Javascript must be enabled to continue!
Penyuluhan tentang kesiapsiagaan bencana banjir terhadap pengetahuan dan sikap pada masyarakat
View through CrossRef
Background: The number of natural disaster events in Lampung Province in 2020 has occurred as many as 35 times, spread in several regions, namely west Lampung as many as 10 times natural disaster events, Tanggamus 2 times, East Lampung 9 times, Pesawaran 1 time, and Bandar Lampung City as many as 15 times. As for Tanggamus, 668 houses were damaged lightly to severely due to floods and landslides in Semaka Sub-District, Tanggamus Regency, Lampung in 2019.Purpose : Find out about training on flood disaster preparedness regarding knowledge and attitudes in the pekon kunyayan Tanggamus community.Method: Type of quantitative research, pre-experimental research design with one group pretes-postes design approach, population and sample is community district tanggamus, purposive sample sample technique.. Analysis of univariate and bivariate data using t-tests.Results : Average public knowledge before and after being given counseling on flood disaster preparedness with a mean mean of 5.87 and increased on average to 8.73. Public attitudes before and after were given counseling on flood disaster preparedness with a mean of 26.13 and increased on average to 46.00.Conclusion: The results of bivariate data analysis using the t-test test obtained a p-value value of 0,000 < 0.05 then it can be drawn the conclusion that there is an influence of counseling on the preparedness of flood disasters on the knowledge and attitudes of the community. The advice is expected for the community not to dispose of garbage or do negative things that can cause flood disasters. Keywords: Flood disaster; Preparedness; Knowledge; AttitudePendahuluan: Jumlah kejadian bencana alam di Provinsi Lampung pada tahun 2020 telah terjadi sebanyak 35 kali, yang tersebar dalam beberapa wilayah, yaitu Lampung barat sebanyak 10 kali kejadian bencana alam, Tanggamus 2 kali, Lampung Timur 9 kali, Pesawaran 1 kali, dan Kota Bandar Lampung sebanyak 15 kali. Sedangkan untuk Kabupaten Tanggamus sebanyak 668 rumah rusak ringan hingga berat akibat banjir dan longsor di Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung tahun 2019.Tujuan : Untuk mengetahui pelatihan tentang kesiapsiagaan bencana banjir terhadap pengetahuan dan sikappada masyarakat di pekon kunyayan tanggamus.Metode : Jenis penelitian kuantitatif, rancangan penelitian pra eksperimen dengan pendekatan one group pretes-postes design, populasi dan sampel adalah masyarakat kabupaten tanggamus, teknik sampel purposive sampel. Analisa data univariat dan bivariat menggunakan t-test.Hasil : Rata-rata pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah diberi penyuluhan tentang kesiapsiagaan bencana banjir dengan mean 5,87 dan mengalami peningkatan rata-rata menjadi 8,73. Sikap masyarakat sebelum dan sesudah diberi penyuluhan tentang kesiapsiagaan bencana banjir dengan mean 26,13 dan mengalami peningkatan rata-rata menjadi 46,00.Simpulan : Hasil analisa data bivariat menggunakan uji t-tes didapat nilai p-value 0,000 < 0,05 maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan tentang kesiapsiagaan bencana banjir terhadap pengetahuan dan sikap masyarakat. Saran Diharapkan bagi masyarakat untuk tidak membuang sampah ataupun melakukan hal negatif yang dapat menyebabkan terjadinya bencana banjir.
Universitas Malahayati Bandar Lampung
Title: Penyuluhan tentang kesiapsiagaan bencana banjir terhadap pengetahuan dan sikap pada masyarakat
Description:
Background: The number of natural disaster events in Lampung Province in 2020 has occurred as many as 35 times, spread in several regions, namely west Lampung as many as 10 times natural disaster events, Tanggamus 2 times, East Lampung 9 times, Pesawaran 1 time, and Bandar Lampung City as many as 15 times.
As for Tanggamus, 668 houses were damaged lightly to severely due to floods and landslides in Semaka Sub-District, Tanggamus Regency, Lampung in 2019.
Purpose : Find out about training on flood disaster preparedness regarding knowledge and attitudes in the pekon kunyayan Tanggamus community.
Method: Type of quantitative research, pre-experimental research design with one group pretes-postes design approach, population and sample is community district tanggamus, purposive sample sample technique.
Analysis of univariate and bivariate data using t-tests.
Results : Average public knowledge before and after being given counseling on flood disaster preparedness with a mean mean of 5.
87 and increased on average to 8.
73.
Public attitudes before and after were given counseling on flood disaster preparedness with a mean of 26.
13 and increased on average to 46.
00.
Conclusion: The results of bivariate data analysis using the t-test test obtained a p-value value of 0,000 < 0.
05 then it can be drawn the conclusion that there is an influence of counseling on the preparedness of flood disasters on the knowledge and attitudes of the community.
The advice is expected for the community not to dispose of garbage or do negative things that can cause flood disasters.
Keywords: Flood disaster; Preparedness; Knowledge; AttitudePendahuluan: Jumlah kejadian bencana alam di Provinsi Lampung pada tahun 2020 telah terjadi sebanyak 35 kali, yang tersebar dalam beberapa wilayah, yaitu Lampung barat sebanyak 10 kali kejadian bencana alam, Tanggamus 2 kali, Lampung Timur 9 kali, Pesawaran 1 kali, dan Kota Bandar Lampung sebanyak 15 kali.
Sedangkan untuk Kabupaten Tanggamus sebanyak 668 rumah rusak ringan hingga berat akibat banjir dan longsor di Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung tahun 2019.
Tujuan : Untuk mengetahui pelatihan tentang kesiapsiagaan bencana banjir terhadap pengetahuan dan sikappada masyarakat di pekon kunyayan tanggamus.
Metode : Jenis penelitian kuantitatif, rancangan penelitian pra eksperimen dengan pendekatan one group pretes-postes design, populasi dan sampel adalah masyarakat kabupaten tanggamus, teknik sampel purposive sampel.
Analisa data univariat dan bivariat menggunakan t-test.
Hasil : Rata-rata pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah diberi penyuluhan tentang kesiapsiagaan bencana banjir dengan mean 5,87 dan mengalami peningkatan rata-rata menjadi 8,73.
Sikap masyarakat sebelum dan sesudah diberi penyuluhan tentang kesiapsiagaan bencana banjir dengan mean 26,13 dan mengalami peningkatan rata-rata menjadi 46,00.
Simpulan : Hasil analisa data bivariat menggunakan uji t-tes didapat nilai p-value 0,000 < 0,05 maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan tentang kesiapsiagaan bencana banjir terhadap pengetahuan dan sikap masyarakat.
Saran Diharapkan bagi masyarakat untuk tidak membuang sampah ataupun melakukan hal negatif yang dapat menyebabkan terjadinya bencana banjir.
Related Results
SOSIALISASI TENTANG KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT MENGHADAPI BENCANA KEBAKARAN DI RT 001/07 KELURAHAN PAPANGGO JAKARTA UTARA.
SOSIALISASI TENTANG KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT MENGHADAPI BENCANA KEBAKARAN DI RT 001/07 KELURAHAN PAPANGGO JAKARTA UTARA.
Latar Belakang: Pengabdian kepada masyarakat ini dengan judul Sosialisasi tentang kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana kebakaran di rt 001/07 kelurahan papanggo jakarta utar...
Meningkatkan Pengetahuan Kesiapsiagaan Bencana Pada Warga di Dusun Beruk Jatiyoso Karanganyar
Meningkatkan Pengetahuan Kesiapsiagaan Bencana Pada Warga di Dusun Beruk Jatiyoso Karanganyar
Kesiapsiagaan bencana berfungsi untuk memicu agar masyarakat lebih paham tentang bencana dan masyarakat bisa menciptakan ketangguhan dan kesiapsiagaan bencana. Permasalahan mitra b...
KESIAPSIAGAAN ANAK DALAM MENINGKATKAN RESILIENSI TERHADAP BENCANA
KESIAPSIAGAAN ANAK DALAM MENINGKATKAN RESILIENSI TERHADAP BENCANA
Latar belakang : Bencana merupakan suatu peristiwa yang dapat mengakibatkan kerugian baik harta benda, nyawa dan lingkungan. Faktor alam, non alam, dan faktor manusia merupakan fa...
Determinan Demografi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Kesiapsiagaan Gempa Bumi
Determinan Demografi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Kesiapsiagaan Gempa Bumi
Kesiapsiagaan bencana adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna. Kesia...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENYULUHAN DAN SIMULASI KESIAPSIAGAAN BENCANA BANJIR DI GAMPONG MAREK KECAMATAN KAWAY XVI KABUPATEN ACEH BARAT
PENYULUHAN DAN SIMULASI KESIAPSIAGAAN BENCANA BANJIR DI GAMPONG MAREK KECAMATAN KAWAY XVI KABUPATEN ACEH BARAT
Masyarakat seharusnya sudah memiliki kemampuan kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir, terlebih lagi apabila bencana banjir tersebut sudah sering dialami bahkan bisa dikatakan lan...
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Pulau Pramuka adalah salah satu pulau di Kepulauan Seribu, yang terletak di sebelah utara Jakarta, Kepulauan Seribu terdiri dari sekitar 110 pulau, Pulau Pramuka adalah pulau terbe...

