Javascript must be enabled to continue!
EFEK PENAMBAHAN KUNING TELUR OMEGA-3 PADA PENGENCER AIR KELAPA MUDA TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA BABI LANDRACE
View through CrossRef
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan kuning telur omega-3 dalam pengencer air kelapa muda terhadap kualitas spermatozoa babi Landrace. Bahan yang digunakan adalah semen segar dari seekor babi Landrace jantan dalam kondisi sehat dan telah dilatih dalam penampungan semen. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dengan empat ulangan, yaitu: P0: 80% Air Kelapa Muda+20% Kuning Telur Ayam Lokal, P1: 95% Air Kelapa Muda +5% Kuning Telur omega-3, P2: 90% Air Kelapa Muda +10% Kuning Telur omega-3, P3: 85% Air Kelapa Muda +15% Kuning Telur omega-3 dan P4: 80% Air Kelapa Muda +20% Kuning Telur omega-3. Semen yang sudah diencerkan, disimpan dalam cool box dengan suhu 18–20°C dan dievaluasi setiap 8 jam. Variabel penelitian yang diamati adalah: motilitas, viabilitas, abnormalitas dan daya tahan hidup spermatozoa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analysis of variance dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampai jam pengamatan ke-32 kualitas spermatozoa terbaik adalah pada perlakuan P3 dengan motilitas (46,25±2,50%), viabilitas (54,25±2,43%), abnormalitas (5,18±0,87%), daya tahan hidup (36,43±0,60%) dan perlakuan P4 dengan motilitas (41,25±2,50%), viabilitas (53,04±4,67%), abnormalitas (5,04±0,92%), daya tahan hidup (33,11±2,22%). Dapat disimpulkan bahwa penambahan Kuning Telur Omega-3 sebanyak 15–20% dalam pengencer Air Kelapa Muda mampu menjaga kualitas spermatozoa babi Landrace terutama motilitas dan viabilitas namun tidak dengan abnormalitas dan daya tahan hidup spermatozoa.
Kata kunci: Air kelapa muda, Babi landrace, Kuning telur omega-3, Spermatozoa.
Universitas Tulang Bawang Lampung
Title: EFEK PENAMBAHAN KUNING TELUR OMEGA-3 PADA PENGENCER AIR KELAPA MUDA TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA BABI LANDRACE
Description:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan kuning telur omega-3 dalam pengencer air kelapa muda terhadap kualitas spermatozoa babi Landrace.
Bahan yang digunakan adalah semen segar dari seekor babi Landrace jantan dalam kondisi sehat dan telah dilatih dalam penampungan semen.
Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dengan empat ulangan, yaitu: P0: 80% Air Kelapa Muda+20% Kuning Telur Ayam Lokal, P1: 95% Air Kelapa Muda +5% Kuning Telur omega-3, P2: 90% Air Kelapa Muda +10% Kuning Telur omega-3, P3: 85% Air Kelapa Muda +15% Kuning Telur omega-3 dan P4: 80% Air Kelapa Muda +20% Kuning Telur omega-3.
Semen yang sudah diencerkan, disimpan dalam cool box dengan suhu 18–20°C dan dievaluasi setiap 8 jam.
Variabel penelitian yang diamati adalah: motilitas, viabilitas, abnormalitas dan daya tahan hidup spermatozoa.
Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analysis of variance dan dilanjutkan dengan uji Duncan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampai jam pengamatan ke-32 kualitas spermatozoa terbaik adalah pada perlakuan P3 dengan motilitas (46,25±2,50%), viabilitas (54,25±2,43%), abnormalitas (5,18±0,87%), daya tahan hidup (36,43±0,60%) dan perlakuan P4 dengan motilitas (41,25±2,50%), viabilitas (53,04±4,67%), abnormalitas (5,04±0,92%), daya tahan hidup (33,11±2,22%).
Dapat disimpulkan bahwa penambahan Kuning Telur Omega-3 sebanyak 15–20% dalam pengencer Air Kelapa Muda mampu menjaga kualitas spermatozoa babi Landrace terutama motilitas dan viabilitas namun tidak dengan abnormalitas dan daya tahan hidup spermatozoa.
Kata kunci: Air kelapa muda, Babi landrace, Kuning telur omega-3, Spermatozoa.
Related Results
Kualitas Semen Cair dan Semen Beku Kambing Peranakan Etawa (PE) pada Berbagai Jenis Pengencer
Kualitas Semen Cair dan Semen Beku Kambing Peranakan Etawa (PE) pada Berbagai Jenis Pengencer
Penggunaan pengencer komersial pada pembuatan semen beku kambing PE umum digunakan di Indonesia. Namun penggunaan pengencer komersial ini memiliki kelemahan, yaitu masa simpan yan...
PENGGUNAAN LEVEL GLISEROL DALAM PENGENCER SITRAT-KUNING TELUR GUNA MEMPERTAHANKAN KUALITAS SPERMATOZOA BABI LANDRACE PADA SUHU PENYIMPANAN 18-20OC
PENGGUNAAN LEVEL GLISEROL DALAM PENGENCER SITRAT-KUNING TELUR GUNA MEMPERTAHANKAN KUALITAS SPERMATOZOA BABI LANDRACE PADA SUHU PENYIMPANAN 18-20OC
Tujuan dari penelitian ini untuk menguji penggunaan level gliserol (GLY) dalam pengencer sitrat-kuning telur (S-KT) guna mempertahankan kualitas spermatozoa babi Landrace pada suhu...
Pengaruh Lama Penyimpanan terhadap Viabilitas dan pH Semen Babi Landrace yang di Encerkan Menggunakan Bahan Pengencer Sitrat Kuning Telur
Pengaruh Lama Penyimpanan terhadap Viabilitas dan pH Semen Babi Landrace yang di Encerkan Menggunakan Bahan Pengencer Sitrat Kuning Telur
Masalah pengenceran semen segar yaitu adanya pengaruh lama penyimpanan. Kelemahan ini dapat diatasi dengan perlakuan waktu pada semen segar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetah...
PENGARUH PENAMBAHAN VIRGIN COCONUT OIL DAN VITAMIN C DALAM PENGENCER SARI BUAH SEMANGKA KUNING TELUR TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA BABI LANDRACE
PENGARUH PENAMBAHAN VIRGIN COCONUT OIL DAN VITAMIN C DALAM PENGENCER SARI BUAH SEMANGKA KUNING TELUR TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA BABI LANDRACE
Penelitian ini bertujuan menemukan kombinasi terbaik penambahan virgin coconut oil (VCO) dan vitamin C dalam pengencer sari buah semangka dan kuning telur untuk mempertahankan kual...
Karakteristik Semen Segar dan Motilitas Spermatozoa Ayam Hutan Merah (Gallus Gallus) dalam Pengencer yang Mengandung Air Tebu
Karakteristik Semen Segar dan Motilitas Spermatozoa Ayam Hutan Merah (Gallus Gallus) dalam Pengencer yang Mengandung Air Tebu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui level air tebu terbaik untuk ditambahkan dalam pengencer semen ayam hutan merah berbasis ringer laktat kuning telur. Semen dikoleksi mengg...
PENGARUH PENAMBAHAN FRUKTOSA DAN LAKTOSA DALAM PENGENCER SITRAT-KUNING TELUR TERHADAP KUALITAS SEMEN CAIR BABI LANDRACE
PENGARUH PENAMBAHAN FRUKTOSA DAN LAKTOSA DALAM PENGENCER SITRAT-KUNING TELUR TERHADAP KUALITAS SEMEN CAIR BABI LANDRACE
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan fruktosa dan laktosa dalam pengencer sitrat kuning telur (S-KT) terhadap kualitas semen cair babi Landrace. Penelitian in...
STUDI KUALITAS ORGANOLEPTIK KULIT BABI GULING DARI BAHAN BAKU BABI BALI DAN BABI LANDRACE
STUDI KUALITAS ORGANOLEPTIK KULIT BABI GULING DARI BAHAN BAKU BABI BALI DAN BABI LANDRACE
Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbandingan kualitas organoleptik kulit babi guling yang berasal daribabi bali dan babi landrace. Kulit babi guling ini adalah salah satu bag...
PENGARUH KOSENTRASI ASAP CAIR DAN UMUR SIMPAN TERHADAP KANDUNGAN GIZI DAN pH TELUR ITIK TALANG BENIH
PENGARUH KOSENTRASI ASAP CAIR DAN UMUR SIMPAN TERHADAP KANDUNGAN GIZI DAN pH TELUR ITIK TALANG BENIH
ABSTRAKTelur merupakan salah satu bahan makanan yang hampir sempurna karena mengandung zat gizi lengkap antara lain protein, lemak, vitamin dan mineral. Telur memiliki kelemahan ya...

