Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

BENTUK REPRESENTASI HUBUNGAN KEKERABATAN BERDASARKAN KETURUNAN SUKU MAKASSAR DENGAN SUKU YOLNGU DALAM PERTUNJUKAN TEATER THE EYES OF MAREGE

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk representasi hubungan kekerabatan berdasarkan keturunan suku Makassar dengan suku Yolngu dalam pertunjukan teater The Eyes of Marege. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif tipe pencarian keteraturan dengan pendekatan interdisiplin untuk mengkaji dan menganalis objek penelitian secara komprehensif. Terknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data mengacu pada analisis data Miles and Huberman yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukan struktur dramatik pertunjukan teater The Eyes of Marege terdiri dari dua babak dan masing-masing babak terdiri enam adegan. Tahap awal digambarkan kedatangan orang-orang Makassar ke Arnhemland. Tahap komplikasi dilukiskan ketika Birramen (Yolngu) membunuh Kasim (Makassar) dan dibawa ke Makassar untuk diadili. Tahap penyelesaian digambarkan Birramen dan Fatima menikah secara Islam. Pertunjukan teater The Eyes of Marege merepresentasi hubungan kekerabatan berdasarkan keturunan suku Makassar dengan suku Yolngu melalui ikatan perkawinan dan garis keturunan secara bilaterial, patrilineal dan matrilineal.  
Universitas Negeri Makassar
Title: BENTUK REPRESENTASI HUBUNGAN KEKERABATAN BERDASARKAN KETURUNAN SUKU MAKASSAR DENGAN SUKU YOLNGU DALAM PERTUNJUKAN TEATER THE EYES OF MAREGE
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk representasi hubungan kekerabatan berdasarkan keturunan suku Makassar dengan suku Yolngu dalam pertunjukan teater The Eyes of Marege.
Metode penelitian menggunakan metode kualitatif tipe pencarian keteraturan dengan pendekatan interdisiplin untuk mengkaji dan menganalis objek penelitian secara komprehensif.
Terknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, observasi dan studi dokumentasi.
Teknik analisis data mengacu pada analisis data Miles and Huberman yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification.
Hasil penelitian menunjukan struktur dramatik pertunjukan teater The Eyes of Marege terdiri dari dua babak dan masing-masing babak terdiri enam adegan.
Tahap awal digambarkan kedatangan orang-orang Makassar ke Arnhemland.
Tahap komplikasi dilukiskan ketika Birramen (Yolngu) membunuh Kasim (Makassar) dan dibawa ke Makassar untuk diadili.
Tahap penyelesaian digambarkan Birramen dan Fatima menikah secara Islam.
Pertunjukan teater The Eyes of Marege merepresentasi hubungan kekerabatan berdasarkan keturunan suku Makassar dengan suku Yolngu melalui ikatan perkawinan dan garis keturunan secara bilaterial, patrilineal dan matrilineal.
  .

Related Results

STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
ABSTRAK   Pada dasarnya nilai pendidikan karakter mempunyai tiga bagian yang saling bekaitan, yaitu pengetahuan moral, penghayatan moral dan perilaku moral. Oleh karena...
Interculturalism in The Eyes of Marege Performance
Interculturalism in The Eyes of Marege Performance
AbstractThe Eyes of Marege is a surreal drama which consists of two acts with fourteen scenes. It is an intercultural performance that raises the history of relations between Makas...
KONVENSI TATA ARTISTIK TEATER PANGGUNG DALAM PEMENTASAN TEATER VIRTUAL SITI SEROJA OLEH TEATER KOMA
KONVENSI TATA ARTISTIK TEATER PANGGUNG DALAM PEMENTASAN TEATER VIRTUAL SITI SEROJA OLEH TEATER KOMA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa tata artistik dari pertunjukan virtual Siti Seroja oleh Teater Koma mengacu pada hukum pementasan teater di atas panggung....
“Wayang Kreatif” Performance of Teater Koma and Its Audience
“Wayang Kreatif” Performance of Teater Koma and Its Audience
ABSTRAK Teater Koma merupakan teater modern yang berhasil bertahan selama 40 tahun, dari tahun 1977 sampai sekarang. Perjalanan yang cukup panjang, mendudukkan Teater Koma sebagai ...
“ARKANTI”: KONVENSI TEATER PANGGUNG DALAM PERTUNJUKAN VIRTUAL TEATER KOMA
“ARKANTI”: KONVENSI TEATER PANGGUNG DALAM PERTUNJUKAN VIRTUAL TEATER KOMA
ABSTRACT The current study aims to prove the conventions of stage theater in the virtual performance of “Arkanti” by Teater Koma. Virtual performances were conducted by Teater Koma...
NILAI-NILAI BUDAYA MAKASSAR DALAM KARAKTER TOKOH PERTUNJUKAN TEATER THE EYES OF MAREGE
NILAI-NILAI BUDAYA MAKASSAR DALAM KARAKTER TOKOH PERTUNJUKAN TEATER THE EYES OF MAREGE
Pertunjukan teater The Eyes of Marege kolaborasi Teater Kita Makassar dengan Australian Performing Exhange dipentaskan pada OzAsia Festival tanggal 27 – 29 September 2007 di Playho...
Tata Artistik Pertunjukan Teater The Eyes of Marege
Tata Artistik Pertunjukan Teater The Eyes of Marege
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan dan menganalisis fokus masalah tata artistic pertunjukan teater The Eyes of Marege hasil kolaborasi Teater Kita Makassar dengan...
PENGGUNAAN SAPAAN KEKERABATAN BAHASA ACEH DALAM TUTURAN MASYARAKAT KABUPATEN ACEH UTARA
PENGGUNAAN SAPAAN KEKERABATAN BAHASA ACEH DALAM TUTURAN MASYARAKAT KABUPATEN ACEH UTARA
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk sapaan kekerabatan bahasa Aceh dalam tuturan masyarakat Kabupaten Aceh Utara dan (2) penggunaan sapaan kekerabatan...

Back to Top