakter peserta didik yang cinta damai secara menyeluruh. Maka dari itu, kurikulum ini dibuat dengan tujuan untuk menanamkan nilai cinta kepada Tuhan, sesama manusia, lingkungan, dan bangsa sejak usia dini. Terdapat empat aspek utama dalam kurikulum ini, salah satunya adalah membangun cinta kepada Tuhan (Hablum Minallah). Kementerian Agama melalui Ditjen Pendidikan Islam telah menyiapkan buku panduan yang akan menjadi acuan bagi para pendidik dalam menyisipkan nilai- nilai cinta, toleransi, dan spiritualitas ke dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur terhadap kebijakan pendidikan, tulisan keagamaan, dan hasil penelitian akademik untuk menganalisis bagaimana Kurikulum Cinta dapat membentuk karakter moderasi beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis cinta berhasil membentuk karakter mahasiswa agar lebih menghargai perbedaan dan mendorong sikap saling menghormati.
PT. Academic Bright Collaboration
Title: Efektifitas Kurikulum Cinta Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk Membentuk Karakter Moderasi Beragama Di Perguruan Tinggi Umum
Description:
Studi ini bertujuan untuk melakukan pencarian mendalam mengenai kurikulum berbasis cinta dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di perguruan tinggi umum agar dapat membentuk karakter moderisasi dalam beragama.
Moderasi beragama sendiri adalah pendekatan keagamaan berupa penekanan sikap tengah, toleransi, dan penghargaan terhadap perbedaan yang menegaskan bahwa dalam dunia pendidikan, pendekatan merupakan aspek penting untuk membentuk karakter peserta didik yang cinta damai secara menyeluruh.
Maka dari itu, kurikulum ini dibuat dengan tujuan untuk menanamkan nilai cinta kepada Tuhan, sesama manusia, lingkungan, dan bangsa sejak usia dini.
Terdapat empat aspek utama dalam kurikulum ini, salah satunya adalah membangun cinta kepada Tuhan (Hablum Minallah).
Kementerian Agama melalui Ditjen Pendidikan Islam telah menyiapkan buku panduan yang akan menjadi acuan bagi para pendidik dalam menyisipkan nilai- nilai cinta, toleransi, dan spiritualitas ke dalam pembelajaran.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur terhadap kebijakan pendidikan, tulisan keagamaan, dan hasil penelitian akademik untuk menganalisis bagaimana Kurikulum Cinta dapat membentuk karakter moderasi beragama.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis cinta berhasil membentuk karakter mahasiswa agar lebih menghargai perbedaan dan mendorong sikap saling menghormati.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENANAMAN SIKAP MODERASI BERAGAMA DI SMP NEGERI 3 ABIANSEMAL
PENANAMAN SIKAP MODERASI BERAGAMA DI SMP NEGERI 3 ABIANSEMAL
Moderasi beragama digambarkan sebagai upaya untuk mengikuti dan mempertahankan prinsip-prinsip agama, mengubahnya menjadi cara hidup dan karakter, sehingga moderasi beragama dapat ...
Membangun Karakter Moderasi Beragama Mahasiswa Melalui Kurikulum Cinta Berbasis Kearifan Lokal
Membangun Karakter Moderasi Beragama Mahasiswa Melalui Kurikulum Cinta Berbasis Kearifan Lokal
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep Kurikulum Cinta berbasis kearifan lokal dalam membentuk karakter moderasi beragama mahasiswa. Latar belakang penelitian ini berangka...
Metafora cinta dalam bahasa Batak Toba
Metafora cinta dalam bahasa Batak Toba
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kategorisasi metafora konseptual cinta dalam bahasa Batak Toba. Data yang digunakan adalah data tulis dan data lisan. Data tulis dipe...
PENGARUH PEMAHAMAN MODERASI BERAGAMA TERHADAP SIKAP TOLERANSI BERAGAMA DI BALAI DIKLAT KEAGAMAAN DENPASAR
PENGARUH PEMAHAMAN MODERASI BERAGAMA TERHADAP SIKAP TOLERANSI BERAGAMA DI BALAI DIKLAT KEAGAMAAN DENPASAR
Moderasi beragama dewasa ini perlu ditumbuhkan sehingga menjadi sikap yang melekat di masyarakat Indonesia. Sebagai penggerak moderasi beragama, pegawai BDK Denpasar sudah semestin...
STRATEGI DAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MODERASI BERAGAMA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN GENERASI BERAGAMA MODERAT
STRATEGI DAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MODERASI BERAGAMA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN GENERASI BERAGAMA MODERAT
Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan strategi dan implementasi kebijakan moderasi beragama di Sekolah Menengah Pertama. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskr...
PENDIDIKAN MODERASI BERAGAMA DI PERGURUAN TINGGI ISLAM : Suatu Tinjauan Terhadap Kurikulum yang Diajarkan
PENDIDIKAN MODERASI BERAGAMA DI PERGURUAN TINGGI ISLAM : Suatu Tinjauan Terhadap Kurikulum yang Diajarkan
Perguruan Tinggi Islam merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang sering diduga sebagai tempat penyebaran paham radikalisme dan terorisme. Padahal lembaga ini merupakan tem...
IMPLEMENTASI KURIKULUM DARURAT PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI DI SMA NEGERI 3 DENPASAR
IMPLEMENTASI KURIKULUM DARURAT PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI DI SMA NEGERI 3 DENPASAR
Kurikulum Darurat merupakan kurikulum yang telah diterapkan di SMA Negeri 3 Denpasar, suatu kembangan Kurikulum Nasional 2013 di tengah pandemi COVID-19 sehingga sebagai suatu kuri...

