Javascript must be enabled to continue!
EVALUASI PENGEMBANGAN KAWASAN MINAPOLITAN KABUPATEN BULUKUMBA
View through CrossRef
Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Bulukumba, salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan. Kabupaten Bulukumba ditetapkan sebagai kawasan pembangunan minapolitan berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 35 / KEPMEN-KP / 2013, untuk melihat optimalisasi program pembangunan maka diperlukan monitoring sebagai bentuk evaluasi, sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat infrastruktur yang tersedia di kawasan Minapolitan dan untuk mengetahui sejauh mana implementasi program di kawasan Minapolitan Kabupaten Bulukumba. Batasan t penelitian ini adalah melihat kesesuaian dokumen perencanaan dengan kondisi eksisting, mengevaluasi sejauh mana pelaksanaan perencanaan, produksi perikanan, dan kendala dalam pengembangannya serta cakupan wilayahnya merupakan kawasan Minapolitan Bulukumba yang terdapat pada Kawasan Minapolitan Bulukumba. Rencana. Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2011 - 2031. Untuk menjawab rumusan masalah pertama dan kedua digunakan analisis skala likert dengan metode scoring berdasarkan hasil observasi dan wawancara sebagai langkah evaluasi, dimana proses evaluasi dilaksanakan dengan rencana yang seharusnya. Hasil dalam penelitian ini untuk masalah pertama menyatakan hasil evaluasi bahwa implementasi kawasan minapolitan berdasarkan ketersediaan fasilitas mencapai 44,6% dengan kategori prasarana kurang baik mencapai 66% pada kategori sedang sehingga masih banyak yang dibutuhkan. untuk direalisasikan dan jawaban dari rumusan masalah kedua yaitu Tingkat implementasi program dalam pembangunan kawasan minapolitan di Kabupaten Bulukumba sudah mencapai 80% dengan kategori baik secara keseluruhan program telah dilaksanakan, namun perlu adanya optimasi. Sehingga dampak program tersebut menyentuh seluruh lapisan masyarakat terutama masyarakat yang membutuhkan bantuan pemerintah seperti pemberian permodalan (home industry) sehingga memudahkan masyarakat dalam menjalankan usahanya sendiri.
Tanjungpura University
Title: EVALUASI PENGEMBANGAN KAWASAN MINAPOLITAN KABUPATEN BULUKUMBA
Description:
Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Bulukumba, salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan.
Kabupaten Bulukumba ditetapkan sebagai kawasan pembangunan minapolitan berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 35 / KEPMEN-KP / 2013, untuk melihat optimalisasi program pembangunan maka diperlukan monitoring sebagai bentuk evaluasi, sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat infrastruktur yang tersedia di kawasan Minapolitan dan untuk mengetahui sejauh mana implementasi program di kawasan Minapolitan Kabupaten Bulukumba.
Batasan t penelitian ini adalah melihat kesesuaian dokumen perencanaan dengan kondisi eksisting, mengevaluasi sejauh mana pelaksanaan perencanaan, produksi perikanan, dan kendala dalam pengembangannya serta cakupan wilayahnya merupakan kawasan Minapolitan Bulukumba yang terdapat pada Kawasan Minapolitan Bulukumba.
Rencana.
Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2011 - 2031.
Untuk menjawab rumusan masalah pertama dan kedua digunakan analisis skala likert dengan metode scoring berdasarkan hasil observasi dan wawancara sebagai langkah evaluasi, dimana proses evaluasi dilaksanakan dengan rencana yang seharusnya.
Hasil dalam penelitian ini untuk masalah pertama menyatakan hasil evaluasi bahwa implementasi kawasan minapolitan berdasarkan ketersediaan fasilitas mencapai 44,6% dengan kategori prasarana kurang baik mencapai 66% pada kategori sedang sehingga masih banyak yang dibutuhkan.
untuk direalisasikan dan jawaban dari rumusan masalah kedua yaitu Tingkat implementasi program dalam pembangunan kawasan minapolitan di Kabupaten Bulukumba sudah mencapai 80% dengan kategori baik secara keseluruhan program telah dilaksanakan, namun perlu adanya optimasi.
Sehingga dampak program tersebut menyentuh seluruh lapisan masyarakat terutama masyarakat yang membutuhkan bantuan pemerintah seperti pemberian permodalan (home industry) sehingga memudahkan masyarakat dalam menjalankan usahanya sendiri.
Related Results
Analisis Kesesuaian Potensi Pengembangan Kawasan Minapolitan Berbasis Perikanan Budidaya di Kecamatan Purwanegara Kabupaten Banjarnegara
Analisis Kesesuaian Potensi Pengembangan Kawasan Minapolitan Berbasis Perikanan Budidaya di Kecamatan Purwanegara Kabupaten Banjarnegara
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian potensi pengembangan kawasan minapolitan berbasis perikanan budidaya di Kecamatan Purwanegara Kabupaten Banjarnegara. Penelit...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Da’wah Strategy Through Halal Tourism
Da’wah Strategy Through Halal Tourism
This article focuses on the da’wah strategy of the Bulukumba Tourism, Youth, and Sports Office in developing halal tourism in Bulukumba, which is directed at the issue of the conce...
Strategi Pengembangan Kawasan Minapolitan Di Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai
Strategi Pengembangan Kawasan Minapolitan Di Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai
Peraturan daerah Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Banggai Tahun 2012 – 2032 di tetapkan sebagai Kawasan Peruntukan Perikanan atau Kawasan Minapolitan di Kecamatan Pagimana. Pad...
Pengembangan Kawasan Minapolitan (Studi Kasus : Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap)
Pengembangan Kawasan Minapolitan (Studi Kasus : Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap)
Cilacap district has the fishery potential of 72,000 tonnes per year, but only about 21% utilization. Ocean Fishing Port Cilacap Determination by the Ministry of Maritime Affairs a...
PENGUATAN KAPASITAS BUMG BERSAMA MINAPOLITAN MEURASA SABAN KABUPATEN ACEH TIMUR MELALUI EDUTEKNOPRENEURSHIP
PENGUATAN KAPASITAS BUMG BERSAMA MINAPOLITAN MEURASA SABAN KABUPATEN ACEH TIMUR MELALUI EDUTEKNOPRENEURSHIP
Gampong-Owned Enterprises (BUMG) Minapolitan Meurasa Saban is a business entity owned by 5 villages (bale buya, matang gleum, kuala leuge, seuneubok peusangan and seuneubok pidie)....
KARAKTERISTIK PENDUKUNG KAPASITAS KAWASAN MINAPOLITAN BRONDONG KABUPATEN LAMONGAN
KARAKTERISTIK PENDUKUNG KAPASITAS KAWASAN MINAPOLITAN BRONDONG KABUPATEN LAMONGAN
Berdasarkan RTRW Provinsi Jawa Timur Tahun 2011-2031 tentang kawasan strategis pusat pertumbuhan baru untuk menghindari ketimpangan dari kawasan lain di Kabupaten Lamongan adalah m...
KARAKTERISTIK PENDUKUNG KAPASITAS KAWASAN MINAPOLITAN BRONDONG KABUPATEN LAMONGAN
KARAKTERISTIK PENDUKUNG KAPASITAS KAWASAN MINAPOLITAN BRONDONG KABUPATEN LAMONGAN
Berdasarkan RTRW Provinsi Jawa Timur Tahun 2011-2031 tentang kawasan strategis pusat pertumbuhan baru untuk menghindari ketimpangan dari kawasan lain di Kabupaten Lamongan adalah m...

