Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Prinsip Arsitektur Tropis Nusantara pada Rumah Vernakular Jawa (Studi Kasus: Omah Joglo dan Limasan di Gunungkidul)

View through CrossRef
Arsitektur vernakular adalah wujud adaptasi masyarakat terhadap lingkungan yang mencerminkan budaya lokal. Bentuk arsitektur vernakular di Indonesia dikenal sebagai Arsitektur Tropis Nusantara yang dirancang untuk merespons iklim tropis dengan mengoptimalkan pengendalian termal melalui prinsip hemat energi dan pendinginan pasif. Salah satu arsitektur vernakular yang masih dapat ditemui adalah rumah vernakular Jawa yang dalam pembuatan rumah tersebut masyarakat Jawa berpegang pada nilai hidup berdampingan secara harmonis dengan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip Arsitektur Tropis Nusantara dan mengetahui kinerja termal dalam penurunan suhu pada rumah vernakular Jawa di Gunungkidul. Metode yang digunakan yaitu mixed method yang menggabungkan pendekatan kualitatif dengan analisis desain visual dan kuantitatif dengan pengukuran suhu udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa omah Joglo dan Limasan menerapkan prinsip Arsitektur Tropis Nusantara, seperti volume atap besar, ventilasi optimal, tritisan lebar, adanya vegetasi, dan material dengan konduktivitas termal rendah untuk menurunkan suhu dalam ruangan pada siang hari. Penurunan suhu ruang luar pada omah Joglo lebih efektif dibandingkan omah Limasan. Efektivitas ini disebabkan oleh rasio atap omah Joglo yang lebih besar, ventilasi yang lebih lebar, serta penggunaan material alami berpori dengan konduktivitas termal rendah.
Title: Prinsip Arsitektur Tropis Nusantara pada Rumah Vernakular Jawa (Studi Kasus: Omah Joglo dan Limasan di Gunungkidul)
Description:
Arsitektur vernakular adalah wujud adaptasi masyarakat terhadap lingkungan yang mencerminkan budaya lokal.
Bentuk arsitektur vernakular di Indonesia dikenal sebagai Arsitektur Tropis Nusantara yang dirancang untuk merespons iklim tropis dengan mengoptimalkan pengendalian termal melalui prinsip hemat energi dan pendinginan pasif.
Salah satu arsitektur vernakular yang masih dapat ditemui adalah rumah vernakular Jawa yang dalam pembuatan rumah tersebut masyarakat Jawa berpegang pada nilai hidup berdampingan secara harmonis dengan alam.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip Arsitektur Tropis Nusantara dan mengetahui kinerja termal dalam penurunan suhu pada rumah vernakular Jawa di Gunungkidul.
Metode yang digunakan yaitu mixed method yang menggabungkan pendekatan kualitatif dengan analisis desain visual dan kuantitatif dengan pengukuran suhu udara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa omah Joglo dan Limasan menerapkan prinsip Arsitektur Tropis Nusantara, seperti volume atap besar, ventilasi optimal, tritisan lebar, adanya vegetasi, dan material dengan konduktivitas termal rendah untuk menurunkan suhu dalam ruangan pada siang hari.
Penurunan suhu ruang luar pada omah Joglo lebih efektif dibandingkan omah Limasan.
Efektivitas ini disebabkan oleh rasio atap omah Joglo yang lebih besar, ventilasi yang lebih lebar, serta penggunaan material alami berpori dengan konduktivitas termal rendah.

Related Results

OMAH DUDUR: OMAH RATU – KAWULA YANG HIDUP DI WILAYAH URUT SEWU, GRABAG, PURWOREJO, JAWA TENGAH
OMAH DUDUR: OMAH RATU – KAWULA YANG HIDUP DI WILAYAH URUT SEWU, GRABAG, PURWOREJO, JAWA TENGAH
Abstract: Omah dudur is a typical house of rural community in the region of Urut Sewu, Grabag, Purworejo district. Omah dudur originated from the kingdom of Mataram Yogyakarta as a...
WUJUD KEBUDAYAAN JAWA DALAM BENTUK RUMAH LIMASAN
WUJUD KEBUDAYAAN JAWA DALAM BENTUK RUMAH LIMASAN
This research discusses the limas house of Javanese society. One of the Javanese traditional houses. The purpose of this research is to describe the Javanese people's view of life ...
PENERAPAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR PADA SELASAR SUNARYO ART SPACE
PENERAPAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR PADA SELASAR SUNARYO ART SPACE
Abstract: Neo-Vernacular architecture is a concept within the postmodern movement that combines two styles, modern and vernacular. In an increasingly advanced and modern era, moder...
KAJIAN BUDAYA PADA ARSITEKTUR RUMAH TRADISIONAL JOGLO BUCU DI KABUPATEN PONOROGO
KAJIAN BUDAYA PADA ARSITEKTUR RUMAH TRADISIONAL JOGLO BUCU DI KABUPATEN PONOROGO
Abstrak_ Rumah tradisional setiap daerah di Indonesia menjadikan simbol yang khas dari kebudayaan yang ada pada daerah tersebut. Simbol kekhasan tersebut salah satunya pada rumah t...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
KETANGGUHAN TERMAL: MENGANALISIS BENTUK ATAP VERNAKULAR DALAM MENGATUR SUHU DAN KELEMBAPAN
KETANGGUHAN TERMAL: MENGANALISIS BENTUK ATAP VERNAKULAR DALAM MENGATUR SUHU DAN KELEMBAPAN
Abstract: Vernacular architecture is still used today, especially in rural areas because almost all residents do not have expertise in the field of architecture. In theory, this co...
OMAH KALANG OMAH TRADISI, DESA KALANG DESA TRADISI (Etnografi Tradisi Sub Etnis Jawa, Kalang)
OMAH KALANG OMAH TRADISI, DESA KALANG DESA TRADISI (Etnografi Tradisi Sub Etnis Jawa, Kalang)
Abstract: Dukuh Lumbu in the village is the village Lumansari (residential) sub ethnic Javanese which is known as the Kalang of Java, they were known as the Kalang people. Group Lo...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

Back to Top