Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Efektivitas Terapi Bekam pada Penderita Hipertensi: Studi Literatur

View through CrossRef
Latar Belakang: : Hipertensi merupakan penyakit silent killer yang dapat terjadi tanpa gejala dan dapat menyebabkan komplikasi apabila tidak ditangani dengan cepat. Hipertensi dapat terjadi karena gaya hidup, obesitas, alkohol, merokok, stress, faktor usia, hingga faktor genetik. Pengobatan untuk hipertensi dapat dilakukan secara non-farmakologi yaitu dengan terapi bekam. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh terapi bekam pada penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode: : Pencarian Literature Review ini menggunakan analisis PICOT, dengan database Google Scholar, dan Garuda lalu dipilih artikel yang menggunakan metode quasy eksperimen serta artikel berbahasa indonesia dan bahasa inggris. Ditemukan 240 artikel, Selanjutnya di screening dan diambil artikel terbitan tahun 2015-2020 didapatkan 52 artikel. Berdasarkan jurnal akhir yang dianalisa sesuai kriteria inklusi dan ekslusi didapatkan 13 artikel. Kemudian di tinjau kembali berdasarkan artikel Nasional dan didapatkan hasil akhir 10 artikel yang ditelaah. Hasil: Hasil literature review menunjukkan adanya pengaruh sebelum dan sesudah dilakukan terapi bekam. Hasil tekanan darah sebelum dilakukan terapi bekam berada dalam kategori hipertensi tingkat 1 (ringan) 60% dan hipertensi tingkat  2 (sedang) sebanyak 40%, setelah dilakukan terapi bekam berubah menjadi normal 20%, normal tinggi sebanyak 20%, dan hipertensi tingkat 1 (ringan) sebanyak 60% . Kesimpulan: Pemberian terapi bekam sebagai salah satu terapi non-farmakologi mampu untuk diaplikasikan dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
PPPM Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Stikes Banyuwangi
Title: Efektivitas Terapi Bekam pada Penderita Hipertensi: Studi Literatur
Description:
Latar Belakang: : Hipertensi merupakan penyakit silent killer yang dapat terjadi tanpa gejala dan dapat menyebabkan komplikasi apabila tidak ditangani dengan cepat.
Hipertensi dapat terjadi karena gaya hidup, obesitas, alkohol, merokok, stress, faktor usia, hingga faktor genetik.
Pengobatan untuk hipertensi dapat dilakukan secara non-farmakologi yaitu dengan terapi bekam.
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh terapi bekam pada penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Metode: : Pencarian Literature Review ini menggunakan analisis PICOT, dengan database Google Scholar, dan Garuda lalu dipilih artikel yang menggunakan metode quasy eksperimen serta artikel berbahasa indonesia dan bahasa inggris.
Ditemukan 240 artikel, Selanjutnya di screening dan diambil artikel terbitan tahun 2015-2020 didapatkan 52 artikel.
Berdasarkan jurnal akhir yang dianalisa sesuai kriteria inklusi dan ekslusi didapatkan 13 artikel.
Kemudian di tinjau kembali berdasarkan artikel Nasional dan didapatkan hasil akhir 10 artikel yang ditelaah.
Hasil: Hasil literature review menunjukkan adanya pengaruh sebelum dan sesudah dilakukan terapi bekam.
Hasil tekanan darah sebelum dilakukan terapi bekam berada dalam kategori hipertensi tingkat 1 (ringan) 60% dan hipertensi tingkat  2 (sedang) sebanyak 40%, setelah dilakukan terapi bekam berubah menjadi normal 20%, normal tinggi sebanyak 20%, dan hipertensi tingkat 1 (ringan) sebanyak 60% .
Kesimpulan: Pemberian terapi bekam sebagai salah satu terapi non-farmakologi mampu untuk diaplikasikan dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.

Related Results

Upah Bekam Dan Kadarnya: Tinjauan Daripada Perspektif Hadis
Upah Bekam Dan Kadarnya: Tinjauan Daripada Perspektif Hadis
Bekam atau hijamah adalah salah satu bentuk perubatan nabawi yang diketahui umum dan mula diamalkan oleh mereka yang mengambil berat tentang kesihatan. Lantaran itu, banyak pusat-p...
EFEKTIVITAS TERAPI BEKAM TERHADAP BERBAGAI KELUHAN NYERI OTOT: LITERATURE REVIEW
EFEKTIVITAS TERAPI BEKAM TERHADAP BERBAGAI KELUHAN NYERI OTOT: LITERATURE REVIEW
Keluhan berbagai nyeri di area leher, bahu, punggung hingga pinggang biasanya diakibatkan oleh Musculoskeletal Disorders (MSDs) yang merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi n...
HUBUNGAN SAINS DENGAN HADITS PADA BEKAM (HIJAMAH)
HUBUNGAN SAINS DENGAN HADITS PADA BEKAM (HIJAMAH)
Traditional cupping treatment has a history that can be traced back to the time of the Prophet. However, this method, which originated in West Asia and China, has evolved over time...
PENGARUH TERAPI BEKAM TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II
PENGARUH TERAPI BEKAM TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II
Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit yang terjadi karena terjadinya peningkatan kadar glukosa dalam darah yang tidak terkontrol yang dapat menimbulkan kematian. Ada berbagai m...
EFEKTIVITAS BEKAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH SYSTOLE PADA PASIEN HIPERTENSI
EFEKTIVITAS BEKAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH SYSTOLE PADA PASIEN HIPERTENSI
Efektivitas Bekam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Systole Pada Pasien Hipertensi Aris Setyawan1 Wiwik Widia Astuti2 Program Studi Ilmu Keperawatan STIKes Surya Global...
Implementasi Alat Jalan Terapi Portable bagi Penderita Hipertensi di Desa Ngingit
Implementasi Alat Jalan Terapi Portable bagi Penderita Hipertensi di Desa Ngingit
Hipertensi termasuk penyakit kardiovaskuler yang paling banyak ditemui. Menurut WHO, di seluruh dunia 1,28 miliar orang dewasa usia 30-79 tahun akan menderita hipertensi. American ...
Profil Hipertensi pada Anak di RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh
Profil Hipertensi pada Anak di RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh
Latar belakang. Hipertensi pada anak masih mendapat perhatian yang serius karena dapat menimbulkan cacat menetap dan berakibat kematian. Prevalensi hipertensi anak tidak diketahui ...
PENGARUH TERAPI YOGA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI
PENGARUH TERAPI YOGA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI
Hipertensi disebut silent disease karena biasanya pasien tidak sadar bahwa dirinya mengalami hipertensi. Hipertensi dapat menyerang siapa saja dari berbagai kelompok umur maupun ke...

Back to Top