Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Micro Hijabers Celebrity: Membentuk Identitas dengan Update Self-Story via Instagram (Kasus Dian Pelangi)

View through CrossRef
Artikel ini akan membahas mengenai fenomena hijabers yang sering mewarnai media sosial seperti Instagram. Fenomena mengenai hijabers yang tampil sebagai representasi wanita muslimah ini menarik untuk dikaji dari sisi pembentukan citra diri. Namun seiring berjalannya waktu hijabers juga menjadi model endorse produk-produk mulai dari kosmetik, jilbab dan lain sebagainya. Karena nilai keekonomian ini pula, hijabers tersebut menjadi tampil semenarik mungkin dengan foto atau gambar yang menunjang citra diri. Otomatis batas dalam membangun citra diri, menjadi kabur dan seakan tidak bisa dibedakan antara diri secara identitas personal sebagai micro-celebrity dengan diri sebagai model endorse. Pada titik inilah peneliti tertarik apa dan bagaimana para hijabers membangun percampuran identitas personal dengan identitas diri sebagai market branding. Peneliti juga tertarik tentang bagaimana pembentukan identitas ini dipadukan dengan gambar dan teks yang seolah diceritakan layaknya sebuah diary. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis temuan. Penelitian ini akan dibedah menggunakan dua teori, yaitu teori identitas untuk melihat citra diri dan teori dramaturgi Erving Goffman untuk
Title: Micro Hijabers Celebrity: Membentuk Identitas dengan Update Self-Story via Instagram (Kasus Dian Pelangi)
Description:
Artikel ini akan membahas mengenai fenomena hijabers yang sering mewarnai media sosial seperti Instagram.
Fenomena mengenai hijabers yang tampil sebagai representasi wanita muslimah ini menarik untuk dikaji dari sisi pembentukan citra diri.
Namun seiring berjalannya waktu hijabers juga menjadi model endorse produk-produk mulai dari kosmetik, jilbab dan lain sebagainya.
Karena nilai keekonomian ini pula, hijabers tersebut menjadi tampil semenarik mungkin dengan foto atau gambar yang menunjang citra diri.
Otomatis batas dalam membangun citra diri, menjadi kabur dan seakan tidak bisa dibedakan antara diri secara identitas personal sebagai micro-celebrity dengan diri sebagai model endorse.
Pada titik inilah peneliti tertarik apa dan bagaimana para hijabers membangun percampuran identitas personal dengan identitas diri sebagai market branding.
Peneliti juga tertarik tentang bagaimana pembentukan identitas ini dipadukan dengan gambar dan teks yang seolah diceritakan layaknya sebuah diary.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis temuan.
Penelitian ini akan dibedah menggunakan dua teori, yaitu teori identitas untuk melihat citra diri dan teori dramaturgi Erving Goffman untuk.

Related Results

Loving the Alien
Loving the Alien
In a 2003 Rolling Stone review of David Bowie’s 1972 concept album The Rise and Fall of Ziggy Stardust and the Spiders From Mars, one critic looks back and argues that “[the creati...
Double Exposure
Double Exposure
I. Happy Endings Chaplin’s Modern Times features one of the most subtly strange endings in Hollywood history. It concludes with the Tramp (Chaplin) and the Gamin (Paulette Godda...
Bilangan Keterhubungan Pelangi Sejati Dari Graf
Bilangan Keterhubungan Pelangi Sejati Dari Graf
Pewarnaan-sisi pada graf G adalah suatu fungsi W∶E(G)→{1,2,…,k}=[k] di mana [k] adalah himpunan warna. Pewarnaan-sisi-sejati pada graf G merupakan pewarnaan-sisi G di mana setiap d...
ADAPTASI HUNIAN LERENGAN DI KAMPUNG PELANGI KOTA SEMARANG
ADAPTASI HUNIAN LERENGAN DI KAMPUNG PELANGI KOTA SEMARANG
ABSTRACTThe sloping land in Kampung Pelangi Semarang has unique characteristics, with gradients ranging from gentle to steep, posing challenges for creating residential areas that ...
Hubungan Self-control dengan Celebrity Worship pada Mahasiswa Penggemar Stray Kids di Bandung
Hubungan Self-control dengan Celebrity Worship pada Mahasiswa Penggemar Stray Kids di Bandung
Abstract. Many young people are hysterical to see the action of Korean boy groups or girl groups. One of the boy groups that are currently being discussed is Stray Kids, they are a...
Strategi Penyampaian Pesan Dakwah Melalui Konten Visual di Instagram
Strategi Penyampaian Pesan Dakwah Melalui Konten Visual di Instagram
Abstract. Social media is now an important platform in disseminating information, especially da'wah. Instagram as one of the social media that is now almost used by all groups, has...

Back to Top