Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Keanekaragaman dan Distribusi Formicidae di Hutan Wisata Sesaot, Lombok Barat NTB

View through CrossRef
Hutan Wisata Sesaot merupakan kawasan wisata yang berbasis ekologi. Mempertahankan keberadaan sumberdaya hayati di kawasan perlu dilakukan supaya kegiatan wisata terjadi secara berkelanjutan. Salah satu sumberdaya hayati tersebut adalah formicidae. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis keanekaragaman dan distribusi spesies formicidae.  Data dikoleksi dari sampel yang diambil di 2 stasiun yaitu stasiun 1 berada di jalan masuk utama kawasan hutan wisata Sesaot dan stasiun 1 berada di sebelah utara stasiun 1. Pembatas antara stasiun 1 dan stasiun 2 adalah sungai yang di jadikan tempat pemandian untuk pariwisata. Analisis keanekaragaman menggunakan indeks Shanon-Wienner, dan distribusi spesies diukur menggunakan indeks Morisita. Hasil menunjukkan bahwa indeks keanekaragaman pada stasiun1 (H’= 1,57) dan stasiun 2 (H’= 1,55). Sedangkan nilai indeks Morisita semua spesies > 1. Selama pengamatan berhasil dikoleksi 1493 spesimen dari 5 jenis formicidae yaitu Oecophylla smaragdina, Odontomachus bauri, Monomorium minimum, Melophorus bagoti, dan Formica rufa. Spesies yang paling banyak ditemukan adalah Melophorus bagoti. dan yang paling sedikit adalah Formica rufa. Kesimpulan penelitian ini Indeks keanekaragaman formicidae lebih tinggi pada stasiun 1 dibandingkan dengan stasiun 2. Semua spesies formicidae memiliki pola distribusi mengelompok.
Title: Keanekaragaman dan Distribusi Formicidae di Hutan Wisata Sesaot, Lombok Barat NTB
Description:
Hutan Wisata Sesaot merupakan kawasan wisata yang berbasis ekologi.
Mempertahankan keberadaan sumberdaya hayati di kawasan perlu dilakukan supaya kegiatan wisata terjadi secara berkelanjutan.
Salah satu sumberdaya hayati tersebut adalah formicidae.
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis keanekaragaman dan distribusi spesies formicidae.
  Data dikoleksi dari sampel yang diambil di 2 stasiun yaitu stasiun 1 berada di jalan masuk utama kawasan hutan wisata Sesaot dan stasiun 1 berada di sebelah utara stasiun 1.
Pembatas antara stasiun 1 dan stasiun 2 adalah sungai yang di jadikan tempat pemandian untuk pariwisata.
Analisis keanekaragaman menggunakan indeks Shanon-Wienner, dan distribusi spesies diukur menggunakan indeks Morisita.
Hasil menunjukkan bahwa indeks keanekaragaman pada stasiun1 (H’= 1,57) dan stasiun 2 (H’= 1,55).
Sedangkan nilai indeks Morisita semua spesies > 1.
Selama pengamatan berhasil dikoleksi 1493 spesimen dari 5 jenis formicidae yaitu Oecophylla smaragdina, Odontomachus bauri, Monomorium minimum, Melophorus bagoti, dan Formica rufa.
Spesies yang paling banyak ditemukan adalah Melophorus bagoti.
dan yang paling sedikit adalah Formica rufa.
Kesimpulan penelitian ini Indeks keanekaragaman formicidae lebih tinggi pada stasiun 1 dibandingkan dengan stasiun 2.
Semua spesies formicidae memiliki pola distribusi mengelompok.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KAJIAN TENTANG POTENSI DAYA TARIK WISATA SYARIAH DI PULAU LOMBOK
KAJIAN TENTANG POTENSI DAYA TARIK WISATA SYARIAH DI PULAU LOMBOK
Wisata syariah adalah wisata yang mengedepankan nilai islam dalam setiap aktivitasnya, wisata syariah itu sendiri memiliki arti yang lebih luas yaitu pariwisata yang keseluruhannya...
Strategi Pengembangan Wisata Halal di Pulau Lombok
Strategi Pengembangan Wisata Halal di Pulau Lombok
Abstract. One Thesis Title : Development of Halal Tourism Strategy on Lombok Island Lombok Island is one of the islands in West Nusa Tenggara Province which has a variety of superi...
Gastropoda test family of Neritidae as bioindicator to health status of mangrove forest Pulau Tunda Serang Banten, Indonesia
Gastropoda test family of Neritidae as bioindicator to health status of mangrove forest Pulau Tunda Serang Banten, Indonesia
Uji gastropoda famili Neritidae terhadap habitatnya di ekosistem mangrove dilakukan di dua stasiun pengamatan di Pulau Tunda Serang Banten pada Januari 2014. Penelitian ini bertuju...
Transformasi Digital Masyarakat: Pemberdayaan Melalui Program Computer Operator Assistant
Transformasi Digital Masyarakat: Pemberdayaan Melalui Program Computer Operator Assistant
Masyarakat di Desa Sesaot, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat terkenal dengan desa wisatanya. Akan tetapi pemuda desa dan perangkat desa di desa tersebut belum banyak yang m...
Sistem Informasi Pemetaan Objek Wisata Lombok Berbasis Web
Sistem Informasi Pemetaan Objek Wisata Lombok Berbasis Web
Abstrak – Lombok merupakan bagian dari wilayah provinsi NTB yang memiliki banyak tempat wisata dan menjadi pavorit para wisatawan (traveler) diantaranya Gili Trawangan, Gili Meno, ...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
KEANEKARAGAMAN JENIS KUPU-KUPU DIKAWASAN HUTAN BATU TIKAR KECAMATAN LUWUK KABUPATEN BANGGAI
KEANEKARAGAMAN JENIS KUPU-KUPU DIKAWASAN HUTAN BATU TIKAR KECAMATAN LUWUK KABUPATEN BANGGAI
ABSTRAKNILLA ERNI NURRACHMAH NINGSIH. 2022. Keanekaragaman Jenis Kupu-kupu di Kawasan Hutan Batu Tikar Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai. (Dibimbing oleh Sulasmi Anggo dan Wahyudin...

Back to Top