Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Fenomena Hutang Piutang Emas dalam Tinjauan Ekonomi Syariah

View through CrossRef
Penelitian ini menjelaskan tentang fenomena hutang piutang emas dalam tinjauan ekonomi Islam yang ada di desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana fenomena hutang piutang emas di desa Lubuk Sidup Kecamatan Sekerak Kecamatan Sekerak dalam tinjauan ekonomi Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi, serta teknik analisis data dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hutang piutang emas yang terjadi di desa Lubuk Sidup masih terdapatnya kesenjangan, hal ini dibuktikan dengan adanya ketentuan yang diberikan pihak pemberi hutang kepada si penghutang yaitu berupa biaya tambahan. Adanya biaya tambahan dalam hutang piutang adalah salah satu bentuk transaksi yang mengandung riba, serta biaya denda yang harus dibayarkan si penghutang, akibat keterlambatan dalam pembayaran, menyebabkan pihak penghutang merasa dirugikan dan semakin terbebani. Selain itu praktik hutang piutang yang terjadi di desa Lubuk Sidup juga tidak sesuai dengan prinsip-prinsip dalam ekonomi Islam yaitu tauhid, akhlak, keseimbangan, kebebasan individu, dan keadilan.
Title: Fenomena Hutang Piutang Emas dalam Tinjauan Ekonomi Syariah
Description:
Penelitian ini menjelaskan tentang fenomena hutang piutang emas dalam tinjauan ekonomi Islam yang ada di desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak.
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana fenomena hutang piutang emas di desa Lubuk Sidup Kecamatan Sekerak Kecamatan Sekerak dalam tinjauan ekonomi Islam.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research).
Teknik pengumpulan data melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi, serta teknik analisis data dengan pendekatan deskriptif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hutang piutang emas yang terjadi di desa Lubuk Sidup masih terdapatnya kesenjangan, hal ini dibuktikan dengan adanya ketentuan yang diberikan pihak pemberi hutang kepada si penghutang yaitu berupa biaya tambahan.
Adanya biaya tambahan dalam hutang piutang adalah salah satu bentuk transaksi yang mengandung riba, serta biaya denda yang harus dibayarkan si penghutang, akibat keterlambatan dalam pembayaran, menyebabkan pihak penghutang merasa dirugikan dan semakin terbebani.
Selain itu praktik hutang piutang yang terjadi di desa Lubuk Sidup juga tidak sesuai dengan prinsip-prinsip dalam ekonomi Islam yaitu tauhid, akhlak, keseimbangan, kebebasan individu, dan keadilan.

Related Results

Nilai Piutang dan Pembiayaan Tiga Bank Syariah di Indonesia Sebelum dan Sesudah Merger
Nilai Piutang dan Pembiayaan Tiga Bank Syariah di Indonesia Sebelum dan Sesudah Merger
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak merger pada nilai piutang murabahah, piutang istishna’, pembiayaan mudharabah, serta pembiayaan musyarakah pada masing-masing bank ...
Tijauan Hukum Islam Terhadap Jual Beli Emass Online di Tokopedia
Tijauan Hukum Islam Terhadap Jual Beli Emass Online di Tokopedia
Abstrak. Dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh jual beli emas online pada fitur Tokopedia Emas dengan pembayarannya secara tidak langsung melainkan metode pembayarannya memaka...
TINJAUAN PENGELOLAAN PIUTANG PADA KANMA GROUP
TINJAUAN PENGELOLAAN PIUTANG PADA KANMA GROUP
Piutang merupakan asset liquid yang sangat penting perputarannya sehingga piutang perlu direncanakan dan dianalisa dengan tepat sehingga manajemen piutang dagang dapat berjalan den...
PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PIUTANG PADA KOPERASI KONVENSIONAL DI KOTA BANJARMASIN
PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PIUTANG PADA KOPERASI KONVENSIONAL DI KOTA BANJARMASIN
Tujuan penelitian untuk mengetahui pengelolaan akuntansi piutang selama ini dan bagaimanakah seharusnya penerapan standar akuntansi keuangan piutang Koperasi Konvensional Di Kota B...
ANALISIS AKUNTANSI PIUTANG TERHADAP PEMBERIAN PEMBIAYAAN ANGGOTA PADA BMT KHAIRUL AMIN KABUPATEN BANJAR
ANALISIS AKUNTANSI PIUTANG TERHADAP PEMBERIAN PEMBIAYAAN ANGGOTA PADA BMT KHAIRUL AMIN KABUPATEN BANJAR
Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui akuntansi piutang terhadap pemberian pembiayaan anggota pada BMT Khairul Amin Kabupaten Banjar selama ini dan yang seharusnya. Anali...
Analisis Transaksi Hutang-Piutang dengan Sistem Ijon
Analisis Transaksi Hutang-Piutang dengan Sistem Ijon
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis transaksi hutang piutang dengan sisitem Ijon di desa jolotigo. Populasi dari penelitian ini adalah 265 orang dan sampel yang di...
Hutang Piutang Dalam Perspektif Umum
Hutang Piutang Dalam Perspektif Umum
Hutang piutang adalah salah satu aspek yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Dalam Islam, hutang piutang menjadi perhatian yang sangat besar, karena Islam mengajarkan agar o...
PENGELOLAAN PIUTANG PERUSAHAAN SUB-SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN DI INDONESIA
PENGELOLAAN PIUTANG PERUSAHAAN SUB-SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN DI INDONESIA
ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan piutang pada beberapa perusahaan sub sektor makanan dan minuman. Metode pengambilan sampel yang digunaka...

Back to Top