Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

BENTUK DAN FUNGSI ODONG-ODONG DI JAKARTA

View through CrossRef
AbstractOdong-odong is a middle to low urban society means of play and loved by children in dense urban housing area. Odong-odong formally developed in Jakarta, and spread out to other cities. Odong-odong as a means of play is becoming urban economy commodity as temporary entrepreneur and related to design. This research is upbringing odong-odong trend and the g owth of technology usage that give impact in odong-odong's design development in urban society. The aim of this research is to understand the variety of form and function of odong-odong caused by user demandside and to understand the impact of technology development to odong-odong's design, form, and function. The method of this research is qualitative description with design approach. This research is done by design development analysis and odongodong's technology in relation to urban social cultural and economy. The result of this research is 5 (five) main form of odong-odong which are (1) Komedi Putar form, (2)Kereta Api form, (3) Becak form, (4) Kincir form of Wind Mollen, (5) Jungkat Jungkit form. Odong-odong design formed to fulfilled product functions, which are primary function, secondary function, and tertiary function. Form follows function concept is becoming the base of odong-odong and related to product function and need of the user. AbstrakOdong-odong merupakan sarana permainan masyarakat urban kalanganmenengah ke bawah, dan banyak digemari oleh anak-anak di sekitarlingkungan padat perumahan di perkotaan. Odong-odong yang padaawalnya muncul di kota Jakarta, kemudian dalam perkembangannya meluas ke pinggiran kota dan daerah-daerah lain. Sarana permainan odong-odong menjadi komoditi ekonomi masyarakat urban sebagai wiraswasta musiman serta berelasi dengan desain. Penelitian ini mengangkat perkembangan tren permainan odong-odong dan perkembangan pemanfaatan teknologi yang menyebabkan adanya perubahan desain sarana permainan odong-odong yang digemari masyarakat urban di perkotaan. Tujuannya adalah mengetahuiragam bentuk dan fungsi sarana permainan odong-odong yang dipengaruhi oleh kebutuhan masyarakat urban sebagai penggunanya dan memahami pengaruh teknologi dan pemanfaatannya terhadap perubahan bentuk desain dan fungsi sarana permainan odong-odong. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan pendekatan desain. Dengan pendekatan ini, kajian dilakukan melalui analisis perkembangan desain dan teknologi sarana permainan odong-odong dalam relasinya dengan situasi sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat urban. Hasil dari penelitian ini adalah adanya 5 (lima) bentuk utama odong-odong yaitu; (1) Berbentuk komedi putar, (2) Berbentuk kereta api, (3) Berbentuk becak, (4) Berbentuk kincir atau wind mollen, (5) Berbentuk jungkat jungkit. Desain sarana permainan odong-odong dibuat untuk pemenuhan fungsi produk, baik fungsi primer, fungsi sekunder, dan fungsi tersier. Konsep form follows function menjadi dasar desain sarana permainan odong-odong ini, sehingga bentuk berkaitan langsung dengan fungsi dan kegunaan produk untuk mencapai tujuan kegunaan bagipengguna semaksimal mungkin.
Title: BENTUK DAN FUNGSI ODONG-ODONG DI JAKARTA
Description:
AbstractOdong-odong is a middle to low urban society means of play and loved by children in dense urban housing area.
Odong-odong formally developed in Jakarta, and spread out to other cities.
Odong-odong as a means of play is becoming urban economy commodity as temporary entrepreneur and related to design.
This research is upbringing odong-odong trend and the g owth of technology usage that give impact in odong-odong's design development in urban society.
The aim of this research is to understand the variety of form and function of odong-odong caused by user demandside and to understand the impact of technology development to odong-odong's design, form, and function.
The method of this research is qualitative description with design approach.
This research is done by design development analysis and odongodong's technology in relation to urban social cultural and economy.
The result of this research is 5 (five) main form of odong-odong which are (1) Komedi Putar form, (2)Kereta Api form, (3) Becak form, (4) Kincir form of Wind Mollen, (5) Jungkat Jungkit form.
Odong-odong design formed to fulfilled product functions, which are primary function, secondary function, and tertiary function.
Form follows function concept is becoming the base of odong-odong and related to product function and need of the user.
 AbstrakOdong-odong merupakan sarana permainan masyarakat urban kalanganmenengah ke bawah, dan banyak digemari oleh anak-anak di sekitarlingkungan padat perumahan di perkotaan.
Odong-odong yang padaawalnya muncul di kota Jakarta, kemudian dalam perkembangannya meluas ke pinggiran kota dan daerah-daerah lain.
Sarana permainan odong-odong menjadi komoditi ekonomi masyarakat urban sebagai wiraswasta musiman serta berelasi dengan desain.
Penelitian ini mengangkat perkembangan tren permainan odong-odong dan perkembangan pemanfaatan teknologi yang menyebabkan adanya perubahan desain sarana permainan odong-odong yang digemari masyarakat urban di perkotaan.
Tujuannya adalah mengetahuiragam bentuk dan fungsi sarana permainan odong-odong yang dipengaruhi oleh kebutuhan masyarakat urban sebagai penggunanya dan memahami pengaruh teknologi dan pemanfaatannya terhadap perubahan bentuk desain dan fungsi sarana permainan odong-odong.
Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan pendekatan desain.
Dengan pendekatan ini, kajian dilakukan melalui analisis perkembangan desain dan teknologi sarana permainan odong-odong dalam relasinya dengan situasi sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat urban.
Hasil dari penelitian ini adalah adanya 5 (lima) bentuk utama odong-odong yaitu; (1) Berbentuk komedi putar, (2) Berbentuk kereta api, (3) Berbentuk becak, (4) Berbentuk kincir atau wind mollen, (5) Berbentuk jungkat jungkit.
Desain sarana permainan odong-odong dibuat untuk pemenuhan fungsi produk, baik fungsi primer, fungsi sekunder, dan fungsi tersier.
Konsep form follows function menjadi dasar desain sarana permainan odong-odong ini, sehingga bentuk berkaitan langsung dengan fungsi dan kegunaan produk untuk mencapai tujuan kegunaan bagipengguna semaksimal mungkin.

Related Results

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP ODONG-ODONG MOBIL KARENA TIDAK MEMENUHI KEWAJIBAN UJI TIPE BERDASARKAN HUKUM POSITIF INDONESIA
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP ODONG-ODONG MOBIL KARENA TIDAK MEMENUHI KEWAJIBAN UJI TIPE BERDASARKAN HUKUM POSITIF INDONESIA
Adanya berbagai kontroversi di beberapa daerah, karena terdapat permasalahan peraturan hukum berlalu lintas, atau peraturan tata ruang Kota terkait Odong-odong mobil. Kendaraan ini...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
TINDAK TUTUR KOMISIF DALAM DEBAT CAGUB DAN CAWAGUB DKI JAKARTA TAHUN 2017
TINDAK TUTUR KOMISIF DALAM DEBAT CAGUB DAN CAWAGUB DKI JAKARTA TAHUN 2017
Masalah yang diangkat, yakni 1) Bagaimana bentuk tindak tutur komisif dalam debat cagub dan cawagub DKI Jakarta tahun 2017? dan 2) Bagaimana fungsi tindak tutur komisif dalam debat...
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Fenomena Arsitektur Candi Prambanan adalah unik karena memenuhi kriterium dimensi makna transendental sejak awal mula pembangunannya, masa kehidupan, masa kegelapan, penemuan kemba...
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1) fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan nelayan dan pedagang perantara; 2) saluran pemasaran ikan; dan 3) margin pemasaran ikan. Metode anal...
ANALISIS LOKUSI ILOKUSI PERLOKUSI DALAM DRAMA KOE KOI
ANALISIS LOKUSI ILOKUSI PERLOKUSI DALAM DRAMA KOE KOI
Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis lokusi, ilokusi, dan perlokusi dalam kehidupan sehari-hari melalui drama koe koi, dan mendeskripsikan da...
PELESAPAN FUNGSI SINTAKSIS DALAM KALIMAT MAJEMUK BAHASA INDONESIA
PELESAPAN FUNGSI SINTAKSIS DALAM KALIMAT MAJEMUK BAHASA INDONESIA
Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan jenis fungsi sintaksis yang dilesapkan dalam kalimat majemuk bahasa Indonesia, (2) mendeskripsikan kategori sintaksis yang menjadi ...

Back to Top