Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Konsep Pendidikan Karakter dalam Perspektif IBN Maskawaih

View through CrossRef
Ibn Maskawaih merupakan seorang filosof yang sangat terkenal dengan teori akhlaknya/karakter. Ibn Maskawaih dikenal sebagai intelektual muslim pertama di bidang filsafat akhlak/karakter, sehingga saat merumuskan konsep pendidikan, dimensi karakterlah yang nampak dalam pemikirannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pandangan Ibn Maskawaih tentang jiwa (nafs) dan bagaimana ide-idenya yang menjurus pada pembentukan karakter. Metode yang digunakan adalah Content analysis, yaitu mengkaji secara ilmiah tentang isi pesan suatu teks dan analysis Hermeunetik, yaitu pendekatan khusus untuk menganalisis konsep pendidikan karakter dalam pandangan Ibn Maskawaih. Ibn Maskawaih terbukti tidak hanya melihat pendidikan karakter dari sisi filsafat tapi juga syari‘at. Syari‘at dan filasafat diletakkan pada posisi masing-masing. Hal ini sangat dipengaruhi oleh intelektualitas dan sosialnya. Dilihat dari dimensi intelektualitasnya, ia menekankan pentingnya pendidikan karakter agar mencapai tingkatan jiwa yang seimbang (al-‘adalat) hingga (al-af‘al ilāhiyyah). Selanjutnya dilihat dari dimensi personality (kepribadian), ia menganjurkan agar pendidikan karakter dapat diterapkan dengan menjaga kesucian diri, kasih sayang, ikhlas, berani, jujur, menggerakkan daya akal, secara disiplin dan menjadi contoh teladan, yang pada akhirnya dapat mencapai malakah dan terbentuknya karakter yang baik. Dan apabila dilihat dari dimensi sosial, maka ia melihat pendidikan karakter merupakan tanggung jawab semua orang, golongan dan konsentrasi, bukan hanya tokoh agama. Tujuan pendidikan karakter menurut Ibn Maskawaih agar manusia kembali pada fitrahnya. Implikasi dari konsep pendidikan karakter dalam perspektif Ibn Maskawaih tidak hanya memberi kemungkinan kepada para ilmuan untuk menguasai materi dan metode keilmuanya, tetapi juga merasa terpanggil dengan penuh tanggung jawab dalam mengembangkan dan mengamalkan ilmu untuk tujuan dan jalan yang benar.
Title: Konsep Pendidikan Karakter dalam Perspektif IBN Maskawaih
Description:
Ibn Maskawaih merupakan seorang filosof yang sangat terkenal dengan teori akhlaknya/karakter.
Ibn Maskawaih dikenal sebagai intelektual muslim pertama di bidang filsafat akhlak/karakter, sehingga saat merumuskan konsep pendidikan, dimensi karakterlah yang nampak dalam pemikirannya.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pandangan Ibn Maskawaih tentang jiwa (nafs) dan bagaimana ide-idenya yang menjurus pada pembentukan karakter.
Metode yang digunakan adalah Content analysis, yaitu mengkaji secara ilmiah tentang isi pesan suatu teks dan analysis Hermeunetik, yaitu pendekatan khusus untuk menganalisis konsep pendidikan karakter dalam pandangan Ibn Maskawaih.
Ibn Maskawaih terbukti tidak hanya melihat pendidikan karakter dari sisi filsafat tapi juga syari‘at.
Syari‘at dan filasafat diletakkan pada posisi masing-masing.
Hal ini sangat dipengaruhi oleh intelektualitas dan sosialnya.
Dilihat dari dimensi intelektualitasnya, ia menekankan pentingnya pendidikan karakter agar mencapai tingkatan jiwa yang seimbang (al-‘adalat) hingga (al-af‘al ilāhiyyah).
Selanjutnya dilihat dari dimensi personality (kepribadian), ia menganjurkan agar pendidikan karakter dapat diterapkan dengan menjaga kesucian diri, kasih sayang, ikhlas, berani, jujur, menggerakkan daya akal, secara disiplin dan menjadi contoh teladan, yang pada akhirnya dapat mencapai malakah dan terbentuknya karakter yang baik.
Dan apabila dilihat dari dimensi sosial, maka ia melihat pendidikan karakter merupakan tanggung jawab semua orang, golongan dan konsentrasi, bukan hanya tokoh agama.
Tujuan pendidikan karakter menurut Ibn Maskawaih agar manusia kembali pada fitrahnya.
Implikasi dari konsep pendidikan karakter dalam perspektif Ibn Maskawaih tidak hanya memberi kemungkinan kepada para ilmuan untuk menguasai materi dan metode keilmuanya, tetapi juga merasa terpanggil dengan penuh tanggung jawab dalam mengembangkan dan mengamalkan ilmu untuk tujuan dan jalan yang benar.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Formulasi Pendidikan Islam dan Pendidikan Etika Ibnu Maskawaih
Formulasi Pendidikan Islam dan Pendidikan Etika Ibnu Maskawaih
This study aims to determine the concept of ethical education thinking formulated by Ibn Maskawaih. This research uses aapproachlibrary research. The result of this research is tha...
PENDIDIKAN KARAKTER PADA MAHASISWA
PENDIDIKAN KARAKTER PADA MAHASISWA
Sorotan tentang Pendidikan yang berbasis pada karakter sejak beberapa tahun lalu sudah mendapat menarik perhatian berbagai pihak. Beberapa pakar yang bependapat bahwa pendidikan ka...
MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN MENULIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN MENULIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
ABSTRAK: Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi posi...
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI RELIGIUS DAN NASIONALISME
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI RELIGIUS DAN NASIONALISME
Penulis tertarik ingin mengetahui bagaimana implementasi dari perencanaan, pengorganisasian, Pelaksanaan, dan Pengawasan Manajemen Pendidikan karakter berbasis muatan lokal aswaja ...
Pendidikan Anak Perspektif Ibn Qayyim Al Jauziyyah
Pendidikan Anak Perspektif Ibn Qayyim Al Jauziyyah
Fitrah manusia terlahir dengan membawa ke-Islaman dan ketauhidan, serta potensi-potensi sebagai makhluk ciptaan Allah. Potensi dasar yang dimiliki anak ini,menjadikan bimbingan dan...

Back to Top