Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Strategi Pengembangan Kawasan Minapolitan Di Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai

View through CrossRef
Peraturan daerah Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Banggai Tahun 2012 – 2032 di tetapkan sebagai Kawasan Peruntukan Perikanan atau Kawasan Minapolitan di Kecamatan Pagimana. Pada sektor perikanan tangkap dan kelautan di Kabupaten Banggai mempunyai potensi yang sangat besar dikarenakan luas wilayah perairannya ± 20.309 Km², dan berada di Zona II Teluk Tomini dan Zona III Teluk Tolo, serta jumlah perikanan tangkap mencapai ± 48.621,1 Ton. Tujuan penelitian yaitu mengetahui strategi pengembangan Kawasan Minapolitan yang ada di Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif, dengan teknik analisis yang digunakan berupa analisis Skalogram dan analisis SWOT. Berdasarkan hasil analisis Skalogram arahan dari zonasi Kawasan Minapolitan Kecamatan Pagimana ialah : Zona inti/minapolis di arahkan di Kelurahan Pagimana. Namun untuk Strategi Pengembangan Kawasan Minapolitan hanya terfokus pada Zona Inti/Minapolis saja. Hasil analisis SWOT berupa strategi yang di lakukan untuk mengembangkan Kawasan Minapolitan agar terus berkelanjutan dan dapat membawa dampak yang positif baik untuk pemerintah setempat atau pun bagi masyarakat nelayan yang sebagai pelaku ekonomi pada sektor perikanan tangkap
Title: Strategi Pengembangan Kawasan Minapolitan Di Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai
Description:
Peraturan daerah Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Banggai Tahun 2012 – 2032 di tetapkan sebagai Kawasan Peruntukan Perikanan atau Kawasan Minapolitan di Kecamatan Pagimana.
Pada sektor perikanan tangkap dan kelautan di Kabupaten Banggai mempunyai potensi yang sangat besar dikarenakan luas wilayah perairannya ± 20.
309 Km², dan berada di Zona II Teluk Tomini dan Zona III Teluk Tolo, serta jumlah perikanan tangkap mencapai ± 48.
621,1 Ton.
Tujuan penelitian yaitu mengetahui strategi pengembangan Kawasan Minapolitan yang ada di Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai.
Metode yang digunakan deskriptif kualitatif, dengan teknik analisis yang digunakan berupa analisis Skalogram dan analisis SWOT.
Berdasarkan hasil analisis Skalogram arahan dari zonasi Kawasan Minapolitan Kecamatan Pagimana ialah : Zona inti/minapolis di arahkan di Kelurahan Pagimana.
Namun untuk Strategi Pengembangan Kawasan Minapolitan hanya terfokus pada Zona Inti/Minapolis saja.
Hasil analisis SWOT berupa strategi yang di lakukan untuk mengembangkan Kawasan Minapolitan agar terus berkelanjutan dan dapat membawa dampak yang positif baik untuk pemerintah setempat atau pun bagi masyarakat nelayan yang sebagai pelaku ekonomi pada sektor perikanan tangkap.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Kesesuaian Potensi Pengembangan Kawasan Minapolitan Berbasis Perikanan Budidaya di Kecamatan Purwanegara Kabupaten Banjarnegara
Analisis Kesesuaian Potensi Pengembangan Kawasan Minapolitan Berbasis Perikanan Budidaya di Kecamatan Purwanegara Kabupaten Banjarnegara
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian potensi pengembangan kawasan minapolitan berbasis perikanan budidaya di Kecamatan Purwanegara Kabupaten Banjarnegara. Penelit...
KEANEKARAGAMAN JENIS KUPU-KUPU DIKAWASAN HUTAN BATU TIKAR KECAMATAN LUWUK KABUPATEN BANGGAI
KEANEKARAGAMAN JENIS KUPU-KUPU DIKAWASAN HUTAN BATU TIKAR KECAMATAN LUWUK KABUPATEN BANGGAI
ABSTRAKNILLA ERNI NURRACHMAH NINGSIH. 2022. Keanekaragaman Jenis Kupu-kupu di Kawasan Hutan Batu Tikar Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai. (Dibimbing oleh Sulasmi Anggo dan Wahyudin...
EVALUASI PENGEMBANGAN KAWASAN MINAPOLITAN KABUPATEN BULUKUMBA
EVALUASI PENGEMBANGAN KAWASAN MINAPOLITAN KABUPATEN BULUKUMBA
Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Bulukumba, salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan. Kabupaten Bulukumba ditetapkan sebagai kawasan pembangunan minapolitan berdasark...
Pengembangan Kawasan Minapolitan (Studi Kasus : Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap)
Pengembangan Kawasan Minapolitan (Studi Kasus : Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap)
Cilacap district has the fishery potential of 72,000 tonnes per year, but only about 21% utilization. Ocean Fishing Port Cilacap Determination by the Ministry of Maritime Affairs a...
PENGUATAN KAPASITAS BUMG BERSAMA MINAPOLITAN MEURASA SABAN KABUPATEN ACEH TIMUR MELALUI EDUTEKNOPRENEURSHIP
PENGUATAN KAPASITAS BUMG BERSAMA MINAPOLITAN MEURASA SABAN KABUPATEN ACEH TIMUR MELALUI EDUTEKNOPRENEURSHIP
Gampong-Owned Enterprises (BUMG) Minapolitan Meurasa Saban is a business entity owned by 5 villages (bale buya, matang gleum, kuala leuge, seuneubok peusangan and seuneubok pidie)....
KARAKTERISTIK PENDUKUNG KAPASITAS KAWASAN MINAPOLITAN BRONDONG KABUPATEN LAMONGAN
KARAKTERISTIK PENDUKUNG KAPASITAS KAWASAN MINAPOLITAN BRONDONG KABUPATEN LAMONGAN
Berdasarkan RTRW Provinsi Jawa Timur Tahun 2011-2031 tentang kawasan strategis pusat pertumbuhan baru untuk menghindari ketimpangan dari kawasan lain di Kabupaten Lamongan adalah m...
KARAKTERISTIK PENDUKUNG KAPASITAS KAWASAN MINAPOLITAN BRONDONG KABUPATEN LAMONGAN
KARAKTERISTIK PENDUKUNG KAPASITAS KAWASAN MINAPOLITAN BRONDONG KABUPATEN LAMONGAN
Berdasarkan RTRW Provinsi Jawa Timur Tahun 2011-2031 tentang kawasan strategis pusat pertumbuhan baru untuk menghindari ketimpangan dari kawasan lain di Kabupaten Lamongan adalah m...

Back to Top