Javascript must be enabled to continue!
PREVALENSI KARIES GIGI SULUNG ANAK PRASEKOLAH DI KECAMATAN MALALAYANG KOTA MANADO
View through CrossRef
Abstract: Dental caries is a disease of dental hard tissue characterised by demineralization of the inorganic substances and dissolving of the organic substances. The prevalence of dental caries in pre-school children is still high which may due to the improper way of teeth brushing as well as consuming cariogenic foods. This study aimed to determine the prevalence of dental decidious caries status among pre-school children in Malalayang district, Manado. This was a descriptive observational study with a cross-sectional approach. This study was carried out in July 2012. The data were obtained by using questionnaires and observation. The population in this study was all kindergarten pupils (788 children) in Malalayang district and the number of samples were 90 children. Data were obtained from primary and secondary data. The results showed that the prevalence of dental caries was 90% with the average index def-t = 6.99. Conclusion: There was a very high prevalence of dental caries among kindergarten pupils in Malalayang district, Manado. Keywords: prevalence, dental decidious caries, pre-school children. Abstrak: Karies gigi adalah penyakit jaringan keras gigi yang ditandai dengan terjadinya demineralisasi substansi anorganik dan penghancuran substansi organik. Prevalensi karies gigi anak usia prasekolah yang masih tinggi disebabkan antara lain kebiasaan menyikat gigi yang tidak sesuai prosedur serta kegemaran mengonsumsi makanan kariogenik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi karies gigi sulung pada anak prasekolah di kecamatan Malalayang kota Manado. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif observasional dengan pendekatan potong lintang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2012. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan observasi. Populasi penelitian yaitu seluruh murid Taman Kanak-kanak di kecamatan Malalayang yang berjumlah 788 anak. Sampel yang diambil sebanyak 90 anak. Data penelitian ini diperoleh dari data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi karies gigi sulung sebesar 90% dengan indeks rata-rata def-t = 6,99 yang berarti rata-rata setiap anak memiliki 7 gigi yang mengalami karies. Simpulan: Prevalensi kareis gigi sulung pada murid Taman Kanak-kanak di kecamatan Malalayang kota Manado tergolong sangat tinggi. Kata kunci: prevalensi, karies gigi sulung, anak prasekolah.
Title: PREVALENSI KARIES GIGI SULUNG ANAK PRASEKOLAH DI KECAMATAN MALALAYANG KOTA MANADO
Description:
Abstract: Dental caries is a disease of dental hard tissue characterised by demineralization of the inorganic substances and dissolving of the organic substances.
The prevalence of dental caries in pre-school children is still high which may due to the improper way of teeth brushing as well as consuming cariogenic foods.
This study aimed to determine the prevalence of dental decidious caries status among pre-school children in Malalayang district, Manado.
This was a descriptive observational study with a cross-sectional approach.
This study was carried out in July 2012.
The data were obtained by using questionnaires and observation.
The population in this study was all kindergarten pupils (788 children) in Malalayang district and the number of samples were 90 children.
Data were obtained from primary and secondary data.
The results showed that the prevalence of dental caries was 90% with the average index def-t = 6.
99.
Conclusion: There was a very high prevalence of dental caries among kindergarten pupils in Malalayang district, Manado.
Keywords: prevalence, dental decidious caries, pre-school children.
Abstrak: Karies gigi adalah penyakit jaringan keras gigi yang ditandai dengan terjadinya demineralisasi substansi anorganik dan penghancuran substansi organik.
Prevalensi karies gigi anak usia prasekolah yang masih tinggi disebabkan antara lain kebiasaan menyikat gigi yang tidak sesuai prosedur serta kegemaran mengonsumsi makanan kariogenik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi karies gigi sulung pada anak prasekolah di kecamatan Malalayang kota Manado.
Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif observasional dengan pendekatan potong lintang.
Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2012.
Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan observasi.
Populasi penelitian yaitu seluruh murid Taman Kanak-kanak di kecamatan Malalayang yang berjumlah 788 anak.
Sampel yang diambil sebanyak 90 anak.
Data penelitian ini diperoleh dari data primer dan sekunder.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi karies gigi sulung sebesar 90% dengan indeks rata-rata def-t = 6,99 yang berarti rata-rata setiap anak memiliki 7 gigi yang mengalami karies.
Simpulan: Prevalensi kareis gigi sulung pada murid Taman Kanak-kanak di kecamatan Malalayang kota Manado tergolong sangat tinggi.
Kata kunci: prevalensi, karies gigi sulung, anak prasekolah.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
Riset kesehatan dasar tahun 2007 menyebutkan 72,1% penduduk Indonesia terkena karies gigi. Karies gigi adalah suatu proses patologis jaringan keras gigi (email dan dentin) yang ter...
Gambaran Karies Gigi Sulung pada Anak Stunting di Indonesia
Gambaran Karies Gigi Sulung pada Anak Stunting di Indonesia
Abstract: Dental caries, as well as stunting in children, is still a worldwide problem including in Indonesia. Malnutrition can cause stunting and abnormal growth and development o...
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Abstract: Tooth loss can occur due to various causes including caries and periodontal disease. Dental clerkship students are expected to have a good level of understanding of denta...
Tingkat Pengetahuan Dokter Gigi Terhadap Penggunaan Vaksin Karies Gigi di Lahan Basah
Tingkat Pengetahuan Dokter Gigi Terhadap Penggunaan Vaksin Karies Gigi di Lahan Basah
Karies adalah penyakit yang dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan keras gigi. Kalimantan Selatan sebagian besar wilayahnya adalah area lahan basah. Kandungan air lahan basah me...
HUBUNGAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI DENGAN TERJADINYAKARIES GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH KELAS 3 DI SDITAL-IKHWANIYAH PONDOK AREN TANGERANG SELATAN TAHUN 2024
HUBUNGAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI DENGAN TERJADINYAKARIES GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH KELAS 3 DI SDITAL-IKHWANIYAH PONDOK AREN TANGERANG SELATAN TAHUN 2024
Latar Belakang: Karies gigi dapat mengganggu aktivitas anak, menyebabkan rasa tidaknyaman, nyeri, infeksi, gangguan makan, dan gangguan tidur. Kondisi ini dapat berujung padaperawa...
GAMBARAN STATUS KARIES DAN POLA PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA MAHASISWA ASAL TERNATE DI MANADO
GAMBARAN STATUS KARIES DAN POLA PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA MAHASISWA ASAL TERNATE DI MANADO
Abstract: Caries status is a condition that describes a person's caries experience index is calculated by DMF-T (Decayed missing filling theeth). Cariogenic food eating habits is ...
Perilaku Ibu Yang Menyebabkan Terjadinya Rampan Karies Pada Anak Pra Sekolah
Perilaku Ibu Yang Menyebabkan Terjadinya Rampan Karies Pada Anak Pra Sekolah
Early Childhood caries is a multifactorial disease in which these factors interact. Factors of dental caries occurrence include factors from food, oral hygiene, and unhealthy habit...

