Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut Pada Balita

View through CrossRef
Menurut World Health Organization (WHO) kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dengan angka kematian balita di atas 40 per 1000 kelahiran hidup ialah 15%-20%. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) ialah infeksi saluran pernapasan yang berlansung sampai 14 hari. Faktor Penyebab kejadian ISPA yaitu umur balita, berat badan lahir dan status ASI ekslusif. Tujuaan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Umur balita, Berat Badan lahir dan Status ASI Ekslusif secara parsial dengan kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Terhadap Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sungailiat Kabupaten Bangka Tahun 2021. Jenis penelitian penelitian ini ialah jenis pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survey analitik dengan Desain penelitiannya menggunakan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh balita yang berobat ke Puskesmas Sungailiat dari bulan Januari-Mei 2021 dengan berjumlah 420 Balita. Teknik sampling Systematic Random sampling dengan sampel 81 responden. Analisa data dengan Analisis Univariat dan Analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ada hubungan antara umur balita (p value= 0,004), berat badan lahir (p value= 0,004) dan status ASI ekslusif (p value= 0,003) dengan kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Terhadap Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sungailiat Kabupaten Bangka Tahun 2021. Diharapkan Penelitian ini dapat memberikan manfaat untuk berbagai pihak terutama tempat penelitian agar dapat lebih meningkatkan pelayanan kesehatannya terutama dalam menangani kejadian ISPA.
Title: Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut Pada Balita
Description:
Menurut World Health Organization (WHO) kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dengan angka kematian balita di atas 40 per 1000 kelahiran hidup ialah 15%-20%.
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) ialah infeksi saluran pernapasan yang berlansung sampai 14 hari.
Faktor Penyebab kejadian ISPA yaitu umur balita, berat badan lahir dan status ASI ekslusif.
Tujuaan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Umur balita, Berat Badan lahir dan Status ASI Ekslusif secara parsial dengan kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Terhadap Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sungailiat Kabupaten Bangka Tahun 2021.
Jenis penelitian penelitian ini ialah jenis pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survey analitik dengan Desain penelitiannya menggunakan cross sectional.
Populasi dalam penelitian ini seluruh balita yang berobat ke Puskesmas Sungailiat dari bulan Januari-Mei 2021 dengan berjumlah 420 Balita.
Teknik sampling Systematic Random sampling dengan sampel 81 responden.
Analisa data dengan Analisis Univariat dan Analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square.
Hasil penelitian ada hubungan antara umur balita (p value= 0,004), berat badan lahir (p value= 0,004) dan status ASI ekslusif (p value= 0,003) dengan kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Terhadap Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sungailiat Kabupaten Bangka Tahun 2021.
Diharapkan Penelitian ini dapat memberikan manfaat untuk berbagai pihak terutama tempat penelitian agar dapat lebih meningkatkan pelayanan kesehatannya terutama dalam menangani kejadian ISPA.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta
Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta
Latar Belakang: Masalah stunting di Indonesia adalah ancaman serius yang memerlukan penanganan yang tepat. Berdasarkan Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) pada tahun 2020, ...
HUBUNGAN STUNTING DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PADA BALITA
HUBUNGAN STUNTING DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PADA BALITA
Abstrak : Tuberkulosis (TB) dan stunting masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan stunting dengan kejadian TB pada anak usia 1-59 ...
Hubungan Asupan Energi Protein, Status Penyakit Infeksi, dan Pendidikan Orang Tua dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 25-60 Bulan
Hubungan Asupan Energi Protein, Status Penyakit Infeksi, dan Pendidikan Orang Tua dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 25-60 Bulan
Stunting merupakan pertumbuhan fisik tinggi badan yang tidak normal sesuai dengan umur.  Stunting dipengaruhi oleh multifactor diantaranya adalah asupan energi, protein, status pen...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN INFEKSI POST OPERASI DI RUANG RAWAT INAP WIJAYA KUSUMAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA BANJAR
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN INFEKSI POST OPERASI DI RUANG RAWAT INAP WIJAYA KUSUMAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA BANJAR
Status gizi, usia, dan faktor ekonomi merupakan faktor internal dari pasien yang mempunyai pengaruh terhadap kejadian infeksi. Masyarakat masih kurang menyadari dan tidak dapat mem...
Analisis Faktor Individu Yang Mempengaruhi Kejadian Infeksi Saluran Nafas Pada Balita Di UPTD Puskesmas Menteng Palangka Raya
Analisis Faktor Individu Yang Mempengaruhi Kejadian Infeksi Saluran Nafas Pada Balita Di UPTD Puskesmas Menteng Palangka Raya
Latar belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang umum terjadi pada balita dan menjadi salah satu penyebab utama angka kesakitan dan kematian anak di I...

Back to Top