Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Nilai Piutang dan Pembiayaan Tiga Bank Syariah di Indonesia Sebelum dan Sesudah Merger

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak merger pada nilai piutang murabahah, piutang istishna’, pembiayaan mudharabah, serta pembiayaan musyarakah pada masing-masing bank yakni PT Bank BRI Syariah (BRIS), PT Bank BNI Syariah (BNIS), dan PT Bank Syariah Mandiri (BSM) sebelum dan sesudah mengalami merger menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI), data yang digunakan menjadi acuan adalah laporan keuangan sejak tahun 2016 sampai dengan tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada piutang murabahah, piutang istishna’, pembiayaan mudharabah, serta pembiayaan musyarakah pada Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak merger pada nilai piutang murabahah, piutang istishna’, pembiayaan mudharabah, serta pembiayaan musyarakah pada masing-masing bank yakni PT Bank BRI Syariah (BRIS), PT Bank BNI Syariah (BNIS), dan PT Bank Syariah Mandiri (BSM) sebelum dan sesudah mengalami merger menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI), data yang digunakan menjadi acuan adalah laporan keuangan sejak tahun 2016 sampai dengan tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada piutang murabahah, piutang istishna’, pembiayaan mudharabah, serta pembiayaan musyarakah pada ketiga bank saat sebelum dan sesudah merger. Nilai rata-rata piutang murabahah, piutang istishna’, dan pembiayaan musyarakah pada BRIS, BNIS, BSM meningkat sesudah melakukan merger menjadi BSI, tetapi nilai rata-rata pembiayaan mudharabah pada BRIS, BNIS, BSM justru mengalami penurunan sesudah melakukan merger menjadi BSI. Berbeda dari penelitian-penelitian sebelumnya, yang lebih menyorot pada dampak merger pada profitabilitas, asset, permodalan, pelanggan, karyawan dan masyarakat, pada penelitian kali ini, akan lebih fokus pada pergerakan nilai laporan keuangan yang telah dipublikasi terutama dalam aspek piutang dan pembiayaan. Limitasi penelitian ini hanyalah menggunakan data piutang dan pembiayaan, olehnya penelitian lebih lanjut dapat mengembangkan penelitian ini dari data laporan keuangan lainnya dengan rentan waktu terbaru. Kata kunci: piutang; pembiayaan; merger; BSI
Title: Nilai Piutang dan Pembiayaan Tiga Bank Syariah di Indonesia Sebelum dan Sesudah Merger
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak merger pada nilai piutang murabahah, piutang istishna’, pembiayaan mudharabah, serta pembiayaan musyarakah pada masing-masing bank yakni PT Bank BRI Syariah (BRIS), PT Bank BNI Syariah (BNIS), dan PT Bank Syariah Mandiri (BSM) sebelum dan sesudah mengalami merger menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI), data yang digunakan menjadi acuan adalah laporan keuangan sejak tahun 2016 sampai dengan tahun 2022.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada piutang murabahah, piutang istishna’, pembiayaan mudharabah, serta pembiayaan musyarakah pada Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak merger pada nilai piutang murabahah, piutang istishna’, pembiayaan mudharabah, serta pembiayaan musyarakah pada masing-masing bank yakni PT Bank BRI Syariah (BRIS), PT Bank BNI Syariah (BNIS), dan PT Bank Syariah Mandiri (BSM) sebelum dan sesudah mengalami merger menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI), data yang digunakan menjadi acuan adalah laporan keuangan sejak tahun 2016 sampai dengan tahun 2022.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada piutang murabahah, piutang istishna’, pembiayaan mudharabah, serta pembiayaan musyarakah pada ketiga bank saat sebelum dan sesudah merger.
Nilai rata-rata piutang murabahah, piutang istishna’, dan pembiayaan musyarakah pada BRIS, BNIS, BSM meningkat sesudah melakukan merger menjadi BSI, tetapi nilai rata-rata pembiayaan mudharabah pada BRIS, BNIS, BSM justru mengalami penurunan sesudah melakukan merger menjadi BSI.
Berbeda dari penelitian-penelitian sebelumnya, yang lebih menyorot pada dampak merger pada profitabilitas, asset, permodalan, pelanggan, karyawan dan masyarakat, pada penelitian kali ini, akan lebih fokus pada pergerakan nilai laporan keuangan yang telah dipublikasi terutama dalam aspek piutang dan pembiayaan.
Limitasi penelitian ini hanyalah menggunakan data piutang dan pembiayaan, olehnya penelitian lebih lanjut dapat mengembangkan penelitian ini dari data laporan keuangan lainnya dengan rentan waktu terbaru.
Kata kunci: piutang; pembiayaan; merger; BSI.

Related Results

The Business Cycle as a Moderator of Financing for Financing Risk of Islamic Commercial Banks in Indonesia
The Business Cycle as a Moderator of Financing for Financing Risk of Islamic Commercial Banks in Indonesia
ABSTRACT Islamic banking is undoubtedly faced with several potential financing risks, with the three largest financing contracts (Mudharaba, Musharaka, and Murabaha) that reduce th...
STATUS HUKUM NASABAH BNI SYARIAH SETELAH MERGER MENJADI BANK SYARIAH INDONESIA
STATUS HUKUM NASABAH BNI SYARIAH SETELAH MERGER MENJADI BANK SYARIAH INDONESIA
Abstrak Penelitian ini membahas tentang bagaimana status hukum nasabah BNI Syariah Makassar setelah merger menjadi Bank Syariah Indonesia. Kelahiran Bank Syariah Indonesia, pengga...
KETERTARIKAN PENGUSAHA MUSLIM PAMELLA SUNARDI PEMILIK PAMELLA SUPERMARKET YOGYAKARTA MENGGUNAKAN PRODUK PEMBIAYAAN DI BANK SYARIAH
KETERTARIKAN PENGUSAHA MUSLIM PAMELLA SUNARDI PEMILIK PAMELLA SUPERMARKET YOGYAKARTA MENGGUNAKAN PRODUK PEMBIAYAAN DI BANK SYARIAH
AbstractIslamic banking now has a legal strength by the presence of law number 21 of 2008 which is very influential for the existence of Islamic banking. Currently the market share...
PENGARUH PEMBIAYAAN MUDHARABAH DAN PEMBIAYAAN MUSYARAKAH TERHADAP LABA BERSIH BANK UMUM SYARIAH TAHUN 2014-2017
PENGARUH PEMBIAYAAN MUDHARABAH DAN PEMBIAYAAN MUSYARAKAH TERHADAP LABA BERSIH BANK UMUM SYARIAH TAHUN 2014-2017
Tujuan dari penelitian ini adalah 1) menganalisis pengaruh pembiayaan mudharabah terhadap laba bersih pada bank umum syariah periode 2014-2017. 2) menganalisis pengaruh pembiayaan ...
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
ABSTRACT The Covid-19 pandemic has changed economic conditions in various countries, including Indonesia. One of the sectors affected is the capital market sector which can also de...
ANALISIS AKUNTANSI PIUTANG TERHADAP PEMBERIAN PEMBIAYAAN ANGGOTA PADA BMT KHAIRUL AMIN KABUPATEN BANJAR
ANALISIS AKUNTANSI PIUTANG TERHADAP PEMBERIAN PEMBIAYAAN ANGGOTA PADA BMT KHAIRUL AMIN KABUPATEN BANJAR
Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui akuntansi piutang terhadap pemberian pembiayaan anggota pada BMT Khairul Amin Kabupaten Banjar selama ini dan yang seharusnya. Anali...
TINJAUAN PENGELOLAAN PIUTANG PADA KANMA GROUP
TINJAUAN PENGELOLAAN PIUTANG PADA KANMA GROUP
Piutang merupakan asset liquid yang sangat penting perputarannya sehingga piutang perlu direncanakan dan dianalisa dengan tepat sehingga manajemen piutang dagang dapat berjalan den...
PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PIUTANG PADA KOPERASI KONVENSIONAL DI KOTA BANJARMASIN
PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PIUTANG PADA KOPERASI KONVENSIONAL DI KOTA BANJARMASIN
Tujuan penelitian untuk mengetahui pengelolaan akuntansi piutang selama ini dan bagaimanakah seharusnya penerapan standar akuntansi keuangan piutang Koperasi Konvensional Di Kota B...

Back to Top