Javascript must be enabled to continue!
Keanekaragaman Genus Serangga Air sebagai Bioindikator Kualitas Perairan
View through CrossRef
Abstract: Aquatic insects are groups of insects that most of their life in the water body. Aquatic insects are part of macrozoobenthos. Aquatic insects are very important roles in the ecological system due to various reasons. Insects are bio-indicators of water in water bodies such as rivers. The aims of the study were to determine the diversity and the potential roles of aquatic insects in the Kali Batu Anyar ecosystem. The research method used purposive random sampling method. The sampling of the data was conducted by Surber nets. The samples obtained were identified and analyzed using the Shannon-Wiener index. The result consist of 6 Orders, 10 Families and 4 Genus were founded. According to the Shannon-Wiener diversity index of (H'), the diversity of aquatic insects in the upper Kali Batu Anyar was higher than the bottom part of the river with value of H’ was 3,6. By using SIGNAL 2 grade, Order Ephemeroptera, Trichoptera and Coleoptera were grouped to be very sensitive and a sensitive insect therefore those can be used as indicator for water quality. It can be concluded that Kali Batu Anyar was in good water conditions.Abstrak: Serangga air merupakan kelompok serangga yang sebagian hidupnya berada di badan air. Serangga air termasuk dalam makrozoobentos. Serangga air sangat penting dalam sistem ekologi karena berbagai alasan. Serangga air adalah bioindikator dalam badan air seperti sungai. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui keanekaragaman dan potensi peranan serangga air di ekosistem. Peneltian menggunakan metode Purposive Random Sampling. Pengambilan sampel menggunakan jaring Surber. Sampel yang diperoleh diidentifikasi dan dianalisis menggunakan indeks Shanon Wiener. Serangga air yang diperoleh di kelompokan pada 6 Ordo terbagi dari 10 Famili dan 4 Genus. Indeks keanekaragaman Shanon-Wiener H’ : 3,6 menunjukan keanekaragaman serangga air yang tinggi di hulu kali Batu Anyar tinggi. Berdasarkan SIGNAL 2 grade, serangga air anggota Ordo Ephemeroptera, Trichoptera dan Coleoptera yang ditemukan bersifat sangat sensitif dan sensitif dapat digunakan sebagai indikator kualitas air. Kali Batu Anyar dalam kondisi perairan yang baik.
Universitas Muhammadiyah Mataram
Title: Keanekaragaman Genus Serangga Air sebagai Bioindikator Kualitas Perairan
Description:
Abstract: Aquatic insects are groups of insects that most of their life in the water body.
Aquatic insects are part of macrozoobenthos.
Aquatic insects are very important roles in the ecological system due to various reasons.
Insects are bio-indicators of water in water bodies such as rivers.
The aims of the study were to determine the diversity and the potential roles of aquatic insects in the Kali Batu Anyar ecosystem.
The research method used purposive random sampling method.
The sampling of the data was conducted by Surber nets.
The samples obtained were identified and analyzed using the Shannon-Wiener index.
The result consist of 6 Orders, 10 Families and 4 Genus were founded.
According to the Shannon-Wiener diversity index of (H'), the diversity of aquatic insects in the upper Kali Batu Anyar was higher than the bottom part of the river with value of H’ was 3,6.
By using SIGNAL 2 grade, Order Ephemeroptera, Trichoptera and Coleoptera were grouped to be very sensitive and a sensitive insect therefore those can be used as indicator for water quality.
It can be concluded that Kali Batu Anyar was in good water conditions.
Abstrak: Serangga air merupakan kelompok serangga yang sebagian hidupnya berada di badan air.
Serangga air termasuk dalam makrozoobentos.
Serangga air sangat penting dalam sistem ekologi karena berbagai alasan.
Serangga air adalah bioindikator dalam badan air seperti sungai.
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui keanekaragaman dan potensi peranan serangga air di ekosistem.
Peneltian menggunakan metode Purposive Random Sampling.
Pengambilan sampel menggunakan jaring Surber.
Sampel yang diperoleh diidentifikasi dan dianalisis menggunakan indeks Shanon Wiener.
Serangga air yang diperoleh di kelompokan pada 6 Ordo terbagi dari 10 Famili dan 4 Genus.
Indeks keanekaragaman Shanon-Wiener H’ : 3,6 menunjukan keanekaragaman serangga air yang tinggi di hulu kali Batu Anyar tinggi.
Berdasarkan SIGNAL 2 grade, serangga air anggota Ordo Ephemeroptera, Trichoptera dan Coleoptera yang ditemukan bersifat sangat sensitif dan sensitif dapat digunakan sebagai indikator kualitas air.
Kali Batu Anyar dalam kondisi perairan yang baik.
Related Results
Keanekaragaman Serangga dan Fungsinya pada Tiga Tipe Perkebunan Kopi Arabika (Coffea arabica L.) di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung
Keanekaragaman Serangga dan Fungsinya pada Tiga Tipe Perkebunan Kopi Arabika (Coffea arabica L.) di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung
Keberadaan serangga dalam suatu ekosistem seringkali dianggap sebagai hama, meskipun demikian serangga memiliki fungsi ekologis yang bermanfaat sebagai penyerbuk, pengurai, musuh a...
Keanekaragaman Serangga Malam (Nocturnal) Di Desa Teluk Bogam Pakalan bun
Keanekaragaman Serangga Malam (Nocturnal) Di Desa Teluk Bogam Pakalan bun
Serangga merupakan fauna invertebrata yang sangat penting dalam berbagai ekosistem. Serangga memiliki keanekaragaman yang sangat tinggi dengan daya adaptasi yang tinggi pada berbag...
Keanekaragaman serangga pengunjung bunga mangrove di Gonda Mangrove Park Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat
Keanekaragaman serangga pengunjung bunga mangrove di Gonda Mangrove Park Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat
Gonda Mangrove Park merupakan kawasan mangrove yang dibuka menjadi kawasan wisata sejak tahun 2014. Perubahan fungsi ini diduga akan mempengaruhi komponen ekosistem mangrove dalam ...
Gastropoda test family of Neritidae as bioindicator to health status of mangrove forest Pulau Tunda Serang Banten, Indonesia
Gastropoda test family of Neritidae as bioindicator to health status of mangrove forest Pulau Tunda Serang Banten, Indonesia
Uji gastropoda famili Neritidae terhadap habitatnya di ekosistem mangrove dilakukan di dua stasiun pengamatan di Pulau Tunda Serang Banten pada Januari 2014. Penelitian ini bertuju...
<b>IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN SERANGGA MENGGUNAKAN DUA JENIS PERANGKAP DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS SALI AL-AITAAM KABUPATEN BANDUNG</b>
<b>IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN SERANGGA MENGGUNAKAN DUA JENIS PERANGKAP DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS SALI AL-AITAAM KABUPATEN BANDUNG</b>
Serangga adalah salah satu organisme dengan tingkat keanekaragaman spesies tertinggi di dunia. Kampus Universitas Sali Al-Aitaam berada di Desa Cipagalo Kabupaten Bandung yang dike...
Keanekaragaman Serangga Parasitoid (Hymenoptera) di Perkebunan Jambu Biji Desa Kalipakis Sukorejo Kendal
Keanekaragaman Serangga Parasitoid (Hymenoptera) di Perkebunan Jambu Biji Desa Kalipakis Sukorejo Kendal
Kabupaten Kendal menjadi pusat produksi jambu biji tertinggi di Jawa Tengah dengan varietas jambu biji getas merah, salah satu wilayah dengan produksi jambu biji yang tinggi adalah...
The diversity and ecological roles of insects and arachnids in arabica coffee (Coffea arabica) plantation in Palasari, Bandung Regency
The diversity and ecological roles of insects and arachnids in arabica coffee (Coffea arabica) plantation in Palasari, Bandung Regency
Keanekaragaman komunitas artropoda dapat dijadikan sebagai bioindikator perubahan lingkungan khususnya pada sistem budi daya kopi dengan sistem pengelolaan yang beragam. Sistem pen...
KEANEKARAGAMAN SERANGGA DI PERKEBUNAN KOPI EXCELSA DESA PANGLUNGAN KABUPATEN JOMBANG JAWA TIMUR
KEANEKARAGAMAN SERANGGA DI PERKEBUNAN KOPI EXCELSA DESA PANGLUNGAN KABUPATEN JOMBANG JAWA TIMUR
ABSTRAK
Pada tanaman perkebunan sering dijumpai berbagai jenis serangga. Serangga mempunyai fungsi ekologi yang penting sebagai penyeimbang ekosistem serta dapat menjadi indikator...

