Javascript must be enabled to continue!
PENAMBAHAN KAPASITAS BANDAR UDARA MARINDA KABUPATEN RAJA AMPAT
View through CrossRef
Kabupaten Raja Ampat merupakan salah satu daerah yang banyak menyajikan titik titik wisata bahari yang sangat indah, tiap hari banyak sekali wisatawan baik domistik maupun luar negeri yang berkunjung. Sebagai daerah kepulauan, kabupaten ini hanya bias ditempuh dengan jalur laut dari Kota Sorong dengan lama perjalanan menuju ibukota kabupaten yaitu 2 jam menggunakan kapal cepat. Moda transportasi udara menuju Waisai, ibukota Kabupaten Raja Ampat hanya dapat dengan menggunakan pesawat perintis karena panjang landasan baru mencapai 800 meter. Untuk memperlancar transportasi udara dengan kapasitas penumpang yang lebih banyak maka perlu dilaksanakan penambahan kapasitas Bandar Udara Marinda Kabupaten Raja Ampat dengan harapan pesawat terbang Jenis ATR sudah bisa masuk mendarat dan semakin banyak penumpang khususnya wisatawan yang bisa diangkut menggunakan jalur udara. Kementerian Perhubungan Kantor Unit Penyelenggara Bandara Udara Kelas I Bandar Udara Domine Eduard Osok selaku PPK melaksanakan Perpanjangan Runway (90 m x 30 m) diujung Threshold 18 sebagai pengganti Runway (90 m x 30 m) diujung threshold 36 untuk penambahan resa sampai dengan Asphalt Hotmix. Untuk melaksanakan pekerjaan tersebut material didatangkan dari luar Raja Ampat. Pekerjaan Perpanjangan Runway tersebut selesai dikerjakan selama 6 bulan oleh penyedia jasa Pt. Karya Utama Persada (kontraktor) dan Cv. Mahbass Yakota Konsultan (konsultan pengawas). Penyelesaian paket pekerjaan ini diharapkan dapat memudahkan transportasi udara menuju fasilitas - fasilitas pemerintahan maupun swasta di Kabupaten Raja Ampat sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat akan meningkat.
Title: PENAMBAHAN KAPASITAS BANDAR UDARA MARINDA KABUPATEN RAJA AMPAT
Description:
Kabupaten Raja Ampat merupakan salah satu daerah yang banyak menyajikan titik titik wisata bahari yang sangat indah, tiap hari banyak sekali wisatawan baik domistik maupun luar negeri yang berkunjung.
Sebagai daerah kepulauan, kabupaten ini hanya bias ditempuh dengan jalur laut dari Kota Sorong dengan lama perjalanan menuju ibukota kabupaten yaitu 2 jam menggunakan kapal cepat.
Moda transportasi udara menuju Waisai, ibukota Kabupaten Raja Ampat hanya dapat dengan menggunakan pesawat perintis karena panjang landasan baru mencapai 800 meter.
Untuk memperlancar transportasi udara dengan kapasitas penumpang yang lebih banyak maka perlu dilaksanakan penambahan kapasitas Bandar Udara Marinda Kabupaten Raja Ampat dengan harapan pesawat terbang Jenis ATR sudah bisa masuk mendarat dan semakin banyak penumpang khususnya wisatawan yang bisa diangkut menggunakan jalur udara.
Kementerian Perhubungan Kantor Unit Penyelenggara Bandara Udara Kelas I Bandar Udara Domine Eduard Osok selaku PPK melaksanakan Perpanjangan Runway (90 m x 30 m) diujung Threshold 18 sebagai pengganti Runway (90 m x 30 m) diujung threshold 36 untuk penambahan resa sampai dengan Asphalt Hotmix.
Untuk melaksanakan pekerjaan tersebut material didatangkan dari luar Raja Ampat.
Pekerjaan Perpanjangan Runway tersebut selesai dikerjakan selama 6 bulan oleh penyedia jasa Pt.
Karya Utama Persada (kontraktor) dan Cv.
Mahbass Yakota Konsultan (konsultan pengawas).
Penyelesaian paket pekerjaan ini diharapkan dapat memudahkan transportasi udara menuju fasilitas - fasilitas pemerintahan maupun swasta di Kabupaten Raja Ampat sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat akan meningkat.
Related Results
Kedudukan Inspektur Angkutan Udara Kantor Otoritas Badar Udara Wilayah VI Padang Dalam Melakukan Pengawasan Penyelenggaraan Angkutan Udara
Kedudukan Inspektur Angkutan Udara Kantor Otoritas Badar Udara Wilayah VI Padang Dalam Melakukan Pengawasan Penyelenggaraan Angkutan Udara
Penerbangan merupakan sektor strategis yang dikuasai oleh negara dan pembinaannya dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang N...
Hubungan Budaya Pengamanan dan Kinerja Bandar Udara dengan Kepuasan Penumpang Angkutan Udara di Bandar Udara Internasional Soekarno - Hatta
Hubungan Budaya Pengamanan dan Kinerja Bandar Udara dengan Kepuasan Penumpang Angkutan Udara di Bandar Udara Internasional Soekarno - Hatta
This study examined the association of security culture (X1) and the performance of airport services (X2) with air transport passenger satisfaction (Y), either individually or join...
EVALUASI KAPASITAS PARKING STAND BANDAR UDARA ABDULRACHMAN SALEH KABUPATEN MALANG PROVINSI JAWA TIMUR
EVALUASI KAPASITAS PARKING STAND BANDAR UDARA ABDULRACHMAN SALEH KABUPATEN MALANG PROVINSI JAWA TIMUR
Bandar udara Abdulrachman Saleh merupakan bandar udara enclave sipil yang hanya melayani penerbangan domestik. Setiap tahun pergerakan pesawat udara di bandar udara Abdulrachman Sa...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Implementasi kegiatan inspeksi Otoritas Bandar Udara terhadap pengawasan dan pengendalian Delay Management Angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri di Bandar udara Internasional Soekarno Hatta
Implementasi kegiatan inspeksi Otoritas Bandar Udara terhadap pengawasan dan pengendalian Delay Management Angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri di Bandar udara Internasional Soekarno Hatta
Transportasi merupakan aktivitas yang hampir semua orang dari berbagai penjuru dunia membutuhkannya. kemajuan zaman dari waktu ke waktu sudah dapat dirasakan sampai sekarang. Salah...
Tanggungjawab Pemerintah Daerah terhadap kerusakan Terumbu Karang Di Kabupaten Raja Ampat
Tanggungjawab Pemerintah Daerah terhadap kerusakan Terumbu Karang Di Kabupaten Raja Ampat
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tanggungjawab Pemerintah Daerah dalam penyelesaiankerusakan terumbu karang, dan untuk mengetahui proses penyelesaian terhadap kerusakan te...
Pengembangan Sisi Udara Bandar Udara Nunukan sebagai Bandar Udara untuk Pertahanan Nasional
Pengembangan Sisi Udara Bandar Udara Nunukan sebagai Bandar Udara untuk Pertahanan Nasional
Nunukan airport is one of the pioneer airports in the border region. Aside from being a pioneer airports, this airport has important role for the defense and security interests of ...
Pengaruh Jumlah Udara Segar dan Pertukaran Udara Terhadap Kapasitas Beban Pendingin pada Ruang Operasi
Pengaruh Jumlah Udara Segar dan Pertukaran Udara Terhadap Kapasitas Beban Pendingin pada Ruang Operasi
Ruang operasi merupakan suatu ruangan yang ada di sebuah rumah sakit, ruangan tersebut mempunyai kekhususan dibandingkan dengan ruangan yang lain pada suatu rumah sakit. Ruang oper...

