Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi Kesesuaian Lahan Permukiman di Pesisir Kota Pekalongan
View through CrossRef
Kebutuhan lahan permukiman semakin tinggi, namun lahan yang tersedia di perkotaan semakin sempit. Hal ini menjadikan wilayah pinggiran kota sebagai salah satu alternatif lokasi lahan permukiman yang baru dan pada akhirnya memperluas wilayah kota yang telah ada. Oleh karena itu, perlu adanya evaluasi dan penyesuaian antara pengembangan lokasi lahan permukiman dengan kesesuaian lahan yang ada. Dengan mengetahui kesesuaian lahannya, maka dapat dilakukan penyusunan rencana dan tindakan yang akan dilakukan terhadap lahan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kesesuaian lahan permukiman di wilayah pesisir Kota Pekalongan dengan pembuatan data spasial berbasis SIG sebagai konsep pendekatan penelitian, dan menggunakan software ArcGIS. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan skoring untuk menentukan kesesuaian lahan kawasan permukiman. Analisis dilakukan dengan cara overlay atau menumpang-tindihkan parameter kesesuaian lahan yang telah diberikan skor untuk didapatkan output berupa data spasial kesesuaian lahan permukiman. Hasil penelitian ini adalah data spasial tentang kesesuaian lahan permukiman di wilayah pesisir Kota Pekalongan, dengan hasil evaluasi kesesuaian lahan permukiman eksisting sebanyak 4,10% berstatus tidak sesuai permanen karena berada di kawasan sempadan pantai dan sempadan sungai yang seharusnya merupakan kawasan lindung. Sedangkan evaluasi kesesuaian lahan permukiman rencana tidak mendapati lahan yang berstatus tidak sesuai.
Title: Evaluasi Kesesuaian Lahan Permukiman di Pesisir Kota Pekalongan
Description:
Kebutuhan lahan permukiman semakin tinggi, namun lahan yang tersedia di perkotaan semakin sempit.
Hal ini menjadikan wilayah pinggiran kota sebagai salah satu alternatif lokasi lahan permukiman yang baru dan pada akhirnya memperluas wilayah kota yang telah ada.
Oleh karena itu, perlu adanya evaluasi dan penyesuaian antara pengembangan lokasi lahan permukiman dengan kesesuaian lahan yang ada.
Dengan mengetahui kesesuaian lahannya, maka dapat dilakukan penyusunan rencana dan tindakan yang akan dilakukan terhadap lahan tersebut.
Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kesesuaian lahan permukiman di wilayah pesisir Kota Pekalongan dengan pembuatan data spasial berbasis SIG sebagai konsep pendekatan penelitian, dan menggunakan software ArcGIS.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan skoring untuk menentukan kesesuaian lahan kawasan permukiman.
Analisis dilakukan dengan cara overlay atau menumpang-tindihkan parameter kesesuaian lahan yang telah diberikan skor untuk didapatkan output berupa data spasial kesesuaian lahan permukiman.
Hasil penelitian ini adalah data spasial tentang kesesuaian lahan permukiman di wilayah pesisir Kota Pekalongan, dengan hasil evaluasi kesesuaian lahan permukiman eksisting sebanyak 4,10% berstatus tidak sesuai permanen karena berada di kawasan sempadan pantai dan sempadan sungai yang seharusnya merupakan kawasan lindung.
Sedangkan evaluasi kesesuaian lahan permukiman rencana tidak mendapati lahan yang berstatus tidak sesuai.
Related Results
Evaluasi Kesesuaian Lahan Permukiman di Kota Palopo
Evaluasi Kesesuaian Lahan Permukiman di Kota Palopo
AbstrakSeiring berjalannya waktu pertambahan jumlah penduduk terus meningkat, mengakibatkan terjadinya perubahan penggunaan lahan. Berdasarkan data BPS Kota Palopo terjadi pertamba...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN DI ZONA RAWAN BENCANA TANAH LONGSOR PADA KAWASAN RAWAN BENCANA KABUPATEN LAMPUNG BARAT
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN DI ZONA RAWAN BENCANA TANAH LONGSOR PADA KAWASAN RAWAN BENCANA KABUPATEN LAMPUNG BARAT
Kabupaten Lampung Barat merupakan kabupaten yang terletak pada geografis ketinggian 50 sampai >1.000 km². Penggunaan lahan permukiman pada kondisi geografis Kabupaten Lampung Ba...
PENATAAN PERMUKIMAN KUMUH MASYARAKAT PESISIR DI DESA SANGSIT
PENATAAN PERMUKIMAN KUMUH MASYARAKAT PESISIR DI DESA SANGSIT
Desa Sangsit merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Buleleng yang memiliki sumberdaya kelautan yang potensial. Kenyataan ini didukung dengan peningkatan produktivitas hasil tangka...
Arahan Kesesuaian Lahan Fungsi Permukiman Di Kabupaten Sigi
Arahan Kesesuaian Lahan Fungsi Permukiman Di Kabupaten Sigi
Pertambahan penduduk yang tidak di imbangi dengan ketersediaan lahan, menyebabkan banyak penduduk yang memanfaatkan lahan untuk permukiman. Bentang alam Kabupaten Sigi yang didomin...
Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Prasarana Lingkungan Permukiman Kekalik Timur Kota Mataram
Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Prasarana Lingkungan Permukiman Kekalik Timur Kota Mataram
Lingkungan permukiman Kekalik Timur mengalami pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan, hal ini dapat mempengaruhi ruang terbuka hijau dan ketersediaan prasarana lingkungan ya...
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
<p>Pertumbuhan penduduk, peningkatan pendapatan, dan pesatnya pembangunan menjadikan permasalahan penggunaan lahan semakin kompleks. Lahan berperan sebagai penyedia pangan, n...
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN KAWASAN PERMUKIMAN DI KOTA RUMBIA KABUPATEN BOMBANA
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN KAWASAN PERMUKIMAN DI KOTA RUMBIA KABUPATEN BOMBANA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian lahan kawasan permukiman di Kota Rumbia dengan menggunakan analisis Geographic Information System (GIS) dengan teknik overlay p...

