Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Tata Artistik Pertunjukan Teater The Eyes of Marege

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan dan menganalisis fokus masalah tata artistic pertunjukan teater The Eyes of Marege hasil kolaborasi Teater Kita Makassar dengan Australian Performing Exchange yang pernah dipentaskan pada OzAsia Festival tanggal 27 – 29 September 2007 di Playhouse Adelaide, dan tanggal 5 – 7 Oktober 2007 di Studio Opera House, Sydney. Data dari jenis penelitian kualitatif ini diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Hasil data dideskripsikan dan dianalisis mengacu pada analisis data Miles dan Huberman yang menggambarkan tiga alir utama dalam analisis, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa tata artistic pertunjukan teater The Eyes of Marege, antara lain tata panggung, tata kostum dan rias, tata property, tata music, dan tata cahaya. Di atas panggung dibangun set bagang multifungsional, menyimbolkan perahu, latar peristiwa, sebagai rumah, tempat pengintai, penjara, dan sebagai pintu masuk dan keluar aktor ke ruang sidang. Kostum tokoh dari Makassar menggunakan kostum adat Makassar, sarung, belah dada, celana barocci, jas tutup, baju koko, kopiah, baju pengantin Makassar. Kostum tokoh dari Aborigin menggunakan kostum adat Aborigin. Property menggunakan balasuji, oja’ simpa’, payung kematian, payung perkawinan, keranjang ikan parang, tombak, badik, giring-giring, dayung, passapu, karung beras, bola raga, tali merah, gelang perkawinan. Fungsi kostum sebagai alat identifikasi diri dalam kehidupan social dan budaya yang menandakan peran social masing-masing pemakainya. Beberapa alat music, antara lain:  gendang, gambus, kecapi, suling, rebana, kancing-kancing, puik-puik, gong.  Musik berfungsi sebagai latar peristiwa, membangun suasana dan emosi peran tokoh dalam setiap adegan. Tata cahaya diprogram secara komuputerisasi dan berfungsi untuk mendukung latar peristiwa, pergantian babak dan adegan, serta menandakan berbagai aksi dan kejadian alam.Kata kunci: tata artistic, teater 
Title: Tata Artistik Pertunjukan Teater The Eyes of Marege
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan dan menganalisis fokus masalah tata artistic pertunjukan teater The Eyes of Marege hasil kolaborasi Teater Kita Makassar dengan Australian Performing Exchange yang pernah dipentaskan pada OzAsia Festival tanggal 27 – 29 September 2007 di Playhouse Adelaide, dan tanggal 5 – 7 Oktober 2007 di Studio Opera House, Sydney.
Data dari jenis penelitian kualitatif ini diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil data dideskripsikan dan dianalisis mengacu pada analisis data Miles dan Huberman yang menggambarkan tiga alir utama dalam analisis, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil menunjukkan bahwa tata artistic pertunjukan teater The Eyes of Marege, antara lain tata panggung, tata kostum dan rias, tata property, tata music, dan tata cahaya.
Di atas panggung dibangun set bagang multifungsional, menyimbolkan perahu, latar peristiwa, sebagai rumah, tempat pengintai, penjara, dan sebagai pintu masuk dan keluar aktor ke ruang sidang.
Kostum tokoh dari Makassar menggunakan kostum adat Makassar, sarung, belah dada, celana barocci, jas tutup, baju koko, kopiah, baju pengantin Makassar.
Kostum tokoh dari Aborigin menggunakan kostum adat Aborigin.
Property menggunakan balasuji, oja’ simpa’, payung kematian, payung perkawinan, keranjang ikan parang, tombak, badik, giring-giring, dayung, passapu, karung beras, bola raga, tali merah, gelang perkawinan.
Fungsi kostum sebagai alat identifikasi diri dalam kehidupan social dan budaya yang menandakan peran social masing-masing pemakainya.
Beberapa alat music, antara lain:  gendang, gambus, kecapi, suling, rebana, kancing-kancing, puik-puik, gong.
  Musik berfungsi sebagai latar peristiwa, membangun suasana dan emosi peran tokoh dalam setiap adegan.
Tata cahaya diprogram secara komuputerisasi dan berfungsi untuk mendukung latar peristiwa, pergantian babak dan adegan, serta menandakan berbagai aksi dan kejadian alam.
Kata kunci: tata artistic, teater .

Related Results

KONVENSI TATA ARTISTIK TEATER PANGGUNG DALAM PEMENTASAN TEATER VIRTUAL SITI SEROJA OLEH TEATER KOMA
KONVENSI TATA ARTISTIK TEATER PANGGUNG DALAM PEMENTASAN TEATER VIRTUAL SITI SEROJA OLEH TEATER KOMA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa tata artistik dari pertunjukan virtual Siti Seroja oleh Teater Koma mengacu pada hukum pementasan teater di atas panggung....
STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
ABSTRAK   Pada dasarnya nilai pendidikan karakter mempunyai tiga bagian yang saling bekaitan, yaitu pengetahuan moral, penghayatan moral dan perilaku moral. Oleh karena...
“ARKANTI”: KONVENSI TEATER PANGGUNG DALAM PERTUNJUKAN VIRTUAL TEATER KOMA
“ARKANTI”: KONVENSI TEATER PANGGUNG DALAM PERTUNJUKAN VIRTUAL TEATER KOMA
ABSTRACT The current study aims to prove the conventions of stage theater in the virtual performance of “Arkanti” by Teater Koma. Virtual performances were conducted by Teater Koma...
Interculturalism in The Eyes of Marege Performance
Interculturalism in The Eyes of Marege Performance
AbstractThe Eyes of Marege is a surreal drama which consists of two acts with fourteen scenes. It is an intercultural performance that raises the history of relations between Makas...
“Wayang Kreatif” Performance of Teater Koma and Its Audience
“Wayang Kreatif” Performance of Teater Koma and Its Audience
ABSTRAK Teater Koma merupakan teater modern yang berhasil bertahan selama 40 tahun, dari tahun 1977 sampai sekarang. Perjalanan yang cukup panjang, mendudukkan Teater Koma sebagai ...
Pelatihan Pengenalan Artistik Pada SMK Tritech Informatika Medan
Pelatihan Pengenalan Artistik Pada SMK Tritech Informatika Medan
Peranan sebuah tata artistik dalam sebuah program acara baik televisi maupun film sangat dibutuhkan dalam duni perindustrian, dikarenakan dengan adanya tata artistik tersebut dapat...
NILAI-NILAI BUDAYA MAKASSAR DALAM KARAKTER TOKOH PERTUNJUKAN TEATER THE EYES OF MAREGE
NILAI-NILAI BUDAYA MAKASSAR DALAM KARAKTER TOKOH PERTUNJUKAN TEATER THE EYES OF MAREGE
Pertunjukan teater The Eyes of Marege kolaborasi Teater Kita Makassar dengan Australian Performing Exhange dipentaskan pada OzAsia Festival tanggal 27 – 29 September 2007 di Playho...

Back to Top