Javascript must be enabled to continue!
Efektivitas Model Discovery Learning Berbasis Mind Mapping terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik
View through CrossRef
Rendahnya tingkat kemampuan berpikir kreatif peserta didik di SMPN 3 Palu yang ditunjukkan melalui keterbatasan dalam mengemukakan ide dan kesulitan memahami materi pembelajaran secara optimal menjadi fenomena yang diperhatikan pada studi ini. Dengan hal tersebut, penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan berpikir kreatif peserta didik di SMPN 3 Palu tahun ajaran 2024-2025 dipengaruhi oleh penggunaan model pembelajaran discovery learning berbasis mind mapping. Penelitian ini menerapkan pendekatan quasi eksperiment dengan desain nonequivalent control group. Penelitian ini tergolong dalam jenis kuantitatif dengan jumlah sampel 56 peserta didik yang terbagi menjadi kelas eksperimen dan kontrol, dimana setiap kelas terdiri dari 28 peserta didik. Pengambilan sampel untuk menentukan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik ini digunakan karena memungkinkan pemilihan sampel dengan karakteristik akademik dan kemampuan berpikir kreatif yang relatif seimbang. Lima butir soal esai yang telah diverifikasi oleh ahli digunakan sebagai alat penelitian. Pada tingkat signifikansi 0,05, uji statistik parametrik seperti uji t sampel independen, uji homogenitas, dan uji normalitas digunakan dalam analisis data. Skor posttest rata-rata untuk kelas eksperimen = 65,04 dan kelompok kontrol = 37,57. Nilai signifikansi (2-tailed) = 0,001 < 0,05 mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Artinya, secara signifikan penerapan model pembelajaran discovery learning berbasis mind mapping meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berpikir kreatif dalam mata pelajaran IPA.
STKIP Taman Siswa Bima
Title: Efektivitas Model Discovery Learning Berbasis Mind Mapping terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik
Description:
Rendahnya tingkat kemampuan berpikir kreatif peserta didik di SMPN 3 Palu yang ditunjukkan melalui keterbatasan dalam mengemukakan ide dan kesulitan memahami materi pembelajaran secara optimal menjadi fenomena yang diperhatikan pada studi ini.
Dengan hal tersebut, penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan berpikir kreatif peserta didik di SMPN 3 Palu tahun ajaran 2024-2025 dipengaruhi oleh penggunaan model pembelajaran discovery learning berbasis mind mapping.
Penelitian ini menerapkan pendekatan quasi eksperiment dengan desain nonequivalent control group.
Penelitian ini tergolong dalam jenis kuantitatif dengan jumlah sampel 56 peserta didik yang terbagi menjadi kelas eksperimen dan kontrol, dimana setiap kelas terdiri dari 28 peserta didik.
Pengambilan sampel untuk menentukan sampel menggunakan teknik purposive sampling.
Teknik ini digunakan karena memungkinkan pemilihan sampel dengan karakteristik akademik dan kemampuan berpikir kreatif yang relatif seimbang.
Lima butir soal esai yang telah diverifikasi oleh ahli digunakan sebagai alat penelitian.
Pada tingkat signifikansi 0,05, uji statistik parametrik seperti uji t sampel independen, uji homogenitas, dan uji normalitas digunakan dalam analisis data.
Skor posttest rata-rata untuk kelas eksperimen = 65,04 dan kelompok kontrol = 37,57.
Nilai signifikansi (2-tailed) = 0,001 < 0,05 mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok.
Artinya, secara signifikan penerapan model pembelajaran discovery learning berbasis mind mapping meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berpikir kreatif dalam mata pelajaran IPA.
Related Results
Pengembangan E-Modul Fisika Etno STEM pada Pembuatan Galamai terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik
Pengembangan E-Modul Fisika Etno STEM pada Pembuatan Galamai terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik
Penelitian ini dilatarbelakangi karena kemampuan berpikir kreatif di kalangan peserta didik masih tergolong rendah. Kemampuan berpikir kreatif sangat penting di era abad ke-21 yang...
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN QODE (QUESTIONING, ORGANIZING, DOING, EVALUATION) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PAI PESERTA DIDIK DI SMK PGRI 4 BANDAR LAMPUNG
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN QODE (QUESTIONING, ORGANIZING, DOING, EVALUATION) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PAI PESERTA DIDIK DI SMK PGRI 4 BANDAR LAMPUNG
ABSTRACT
Critical thinking is an essential competency that should be developed in Islamic Religious Education (PAI). However, previous studies have shown that students' critical th...
Pengaruh Komunikasi Matematika Terhadap Koneksi Matematika, Kemandirian Belajar, dan Berpikir Kreatif
Pengaruh Komunikasi Matematika Terhadap Koneksi Matematika, Kemandirian Belajar, dan Berpikir Kreatif
Berpikir kreatif sangat diperlukan dalam proses pembelajaran matematika. Dengan adanya kemampuan berpikir kreatif maka peserta didik akan lebih cakap dalam menghasilkan berbagai ca...
Profil Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik dalam Pembelajaran IPA
Profil Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik dalam Pembelajaran IPA
Di era transformasi teknologi yang cepat, kemampuan berpikir kreatif menjadi penting, dengan kemampuan ini memungkinkan individu menemukan solusi inovatif untuk permasalahan komple...
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Logaritma
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Logaritma
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi logaritma dan metode dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik penga...
EFEKTIVITAS PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA SISWA SD
EFEKTIVITAS PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA SISWA SD
Artikel jurnal ini membahas tentang Efektivitas Model PBL (Problem-Based Learning) terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Kemampuan berpikir kritis menjadi k...
Efektivitas Problem Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Siswa SD
Efektivitas Problem Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Siswa SD
Artikel jurnal ini membahas tentang Efektivitas Model PBL (Problem-Based Learning) terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Kemampuan berpikir kritis menjadi k...
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas III Di Sekolah Dasar Negeri Pandean Lamper 01 Semarang
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas III Di Sekolah Dasar Negeri Pandean Lamper 01 Semarang
Creative thinking is an ability that students must have, through creative thinking can gain broad insight. Creativity is part of the main aspects of students. The teacher becomes a...

