Javascript must be enabled to continue!
EVALUASI EFISIENSI PENGGUNAAN AIR IRIGASI BENDUNG TO’MONTO DESA PONGKO KEC. WALENRANG UTARA KAB. LUWU
View through CrossRef
Penelitian ini dilatarbelakangi tingkat efisisiensi pengelolaan air dan kebutuhan air dikabupaten luwu kecamatan walenrang utara. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar tingkat efisiensi pada saluran irigasi D.I To’monto dan mengetahui kebutuhan air di daerah irigasi To’monto dengan Software Cropwat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis hidrologi yang menggunakan data curah hujan sebagai objek perhitungan dan Software Cropwat sebagai alat bantu untuk menghitung efisiensi pengelolaan air dan kebutuhan air. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai efisiensi saluran D.I To’Monto pada saluran induk BTM.1 kesaluran sekunder BTM.1.1 efisien karena mencapai 92% dalam menyalurkan air kearea l persawahan, sedangkan pada saluran induk BTM.1 kesaluran induk BTM.2 efisien karena mencapai 93% dalam menyalurkan air keareal persawahan, kemudian pada saluran induk BTM.2 kesaluran induk BTM.3 inefisien karena hanya mencapai 76% dalam menyalurkan air kearea l persawahan. Ini menunjukkan bahwa tingkat efisiensi saluran untuk BTM.1 dan BTM.2 tergolong baik sedangkan untuk BTM.3 tergolong kurang baik dalam menyalurkan air. Dimana efisiensi saluran irigasi untuk saluran induk dan sekunder adalah 90% dan Dari hasil analisis perhitungan menggunakan Software Cropwat didapatkan kebutuhan air di daerah irigasi D.I To’monto adalah 520.2mm/dec dengan total hujan efektif adalah 221.6mm/dec dan Irr.Req adalah 465.6mm/dec, untuk mengairi areal persawahan sebesar 385 Ha.
Universitas Muhammadiyah Parepare
Title: EVALUASI EFISIENSI PENGGUNAAN AIR IRIGASI BENDUNG TO’MONTO DESA PONGKO KEC. WALENRANG UTARA KAB. LUWU
Description:
Penelitian ini dilatarbelakangi tingkat efisisiensi pengelolaan air dan kebutuhan air dikabupaten luwu kecamatan walenrang utara.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar tingkat efisiensi pada saluran irigasi D.
I To’monto dan mengetahui kebutuhan air di daerah irigasi To’monto dengan Software Cropwat.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis hidrologi yang menggunakan data curah hujan sebagai objek perhitungan dan Software Cropwat sebagai alat bantu untuk menghitung efisiensi pengelolaan air dan kebutuhan air.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai efisiensi saluran D.
I To’Monto pada saluran induk BTM.
1 kesaluran sekunder BTM.
1.
1 efisien karena mencapai 92% dalam menyalurkan air kearea l persawahan, sedangkan pada saluran induk BTM.
1 kesaluran induk BTM.
2 efisien karena mencapai 93% dalam menyalurkan air keareal persawahan, kemudian pada saluran induk BTM.
2 kesaluran induk BTM.
3 inefisien karena hanya mencapai 76% dalam menyalurkan air kearea l persawahan.
Ini menunjukkan bahwa tingkat efisiensi saluran untuk BTM.
1 dan BTM.
2 tergolong baik sedangkan untuk BTM.
3 tergolong kurang baik dalam menyalurkan air.
Dimana efisiensi saluran irigasi untuk saluran induk dan sekunder adalah 90% dan Dari hasil analisis perhitungan menggunakan Software Cropwat didapatkan kebutuhan air di daerah irigasi D.
I To’monto adalah 520.
2mm/dec dengan total hujan efektif adalah 221.
6mm/dec dan Irr.
Req adalah 465.
6mm/dec, untuk mengairi areal persawahan sebesar 385 Ha.
Related Results
PERENCANAAN ULANG BENDUNG (Studi Kasus : Rencana Ulang Bendung Karet Ciberung Kota Cilegon Provinsi Banten )
PERENCANAAN ULANG BENDUNG (Studi Kasus : Rencana Ulang Bendung Karet Ciberung Kota Cilegon Provinsi Banten )
Air adalah kebutuhan utama manusia. Dalam kehidupan sehari- hari pengaruh air sangat luas. Di samping itu, pertumbuhan penduduk dan industri semakin meningkat. Maka di perlukannya ...
Perkembangan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Luwu, 1967-2017
Perkembangan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Luwu, 1967-2017
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang SMAN 1 Luwu sebagai wadah proses pendidikan di Kabupaten Luwu 1967-2017) dengan mengungkap proses berdirinya SMAN 1 Luwu dan perke...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PEMBENTUKAN KABUPATEN LUWU UTARA: KISAH DARI TOKOH DI BALIK LAYAR PADA 1999
PEMBENTUKAN KABUPATEN LUWU UTARA: KISAH DARI TOKOH DI BALIK LAYAR PADA 1999
Artikel ini bertujuan untuk menulis sejarah pembentukan Kabupaten Luwu Utara dari perspektif aktor yang terlibat pada proses pembentukan tersebut. Tulisan ini menggunakan metode se...
PERMASALAHAN SUMBER DAYA AIR DALAM PENGELOLAAN TERPADU DAERAH IRIGASI DERAS II KABUPATEN MUSI RAWAS
PERMASALAHAN SUMBER DAYA AIR DALAM PENGELOLAAN TERPADU DAERAH IRIGASI DERAS II KABUPATEN MUSI RAWAS
Daerah Irigasi Deras II merupakan irigasi teknis dan masuk ke dalam wilayah sungai Air Lakitan yang pengelolaannya merupakan kewenangan Kabupaten Musi Rawas. Daerah irigasi ini mem...
An Analysis of The Language Variations of Luwunese Through Speech Acts (Fokus: Luwu, North Luwu, and East Luwu)
An Analysis of The Language Variations of Luwunese Through Speech Acts (Fokus: Luwu, North Luwu, and East Luwu)
The main objectives of this research were to determine the differences of language variation in the use of regional language especially Luwu, North Luwu and East Luwu in South Su...
METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN GALIAN DAN TIMBUNAN PADA PROYEK REHABILITASI BENDUNG DAERAH IRIGASI (D.I) TIRTANEGARA KABUPATEN MAJALENGKA
METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN GALIAN DAN TIMBUNAN PADA PROYEK REHABILITASI BENDUNG DAERAH IRIGASI (D.I) TIRTANEGARA KABUPATEN MAJALENGKA
Proyek Rehabilitasi Bendung Daerah Irigasi (D.I) Tirtanegara yang berfokus pada pekerjaan rehabilitasi sayap kanan bendung dan saluran irigasi ini dilaksanakan karena intensitas cu...
APLIKASI IRIGASI TETES BERTINGKAT DENGAN TANAMAN CABE DI PERUMAHAN PADAT PENDUDUK KOTA MATARAM HULU
APLIKASI IRIGASI TETES BERTINGKAT DENGAN TANAMAN CABE DI PERUMAHAN PADAT PENDUDUK KOTA MATARAM HULU
Studi ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemberian irigasi tetes bertingkat yang menggunakan pipa lateral dari pipa Netafim (NTF) 12 mm dan PVC ½”, terhadap media tanah dalam...

