Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KETERLIBATAN PEMERINTAHAN JOKO WIDODO DALAM UPAYA PERDAMAIAN DI AFGHANISTAN

View through CrossRef
Artikel ini membahas mengenai pertimbangan pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam upaya perdamaian di Afghansitan, sebuah kebijakan yang dianggap luar biasa karena beberapa hal seperti orientasi kebijakan luar negeri pemerintahan Joko Widodo yang dianggap lebih mempertimbangkan kepentingan domestik dan tidak seperti pendahulunya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang aktif di panggung internasional, dan latar belakang keagamaan Presiden Joko Widodo yang diperspesikan dari kalangan abangan. Di sisi lain, Afghanistan adalah sebuah negara dengan kultur Islam yang sangat kuat dan konflik di Afghanistan sendiri dianggap tidak mudah untuk diselesaikan. Data didasarkan pada studi kepustakaan baik melalui internet maupuin dokumen tercetak. Teori yang dipakai adalah pilihan rasional (rational choice). Artikel berkesimpulan bahwa langkah aktif Presiden Joko Widodo dalam upaya perdamaian di Afghanistan merupakan amanah dari konstitusi  di mana Indonesia menganut kebijakan luar negeri yang bebas aktif, yakni bebas dalam pengertian tidak memihak pada blok keamanan, sedangkan aktif berarti terlibat dalam upaya perdamaian intenasional. Pertimbangan lain kemungkinan adalah Presiden Jokowi ingin dipandang memiliki kebijakan Islam yang moderat, dan aktif dalam membela kepentingan umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Afghanistan, sehingga hal ini diharapkan bisa memberi keyakinan pada publik di dalam negeri bahwa Presiden Joko Widodo tidak memiliki kebijakan anti islam.
Title: KETERLIBATAN PEMERINTAHAN JOKO WIDODO DALAM UPAYA PERDAMAIAN DI AFGHANISTAN
Description:
Artikel ini membahas mengenai pertimbangan pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam upaya perdamaian di Afghansitan, sebuah kebijakan yang dianggap luar biasa karena beberapa hal seperti orientasi kebijakan luar negeri pemerintahan Joko Widodo yang dianggap lebih mempertimbangkan kepentingan domestik dan tidak seperti pendahulunya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang aktif di panggung internasional, dan latar belakang keagamaan Presiden Joko Widodo yang diperspesikan dari kalangan abangan.
Di sisi lain, Afghanistan adalah sebuah negara dengan kultur Islam yang sangat kuat dan konflik di Afghanistan sendiri dianggap tidak mudah untuk diselesaikan.
Data didasarkan pada studi kepustakaan baik melalui internet maupuin dokumen tercetak.
Teori yang dipakai adalah pilihan rasional (rational choice).
Artikel berkesimpulan bahwa langkah aktif Presiden Joko Widodo dalam upaya perdamaian di Afghanistan merupakan amanah dari konstitusi  di mana Indonesia menganut kebijakan luar negeri yang bebas aktif, yakni bebas dalam pengertian tidak memihak pada blok keamanan, sedangkan aktif berarti terlibat dalam upaya perdamaian intenasional.
Pertimbangan lain kemungkinan adalah Presiden Jokowi ingin dipandang memiliki kebijakan Islam yang moderat, dan aktif dalam membela kepentingan umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Afghanistan, sehingga hal ini diharapkan bisa memberi keyakinan pada publik di dalam negeri bahwa Presiden Joko Widodo tidak memiliki kebijakan anti islam.

Related Results

INTELIJEN PEMERINTAHAN SEBAGAI CABANG BARU DARI ILMU PEMERINTAHAN
INTELIJEN PEMERINTAHAN SEBAGAI CABANG BARU DARI ILMU PEMERINTAHAN
Pembahasan tentang pemerintahan tentunya tidaklah boleh lepas dari disiplin ilmu dan teori-teori tentang Ilmu Pemerintahan itu sendiri. Sejatinya, sejarah ilmu pemerintahan sudah d...
Tepung Tawar Perdamaian: Resolusi Konflik Berlandaskan Nilai-Nilai Pancasila di Sumatera Selatan
Tepung Tawar Perdamaian: Resolusi Konflik Berlandaskan Nilai-Nilai Pancasila di Sumatera Selatan
Provinsi Sumatera Selatan menyandang predikat daerah zero conflict sebab tidak ditemukannya konflik di daerah Sumatera Selatan terutama yang terkait dengan Suku, Agama, Ras dan Ant...
Konstruksi Citra Joko Widodo dalam Sampul Majalah Milenial Arrajol, Arab Saudi, Edisi 20 Mei 2019
Konstruksi Citra Joko Widodo dalam Sampul Majalah Milenial Arrajol, Arab Saudi, Edisi 20 Mei 2019
Indonesian President Joko Widodo is widely discussed on social media because he was chosen as the cover story in Arrajol, a monthly Arabic men’s lifestyle magazine published in Sau...
SEMIOTIC ANALYSIS OF THE POLITICAL COMMUNICATION PATTERNS OF JOKO WIDODO AND NAHDLATUL ULAMA IN THE 2019 PRESIDENTIAL ELECTION CAMPAIGN
SEMIOTIC ANALYSIS OF THE POLITICAL COMMUNICATION PATTERNS OF JOKO WIDODO AND NAHDLATUL ULAMA IN THE 2019 PRESIDENTIAL ELECTION CAMPAIGN
Semiotics is used as the basis for the meaning contained in each message, especially regarding political communication which uses a reference that every message meaning is containe...
Peran Gereja Dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia Perspektif Oikumene Berdasarkan 2 Korintus 5:18-20
Peran Gereja Dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia Perspektif Oikumene Berdasarkan 2 Korintus 5:18-20
Artikel ini membahas peran gereja dalam mewujudkan perdamaian dunia perspektif oikumene berdasarkan kajian teks 2 Korintus 5: 18-20. Indonesia peduli akan perdamaian dunia dan akti...
PEACE GUIDANCE: TRAINING FOR SCHOOL COUNSELLORS AT PREVENTING TENDENTION TO AGGRESSION FOR STUDENTS
PEACE GUIDANCE: TRAINING FOR SCHOOL COUNSELLORS AT PREVENTING TENDENTION TO AGGRESSION FOR STUDENTS
Abstrak Agresi pelajar saat kondisi covid-19 berpengaruh besar pada proses pendidikan. Sekolah sebagai garda depan membutuhkan alternatif untuk menumbuhkan kedamaian diri sis...
Citra Diri dalam Instagram Jokowi
Citra Diri dalam Instagram Jokowi
Communication is one of the basic human basic needs in living life as a social creature. Along with the development of the times that there is technology developing until social me...
Sejarah Islam dan Politik di Afghanistan
Sejarah Islam dan Politik di Afghanistan
Afghanistan merupakan negara di Asia yang memiliki sejarah panjang. Pada akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21, Afghanistan mengalami masa kelam. Pemerintahan mereka diintervensi ol...

Back to Top