Javascript must be enabled to continue!
EFEKTIVITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS
View through CrossRef
Efektivitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Nagrak di Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi belum sepenuhnya optimal. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya efektivitas dalam pelayanan yang diberikan oleh tenaga medis. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk mengkaji efektivitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Nagrak dengan menggunakan pendekatan teori efektivitas.
Menurut Saxena dalam Indrawijaya (2014:176), efektivitas adalah ukuran sejauh mana target (baik dalam hal kuantitas, kualitas, maupun waktu) yang dapat dicapai. Semakin besar target yang dapat dicapai, semakin tinggi tingkat efektivitas. Pendekatan ini lebih menekankan pada hasil yang dihasilkan oleh suatu layanan daripada masalah-masalah yang mungkin muncul dalam penggunaan sumber daya.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif analisis deskriptif. Fokus penelitian ini adalah pada Efektivitas Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Nagrak Kecamatan Nagrak. Terdapat enam informan penelitian yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling dan snowball sampling. Informan penelitian meliputi Kepala Puskesmas, Tenaga Kesehatan, Pegawai Administrasi, dan Masyarakat. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk memastikan validitas data, dilakukan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Analisis data dilakukan melalui pengolahan data, penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin baik pelayanan kesehatan, maka semakin efektif pelayanannya. Dengan demikian, untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Nagrak Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi, perlu dilakukan pembenahan dalam aspek pelayanan agar lebih efektif terhadap masyarakat. Dengan demikian, harapannya efektivitas pelayanan kesehatan dapat tercapai.
Title: EFEKTIVITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS
Description:
Efektivitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Nagrak di Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi belum sepenuhnya optimal.
Salah satu penyebabnya adalah kurangnya efektivitas dalam pelayanan yang diberikan oleh tenaga medis.
Oleh karena itu, penulis tertarik untuk mengkaji efektivitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Nagrak dengan menggunakan pendekatan teori efektivitas.
Menurut Saxena dalam Indrawijaya (2014:176), efektivitas adalah ukuran sejauh mana target (baik dalam hal kuantitas, kualitas, maupun waktu) yang dapat dicapai.
Semakin besar target yang dapat dicapai, semakin tinggi tingkat efektivitas.
Pendekatan ini lebih menekankan pada hasil yang dihasilkan oleh suatu layanan daripada masalah-masalah yang mungkin muncul dalam penggunaan sumber daya.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif analisis deskriptif.
Fokus penelitian ini adalah pada Efektivitas Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Nagrak Kecamatan Nagrak.
Terdapat enam informan penelitian yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling dan snowball sampling.
Informan penelitian meliputi Kepala Puskesmas, Tenaga Kesehatan, Pegawai Administrasi, dan Masyarakat.
Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Untuk memastikan validitas data, dilakukan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu.
Analisis data dilakukan melalui pengolahan data, penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin baik pelayanan kesehatan, maka semakin efektif pelayanannya.
Dengan demikian, untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Nagrak Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi, perlu dilakukan pembenahan dalam aspek pelayanan agar lebih efektif terhadap masyarakat.
Dengan demikian, harapannya efektivitas pelayanan kesehatan dapat tercapai.
Related Results
Gambaran Faktor Penyebab Rujukan Di Puskesmas Kota Depok
Gambaran Faktor Penyebab Rujukan Di Puskesmas Kota Depok
Referral System for Individual Health Services states that health services are conducted in stages according to medical needs, starting from basic, second, and then third level hea...
PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19
DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN KOTA CIMAHI JAWA BARAT
INDONESIA
PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19
DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN KOTA CIMAHI JAWA BARAT
INDONESIA
Terkait dengan penatalaksanaan pandemi Corona virus disesase-19 (Covid-19), Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah memberikan pedoman bagi tenaga kesehatan tentang pengelom...
Naskah Kebijakan Pelayanan Kesehatan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Naskah Kebijakan Pelayanan Kesehatan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28H Ayat (1) dan UU Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan Pasal 5 menyatakan bahwa setiap orang berhak atas kesehatan. UU 1945 Pasal 28H Ayat (1) men...
GAMBARAN PELAYANAN KESEHATAN PADA USIA LANJUT DI PUSKESMAS PONDOK RUMPUT
GAMBARAN PELAYANAN KESEHATAN PADA USIA LANJUT DI PUSKESMAS PONDOK RUMPUT
SPM (Standar pelayanan minimal) Pelayanan kesehatan pada usia lanjut adalah SPM yang harus dilaksanakan sesuai standar oleh puskesmas. Target capaiannya adalah 100 % usia lanjut. M...
MANAJEMEN INOVASI PELAYANAN SISTEM INFORMASI PUSKESMAS PAPERLESS (SIMPLE) DI PUSKESMAS TARIK KECAMATAN TARIK KABUPATEN SIDOARJO
MANAJEMEN INOVASI PELAYANAN SISTEM INFORMASI PUSKESMAS PAPERLESS (SIMPLE) DI PUSKESMAS TARIK KECAMATAN TARIK KABUPATEN SIDOARJO
Pemerintah berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui inovasi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam segala bidang, termasuk bidang kes...
Identifikasi Pelayanan Puskesmas Berdasarkan Network Analysis di Kabupaten Bandung
Identifikasi Pelayanan Puskesmas Berdasarkan Network Analysis di Kabupaten Bandung
Abstract. Health is one of the most important things for humans. A sign of poor health is that humans will have difficulty carrying out their daily activities. The government is ob...
Sistem Pelaksanaan PONED di Puskesmas Kabupaten Pati
Sistem Pelaksanaan PONED di Puskesmas Kabupaten Pati
Kasus kematian ibu bersalin di Kabupaten Pati dalam tiga tahun terakhir cenderung meningkat pada tahun 2009 sampai 2011, padahal di kabupaten Pati sudah terdapat 3 puskesmas PONED....
Hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Rias Kabupaten Bangka Selatan
Hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Rias Kabupaten Bangka Selatan
Latar Belakang: Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator penting yang harus diperhatikan dalam pelayanan kesehatan. Kepuasan pasien adalah hasil penilaian pasien terhadap pel...

