Javascript must be enabled to continue!
Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Berbasis Web di Lingkungan Pemerintah Desa Sukaresik
View through CrossRef
Pengelolaan arsip surat menyurat di instansi pemerintahan desa masih banyak dilakukan secara manual, sehingga menimbulkan berbagai permasalahan seperti keterlambatan pencarian dokumen, risiko kehilangan arsip, dan kurangnya efisiensi dalam proses administrasi. Desa Sukaresik, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, merupakan salah satu contoh wilayah yang menghadapi tantangan serupa dalam pengelolaan arsip dinamis, khususnya dalam hal surat masuk dan surat keluar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Informasi Kearsipan Dinamis berbasis web yang dapat membantu perangkat desa dalam mengelola surat menyurat secara lebih efektif dan terstruktur. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi berbasis web yang dapat mencatat, menyimpan, dan menelusuri data surat masuk dan surat keluar dengan fitur pencarian, pengelompokan arsip, serta pelaporan secara digital. Sistem ini juga dilengkapi dengan otorisasi pengguna untuk menjaga keamanan dan kerahasiaan arsip. Uji coba yang dilakukan di lingkungan kantor Desa Sukaresik menunjukkan bahwa sistem dapat mempercepat proses pengarsipan dan mempermudah pencarian dokumen dibandingkan dengan sistem manual sebelumnya. Dengan demikian, sistem informasi ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam meningkatkan efisiensi tata kelola surat menyurat di tingkat desa dan mendukung upaya digitalisasi administrasi desa.
Title: Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Berbasis Web di Lingkungan Pemerintah Desa Sukaresik
Description:
Pengelolaan arsip surat menyurat di instansi pemerintahan desa masih banyak dilakukan secara manual, sehingga menimbulkan berbagai permasalahan seperti keterlambatan pencarian dokumen, risiko kehilangan arsip, dan kurangnya efisiensi dalam proses administrasi.
Desa Sukaresik, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, merupakan salah satu contoh wilayah yang menghadapi tantangan serupa dalam pengelolaan arsip dinamis, khususnya dalam hal surat masuk dan surat keluar.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Informasi Kearsipan Dinamis berbasis web yang dapat membantu perangkat desa dalam mengelola surat menyurat secara lebih efektif dan terstruktur.
Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan.
Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi berbasis web yang dapat mencatat, menyimpan, dan menelusuri data surat masuk dan surat keluar dengan fitur pencarian, pengelompokan arsip, serta pelaporan secara digital.
Sistem ini juga dilengkapi dengan otorisasi pengguna untuk menjaga keamanan dan kerahasiaan arsip.
Uji coba yang dilakukan di lingkungan kantor Desa Sukaresik menunjukkan bahwa sistem dapat mempercepat proses pengarsipan dan mempermudah pencarian dokumen dibandingkan dengan sistem manual sebelumnya.
Dengan demikian, sistem informasi ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam meningkatkan efisiensi tata kelola surat menyurat di tingkat desa dan mendukung upaya digitalisasi administrasi desa.
Related Results
Pengaruh Pelaksanaan Kegiatan Pengawasan Kearsipan oleh ANRI Terhadap Kualitas Penyelenggaraan Kearsipan Pada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi
Pengaruh Pelaksanaan Kegiatan Pengawasan Kearsipan oleh ANRI Terhadap Kualitas Penyelenggaraan Kearsipan Pada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Pelaksanaan Kegiatan Pengawasan Kearsipan olehANRI terhadap Kualitas Penyelenggaraan Kearsipan pada Kementerian Desa, P...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015 Alok...
IMPLEMENTASI DAN PELATIHAN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI SURAT DAN POTENSI DESA BERBASIS WEB DI DESA KENDERAN
IMPLEMENTASI DAN PELATIHAN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI SURAT DAN POTENSI DESA BERBASIS WEB DI DESA KENDERAN
Pemerintah desa saat ini sudah dituntut untuk dapat memberikan pelayanan ataupun informasi kepada masyarakat dengan cepat. Hal ini menjadi penting menimbang selama ini desa diposis...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Implementasi Sistem Informasi Desa (Si Sekar) Berbasis Website
Implementasi Sistem Informasi Desa (Si Sekar) Berbasis Website
Sistem informasi desa (SID) adalah suatu sistem dengan tujuan mendokumetasikan data dan informasi untuk memperlancar kegiatan pemerintahan desa. Desa Sei Karang berada di Kecamatan...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
MEMBANGUN E-GOVERMENT SISTEM INFORMASI PEMERINTAH DESA BERBASIS WEB DI PULAU MAITARA
MEMBANGUN E-GOVERMENT SISTEM INFORMASI PEMERINTAH DESA BERBASIS WEB DI PULAU MAITARA
Pulau Maitara Memiliki banyak potensi desa untuk di kembangkan, Akan tetapi Pemerintah desa Pulau maitara belum memiliki sebuah E-Goverment sistem informasi Pemerintah desa. Prose...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...

