Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

DISTRIBUSI PENYAKIT HAWAR DAUN BAKTERI PADA TANAMAN BAWANG MERAH DI SUMATERA

View through CrossRef
Penyakit hawar daun bakteri yang disebabkan oleh Xanthomonas axonopodis pv. Allii dan Pantoe ananatis merupakan penyakit penting pada tanaman bawang merah di sumatera dan provinsi penghasil bawang merah lainnya. Bakteri Xanthomonas axonopodis pv. Allii dan Pantoe ananatis mempunyai daerah sebaran yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran penyakit hawar daun bakteri pada tanaman bawang merah yang di sebabkan oleh Xanthomonas axonopodis pv. Allii dan Pantoe ananatis di Sumatera. Penelitian ini merupakan penelitian yang dilakukan dengan metode survey yaitu menghitung kejadian dan keparahan penyakit bawang merah yang ada di Sumatera. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di lapangan diketahui bahwa adanya serangan penyakit hawar daun bakteri pada bawang merah yang di sebabkan oleh Xanthomonas axonopodis pv. Allii dan Pantoe ananatis dengan kejadian dan keparahan yang berbeda-beda. Kejadian tertinggi terdapat di provinsi Sumatera barat dengan kejadian penyakit 98 % dan keparahan penyakit sebesar 82,27% dan 79,47%
Title: DISTRIBUSI PENYAKIT HAWAR DAUN BAKTERI PADA TANAMAN BAWANG MERAH DI SUMATERA
Description:
Penyakit hawar daun bakteri yang disebabkan oleh Xanthomonas axonopodis pv.
Allii dan Pantoe ananatis merupakan penyakit penting pada tanaman bawang merah di sumatera dan provinsi penghasil bawang merah lainnya.
Bakteri Xanthomonas axonopodis pv.
Allii dan Pantoe ananatis mempunyai daerah sebaran yang luas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran penyakit hawar daun bakteri pada tanaman bawang merah yang di sebabkan oleh Xanthomonas axonopodis pv.
Allii dan Pantoe ananatis di Sumatera.
Penelitian ini merupakan penelitian yang dilakukan dengan metode survey yaitu menghitung kejadian dan keparahan penyakit bawang merah yang ada di Sumatera.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan di lapangan diketahui bahwa adanya serangan penyakit hawar daun bakteri pada bawang merah yang di sebabkan oleh Xanthomonas axonopodis pv.
Allii dan Pantoe ananatis dengan kejadian dan keparahan yang berbeda-beda.
Kejadian tertinggi terdapat di provinsi Sumatera barat dengan kejadian penyakit 98 % dan keparahan penyakit sebesar 82,27% dan 79,47%.

Related Results

PENGOPTIMALAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DENGAN PEMANFAATAN PUPUK KANDANG AYAM
PENGOPTIMALAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DENGAN PEMANFAATAN PUPUK KANDANG AYAM
Bawang merah (Allium Ascalonicum L.) merupakan family dari Lilyceae yang berasal dari Asia Tengah, yaitu sekitar Bangladesh, India, dan Pakistan. Bawang merah merupakan salah satu ...
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi, baik ditinjau dari sisi pemenuhan untuk konsumsi nasional, sebagai sumber peng...
POTENSI DAN PELUANG PENGEMBANGAN SENTRA PRODUKSI BAWANG MERAH PROVINSI SUMATERA UTARA
POTENSI DAN PELUANG PENGEMBANGAN SENTRA PRODUKSI BAWANG MERAH PROVINSI SUMATERA UTARA
<pre>Bawang merah memiliki peran strategis dalam perekonomian Provinsi Sumatera Utara. Bawang merah merupakan salah satu komoditas utama sebagai penyumbang inflasi. Namun dem...
Identifikasi Penyakit Trotol pada Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) menggunakan Pengolahan Citra Digital dengan Metode Jarak
Identifikasi Penyakit Trotol pada Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) menggunakan Pengolahan Citra Digital dengan Metode Jarak
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan bahan baku industri pengolahan bawang goreng dan menjadi produk terbaik di Kota Palu. Dalam usaha penanaman, penyakit bawang merah me...
Produksi Bawang Merah pada Musim Hujan dengan Aplikasi Rhizobakteria Pemacu Tumbuh Tanaman
Produksi Bawang Merah pada Musim Hujan dengan Aplikasi Rhizobakteria Pemacu Tumbuh Tanaman
ABSTRAK Bawang merah (Allium ascalonicum L.) termasuk tanamanĀ  hortikultura yang bernilai ekonomis tinggi di Indonesia. Kebutuhan bawang merah terus meningkat, namun hasil produks...
Optimalisasi Petani Bawang Merah Melalui Alat Pengolah Bawang Merah 3 in 1
Optimalisasi Petani Bawang Merah Melalui Alat Pengolah Bawang Merah 3 in 1
Desa Tegalrejo merupakan salah satu desa penghasil bawang merah di daerah Tulungagung, dengan adanya kelompok tani maka pertanian di desa tersebut terbilang maju dan modern. Suko T...
Strategi Pengembangan Agribisnis Komoditas Bawang Merah di Kabupaten Banyuwangi
Strategi Pengembangan Agribisnis Komoditas Bawang Merah di Kabupaten Banyuwangi
Shallots are vegetable commodities that have long been superior and have been intensively cultivated by many farmers. They belong to the group of non-substituted spices that functi...
Aplikasi Biopestisida Fobio Terhadap Penyakit Moler (Fusarium oxysporum) Pada Tiga Varietas Bawang Merah Di Kota Probolinggo
Aplikasi Biopestisida Fobio Terhadap Penyakit Moler (Fusarium oxysporum) Pada Tiga Varietas Bawang Merah Di Kota Probolinggo
Latar Belakang: Bawang merah (Allium Ascolonicum L). merupakan tanaman musiman yang banyak ditanam oleh para petani secara intensif. Meskipun permintaan hasil produktivitas tanaman...

Back to Top