Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG (Nagori Bayu Bagasan Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun)

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani jagung di Nagori Bayu Bagasan. Penelitian ini dilakukan di Nagori Bayu Bagasan Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun dengan melibatkan 30 responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Model analisis yang digunakan R/C dan analisis regresi linear berganda. Hasil uji-t menunjukan bahwa variabel luas lahan dan modal tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani jagung di Nagori Bayu Bagasan dengan nilai sig > 0,050.  Sedangkan untuk variabel tenaga kerja dan produksi berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani jagung di Nagori Bayu Bagasan dengan nilai sig < 0,050.  Hasil analisis dapat diketahui bahwa rata-rata produksi per usahatani Rp 1.873 kg jagung dengan harga jual rata-rata per usahatani Rp 3.556,67 sehingga didapatkan rata-rata penerimaan per usahatani sebesar Rp 6.687.183,33. Dengan demikian pendapatan usahatani jagung per usahatani sebesar Rp 3.623.146,93 dan rata-rata per Ha yaitu Rp 11.275.353,53. R/C dari hasil penelitian adalah 2,15.
Universitas Prima Indonesia
Title: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG (Nagori Bayu Bagasan Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun)
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani jagung di Nagori Bayu Bagasan.
Penelitian ini dilakukan di Nagori Bayu Bagasan Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun dengan melibatkan 30 responden.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder.
Model analisis yang digunakan R/C dan analisis regresi linear berganda.
Hasil uji-t menunjukan bahwa variabel luas lahan dan modal tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani jagung di Nagori Bayu Bagasan dengan nilai sig > 0,050.
  Sedangkan untuk variabel tenaga kerja dan produksi berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani jagung di Nagori Bayu Bagasan dengan nilai sig < 0,050.
  Hasil analisis dapat diketahui bahwa rata-rata produksi per usahatani Rp 1.
873 kg jagung dengan harga jual rata-rata per usahatani Rp 3.
556,67 sehingga didapatkan rata-rata penerimaan per usahatani sebesar Rp 6.
687.
183,33.
Dengan demikian pendapatan usahatani jagung per usahatani sebesar Rp 3.
623.
146,93 dan rata-rata per Ha yaitu Rp 11.
275.
353,53.
R/C dari hasil penelitian adalah 2,15.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
A Analisis Komparatif Pendapatan Usaha Tani Jagung Manis Dan Usaha Tani Jagung Pipil Di Kecamatan Singkawang Selatan
A Analisis Komparatif Pendapatan Usaha Tani Jagung Manis Dan Usaha Tani Jagung Pipil Di Kecamatan Singkawang Selatan
Jagung memiliki peran yang penting bagi ekonomi nasional tidak hanya di perdesaan tetapi juga di perkotaan. Pemilihan lokasi dalam usahtani jagung manis dan usahatani jagung pipil ...
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
Analisis Keuntungan Petani Padi di Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas
Analisis Keuntungan Petani Padi di Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan bersih petani padi di daerah penelitian dan untuk menganalisis kelayakan usahatani padi di Kecamatan Kapuas Murung. Penelitia...
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
Wilayah pada Kabupaten Bangli merupakan kawasan kabupaten yang tanpa memiliki kawasan pantai serta sebagian besar wilayahnya berada pada daratan tinggi dan hanya sebagian kecil wil...
ANALISIS USAHATANI DAN PEMASARAN CABAI MERAH DI NAGORI PURBA SIPINGGAN KECAMATAN PURBA KABUPATEN SIMALUNGUN
ANALISIS USAHATANI DAN PEMASARAN CABAI MERAH DI NAGORI PURBA SIPINGGAN KECAMATAN PURBA KABUPATEN SIMALUNGUN
Tujuan  penelitian ini  adalah untuk mengetahui saluran pemasaran cabai merah di Nagori Purba Sipinggan Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, menganalisis pangsa produsen, marjin p...
ANALISIS USAHATANI DAN PEMASARAN CABAI MERAH DI NAGORI PURBA SIPINGGAN KECAMATAN PURBA KABUPATEN SIMALUNGUN
ANALISIS USAHATANI DAN PEMASARAN CABAI MERAH DI NAGORI PURBA SIPINGGAN KECAMATAN PURBA KABUPATEN SIMALUNGUN
Tujuan  penelitian ini  adalah untuk mengetahui saluran pemasaran cabai merah di Nagori Purba Sipinggan Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, menganalisis pangsa produsen, marjin p...

Back to Top