Javascript must be enabled to continue!
STUDI PREFERENSI TRANSFORMASI MODA ANGKUTAN PRIBADI BERDASARKAN PREFERENSI ANGKUTAN PRIBADI
View through CrossRef
Salah satu faktor yang menyebabkan kemacetan bahwa jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan peningkatan volume jalan. Pendekatan desain analisis terdiri dari metode statistik deskriptif untuk mendapatkan karakteristik komuter transportasi pribadi dalam hal biaya perjalanan, biaya operasi kendaraan, jarak tempuh dan waktu perjalanan, serta model SEM Partial Least Square (PLS) untuk mendapatkan efek karakteristik komuter transportasi pribadi m.enuju transfonnasi mode transportasi. Hasil keamanan dari kegiatan kriminal oleh 85,9%, k.elengkapan k.endaraan dalam hal peralatan keselamatan oleh 84,6%, menjamin keselamatan kecelakaan lalu lintas sebesar 74,8%, kemudahan dalam hal kehidupan kesesuaian k.endaraan sebesar 55,5%, Budaya (Image) dalam hal berlalulintas disiplin oleh 53,3% dan indikator terendah K.ebudayaan (Image) dalam hal prestise fakor dari 38,6o/o. Maka persepsi responden dari mode transformasi dalam dimanifestasikan oleh variabel indikator dalam hal kesediaan untuk bergerak menggunakan transportasi umum moda responden menyatakan sangat setuju sebesar 18,3%, setuju sebesar 20,6%, kurang setuju pada 22,2%, tidak setuju sebesar 28,1% dan yang menyatakan sangat setuju sebesar 10,8%. Indikator dalam hal faktor prioritas utama yang mempengaruhi bersedia untuk pindah ke angkutan umwn, orang-orang yang mengatakan waktu perjalanan faktor sebesar 38,2%, fak.tor waktu tunggu oleh 16,7%, jwnlah tarif faktor bepergian dengan 12,7% faktor keamanan dari 9,8%, faktor keamanan 7,8%, faktor kenyamanan dari 6,5%, modus transfer factor dari 4,2%, 3,6% faktor waktu akses dan negara-negara faktor budaya (image) dari 0,3%.. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis ditemukan bahwa karak.teristik Tramportasi Preferensi Personal (PAP) efek langsung Transfonnasi signifikan dari variabel endogen (TRF) dari 8230.
Title: STUDI PREFERENSI TRANSFORMASI MODA ANGKUTAN PRIBADI BERDASARKAN PREFERENSI ANGKUTAN PRIBADI
Description:
Salah satu faktor yang menyebabkan kemacetan bahwa jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan peningkatan volume jalan.
Pendekatan desain analisis terdiri dari metode statistik deskriptif untuk mendapatkan karakteristik komuter transportasi pribadi dalam hal biaya perjalanan, biaya operasi kendaraan, jarak tempuh dan waktu perjalanan, serta model SEM Partial Least Square (PLS) untuk mendapatkan efek karakteristik komuter transportasi pribadi m.
enuju transfonnasi mode transportasi.
Hasil keamanan dari kegiatan kriminal oleh 85,9%, k.
elengkapan k.
endaraan dalam hal peralatan keselamatan oleh 84,6%, menjamin keselamatan kecelakaan lalu lintas sebesar 74,8%, kemudahan dalam hal kehidupan kesesuaian k.
endaraan sebesar 55,5%, Budaya (Image) dalam hal berlalulintas disiplin oleh 53,3% dan indikator terendah K.
ebudayaan (Image) dalam hal prestise fakor dari 38,6o/o.
Maka persepsi responden dari mode transformasi dalam dimanifestasikan oleh variabel indikator dalam hal kesediaan untuk bergerak menggunakan transportasi umum moda responden menyatakan sangat setuju sebesar 18,3%, setuju sebesar 20,6%, kurang setuju pada 22,2%, tidak setuju sebesar 28,1% dan yang menyatakan sangat setuju sebesar 10,8%.
Indikator dalam hal faktor prioritas utama yang mempengaruhi bersedia untuk pindah ke angkutan umwn, orang-orang yang mengatakan waktu perjalanan faktor sebesar 38,2%, fak.
tor waktu tunggu oleh 16,7%, jwnlah tarif faktor bepergian dengan 12,7% faktor keamanan dari 9,8%, faktor keamanan 7,8%, faktor kenyamanan dari 6,5%, modus transfer factor dari 4,2%, 3,6% faktor waktu akses dan negara-negara faktor budaya (image) dari 0,3%.
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis ditemukan bahwa karak.
teristik Tramportasi Preferensi Personal (PAP) efek langsung Transfonnasi signifikan dari variabel endogen (TRF) dari 8230.
Related Results
STUDI PREFERENSI TRANSFORMASI MODA ANGKUTAN PRIBADI BERDASARKAN PREFERENSI ANGKUTAN PRIBADI
STUDI PREFERENSI TRANSFORMASI MODA ANGKUTAN PRIBADI BERDASARKAN PREFERENSI ANGKUTAN PRIBADI
ABSTRAKSalah satu faktor penyebab kemacetan yakni pertambahan jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan pertambahan volume jalan. Pada masa sekarang ini umumnya masyarakat lebih...
STUDI PREFERENSI TRANSFORMASI MODA ANGKUTAN PRIBADI BERDASARKAN KUALITAS PELAYANAN ANGKUTAN UMUM
STUDI PREFERENSI TRANSFORMASI MODA ANGKUTAN PRIBADI BERDASARKAN KUALITAS PELAYANAN ANGKUTAN UMUM
Salah satu faktor penyebab kemacetan yakni pertambahan jumlah kendaraan yang tidak sebanding denganpertambahan volume jalan. Pada masa sekarang ini umumnya masyarakat lebih memilih...
STUDI PREFERENCE TRANSFORMASI MODA ANGKUTAN PRIBADI BERBASIS BIAYA PERJALANAN DAN WAKTU PERJALANAN
STUDI PREFERENCE TRANSFORMASI MODA ANGKUTAN PRIBADI BERBASIS BIAYA PERJALANAN DAN WAKTU PERJALANAN
Salah satu faktor penyebab kemacetan yakni pertambahan jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan pertambahan volume jalan. Pada masa sekarang ini umumnya masyarakat lebih memili...
PENGARUH ANGKUTAN UMUM ONLINE TERHADAP ANGKUTAN UMUM KONVENSIONAL (STUDI KASUS ANGKUTAN ADL DAN MAXIM DI KOTA MALANG)
PENGARUH ANGKUTAN UMUM ONLINE TERHADAP ANGKUTAN UMUM KONVENSIONAL (STUDI KASUS ANGKUTAN ADL DAN MAXIM DI KOTA MALANG)
Munculnya transportasi berbasis online menimbulkan aksi demonstrasi besar diwilayah jawa timur salah satunya dikota Malang,aksi dilakukan oleh para pengemudi angkutan konvensional ...
STUDI PREFERENCE TRANSFORMASI MODA ANGKUTAN PRIBADI BERDASARKAN KARAKTERISTIK PERJALANAN DAN PERILAKU PENGGUNA
STUDI PREFERENCE TRANSFORMASI MODA ANGKUTAN PRIBADI BERDASARKAN KARAKTERISTIK PERJALANAN DAN PERILAKU PENGGUNA
Persoalan transportasi di kota-kota besar seperti Kota Jakarta,Bandung,Surabaya, Medan dan Makassar,merupakan suatu persoalan yang cukup memprihatinkan khususnya dalam memecahkan m...
ANALISIS TARIF ANGKUTAN UMUM BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) (TRAYEK CIANJUR-CIPANAS)
ANALISIS TARIF ANGKUTAN UMUM BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) (TRAYEK CIANJUR-CIPANAS)
Perkembangan transportasi di Indonesia saat ini sangat pesat. Hal ini dikarenakan perkembangan teknologi dan taraf hidup masyarakat yang semakin meningkat, peningkatan ini dipicu k...
ANALISIS FUNGSI PENGAWASAN UJI BERKALA OLEH DINAS PERHUBUNGAN KOTA BATAM TERHADAP ANGKUTAN KOTA
ANALISIS FUNGSI PENGAWASAN UJI BERKALA OLEH DINAS PERHUBUNGAN KOTA BATAM TERHADAP ANGKUTAN KOTA
Dalam rangka penertiban angkutan umum, sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 5 ayat 2 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menjelaskan bahwa “Pembina...
IDENTIFICATION AND CHARACTERISTICS OF URBAN TRANSPORT NEEDS KRAKSAAN IN PROBOLINGGO DISTRICT
IDENTIFICATION AND CHARACTERISTICS OF URBAN TRANSPORT NEEDS KRAKSAAN IN PROBOLINGGO DISTRICT
Angkutan umum perkotaan merupakan bagian dari sistem transportasi perkotaan yang memegang peranan sangat penting dalam mendukung mobilitas masyarakat. Peranan tersebut menjadikan a...

