Javascript must be enabled to continue!
Analisis Ragam Bentuk Gerak Dalam Karya Seni Tari Orek-Orek Di Sanggar Asriana Budaya Rembang
View through CrossRef
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pengetahuan dan pemahaman peserta didik mengenai bentuk gerak Tari Orek-orek di Sanggar Tari Asriana Budaya Rembang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk gerak tari pada karya seni Tari Orek-orek yang diajarkan di Sanggar Tari Asriana Budaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan jenis penelitian kualitatif naratif. Tempat penelitian ini dilaksanakanan di Desa Sendangasri, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, tepatnya di Sanggar Tari Asriana Budaya. Adapun data primer adalah pelatih tari dan siswa yang mengikuti kegiatan seni tari di Sanggar Tari Asriana Budaya. Sedangkan data sekunder diperoleh dari hasil teori-teori yang ada berupa dokumentasi identitas informan, catatan lapangan, dan data pendukung yang lainnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa ragam bentuk gerak yang diajarkan sanggar tari asriana budaya terdapat 8 gerakan utama yang diajarkan dalam tari Orek-orek di sanggar tersebut.
LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Title: Analisis Ragam Bentuk Gerak Dalam Karya Seni Tari Orek-Orek Di Sanggar Asriana Budaya Rembang
Description:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pengetahuan dan pemahaman peserta didik mengenai bentuk gerak Tari Orek-orek di Sanggar Tari Asriana Budaya Rembang.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk gerak tari pada karya seni Tari Orek-orek yang diajarkan di Sanggar Tari Asriana Budaya.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan jenis penelitian kualitatif naratif.
Tempat penelitian ini dilaksanakanan di Desa Sendangasri, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, tepatnya di Sanggar Tari Asriana Budaya.
Adapun data primer adalah pelatih tari dan siswa yang mengikuti kegiatan seni tari di Sanggar Tari Asriana Budaya.
Sedangkan data sekunder diperoleh dari hasil teori-teori yang ada berupa dokumentasi identitas informan, catatan lapangan, dan data pendukung yang lainnya.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa ragam bentuk gerak yang diajarkan sanggar tari asriana budaya terdapat 8 gerakan utama yang diajarkan dalam tari Orek-orek di sanggar tersebut.
Related Results
ANALISIS KOREOGRAFI TARI PEUMULIA JAMEE CIPTAAN YUSLIZAR SEBAGAI TARI PENYAMBUTAN DI SANGGAR CUT NYAK DHIEN PROVINSI ACEH
ANALISIS KOREOGRAFI TARI PEUMULIA JAMEE CIPTAAN YUSLIZAR SEBAGAI TARI PENYAMBUTAN DI SANGGAR CUT NYAK DHIEN PROVINSI ACEH
Tujuan penelitian ini mengkaji tentang analisis koreografi Tari Peumulia Jamee diciptaan Yulizar, seorang koreografer yang berasal dari Sanggar Cut Nyak Dhien Banda Aceh. Tari ini ...
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
Proses Inovasi Gerak Tari Jaipongan yang terjadi dikalangan generasi muda lebih digemari dari pada bentuk tari Jaipongan bentuk ketuk tilu. Hal menjadi permasalahan penting bagi pa...
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
Membuat seni lukis sebagai landasan berkarya yang mengikuti kaidah seni lukis dengan baik dan mampu menguasai konsep berkarya dan teknik seni lukis. Selanjutnya seni lukis menjadi ...
PEMILIHAN DAN PEMERTAHANAN BAHASA JAWA PADA KAUM PEREMPUAN PESISIR REMBANG
PEMILIHAN DAN PEMERTAHANAN BAHASA JAWA PADA KAUM PEREMPUAN PESISIR REMBANG
Pada masyarakat Jawa, pemilihan sebuah kode (bahasa/ragam) ditentukan oleh banyak faktor, misalnya: usia, jenis kelamin, derajat sosial, pangkat, tempat, diksi, dan ragam. Peneliti...
Bentuk Penyajian da Struktur Gerak Tari Pat Kupati di Sanggar Seni Nuansa Banjarmasin
Bentuk Penyajian da Struktur Gerak Tari Pat Kupati di Sanggar Seni Nuansa Banjarmasin
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian pada tari Pat Kupati di Sanggar Seni Nuansa Banjarmasin. Dan untuk mendeskripsikan Struktur Gerak Tari Pat Kupati. M...
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
Tari Bedhaya Medang Kamulan merupakan tari bedhaya peringatan kemenangan Mpu Sindok. Penelitian ini mengungkap masalah yang berkaitan dengan tari Bedhaya Medang Kamulan karya Wahyu...
PEMETAAN MANAJEMEN SANGGAR SENI DI KABUPATEN MALINAU
PEMETAAN MANAJEMEN SANGGAR SENI DI KABUPATEN MALINAU
Pembangunan pariwisata budaya merupakan salah satu program prioritas pembangunan di KabupatenMalinau. Aktivitas kesenian yang dilakukan oleh sanggar-sanggar seni ditentukan penerap...
STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
ABSTRAK
Pada dasarnya nilai pendidikan karakter mempunyai tiga bagian yang saling bekaitan, yaitu pengetahuan moral, penghayatan moral dan perilaku moral. Oleh karena...

