Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisa Kelayakan Dan Pendapatan Usahatani Aren (Studi Kasus di Nagori Sihaporas, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun)

View through CrossRef
Pertanian kelapa sawit abstrak di Nagori Sihaporas, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, menguntungkan dan layak dikembangkan karena nilai R/C pertanian aren adalah 3,0 > 1. Setiap pengeluaran sebesar Rp. 1 akan memberikan penerimaan sebesar Rp. 3,0. dengan pendapatan rata-rata kelapa sawit jauhAbstract Pertanian aren di Nagori Sihaporas, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, menguntungkan dan layak untuk dikembangkan karena nilai R/C pertanian aren adalah 3,0 > 1. Setiap pengeluaran sebesar Rp. 1 akan memberikan penerimaan sebesar Rp. 3,0. dengan pendapatan rata-rata pertanian kelapa gula adalah Rp. 2.352.000,-. sedangkan rata-rata biaya yang dikeluarkan dalam usaha tani aren adalah Sebesar Rp. 768.777,- . dengan demikian total pendapatan rata-rata pertanian kelapa gula adalah Rp. 1.583.000,-. ming adalah Rp. 2.352.000,-. sedangkan rata-rata biaya yang dikeluarkan dalam usaha tani aren adalah Sebesar Rp. 768.777,- . dengan demikian total pendapatan rata-rata pertanian kelapa gula adalah Rp. 1.583.000,-. Oil palm farming in Nagori Sihaporas, Pamatang Sidamanik District, Simalungun Regency, is profitable and feasible to develop because the R/C value of palm farming is 3.0 > 1. Each expenditure of Rp. 1 will provide receipts of Rp. 3.0. with a far average income of oil palmAbstract Palm agriculture in Nagori Sihaporas, Pamatang Sidamanik District, Simalungun Regency, is profitable and feasible to develop because the R/C value of palm farming is 3.0 > 1. Each expenditure of Rp. 1 will provide receipts of Rp. 3.0. with the average income of sugar coconut farming is Rp. 2,352,000,-. while the average cost incurred in palm farming is Rp. 768,777,- . thus the total average income of sugar coconut farming is Rp. 1,583,000,-. ming is Rp. 2.352.000,-. while the average cost incurred in palm farming is Rp. 768,777,- . thus the total average income of sugar coconut farming is Rp. 1,583,000,-.
Title: Analisa Kelayakan Dan Pendapatan Usahatani Aren (Studi Kasus di Nagori Sihaporas, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun)
Description:
Pertanian kelapa sawit abstrak di Nagori Sihaporas, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, menguntungkan dan layak dikembangkan karena nilai R/C pertanian aren adalah 3,0 > 1.
Setiap pengeluaran sebesar Rp.
1 akan memberikan penerimaan sebesar Rp.
3,0.
dengan pendapatan rata-rata kelapa sawit jauhAbstract Pertanian aren di Nagori Sihaporas, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, menguntungkan dan layak untuk dikembangkan karena nilai R/C pertanian aren adalah 3,0 > 1.
Setiap pengeluaran sebesar Rp.
1 akan memberikan penerimaan sebesar Rp.
3,0.
dengan pendapatan rata-rata pertanian kelapa gula adalah Rp.
2.
352.
000,-.
sedangkan rata-rata biaya yang dikeluarkan dalam usaha tani aren adalah Sebesar Rp.
768.
777,- .
dengan demikian total pendapatan rata-rata pertanian kelapa gula adalah Rp.
1.
583.
000,-.
ming adalah Rp.
2.
352.
000,-.
sedangkan rata-rata biaya yang dikeluarkan dalam usaha tani aren adalah Sebesar Rp.
768.
777,- .
dengan demikian total pendapatan rata-rata pertanian kelapa gula adalah Rp.
1.
583.
000,-.
Oil palm farming in Nagori Sihaporas, Pamatang Sidamanik District, Simalungun Regency, is profitable and feasible to develop because the R/C value of palm farming is 3.
0 > 1.
Each expenditure of Rp.
1 will provide receipts of Rp.
3.
with a far average income of oil palmAbstract Palm agriculture in Nagori Sihaporas, Pamatang Sidamanik District, Simalungun Regency, is profitable and feasible to develop because the R/C value of palm farming is 3.
0 > 1.
Each expenditure of Rp.
1 will provide receipts of Rp.
3.
with the average income of sugar coconut farming is Rp.
2,352,000,-.
while the average cost incurred in palm farming is Rp.
768,777,- .
thus the total average income of sugar coconut farming is Rp.
1,583,000,-.
ming is Rp.
2.
352.
000,-.
while the average cost incurred in palm farming is Rp.
768,777,- .
thus the total average income of sugar coconut farming is Rp.
1,583,000,-.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG (Nagori Bayu Bagasan Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG (Nagori Bayu Bagasan Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani jagung di Nagori Bayu Bagasan. Penelitian ini dila...
ANALISIS USAHATANI JAGUNG MANIS (Zea mays) DI DESA DALUNG KECAMATAN KUTA UTARA KABUPATEN BADUNG
ANALISIS USAHATANI JAGUNG MANIS (Zea mays) DI DESA DALUNG KECAMATAN KUTA UTARA KABUPATEN BADUNG
Salah satu komoditas yang diusahakan oleh petani sejak lima tahun terakhir di Desa Dalung Kecamatan Kuta Utara Kabupaten Badung dalam upaya mewujudkan ketahan pangan  seperti tertu...
Analisis Keuntungan Petani Padi di Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas
Analisis Keuntungan Petani Padi di Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan bersih petani padi di daerah penelitian dan untuk menganalisis kelayakan usahatani padi di Kecamatan Kapuas Murung. Penelitia...
Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Ubi Kayu Di Kabupaten Wonogiri
Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Ubi Kayu Di Kabupaten Wonogiri
Ubi kayu merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki banyak kegunaan baik dalam pemenuhan konsumsi serta produksi bagi industri berbahan baku ubi kayu. Kabupaten Wonogir...

Back to Top