Javascript must be enabled to continue!
Efektivitas Kompres Hangat Dan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Nyeri Haid
View through CrossRef
Dismenore merupakan nyeri pada abdomen yang dirasakan sesaat sebelum atau pada saat menstruasi dan mengganggu aktivitas perempuan. Salah satu terapi non-farmakologis untuk mengurangi dismenore adalah kompres hangat dan teknik relaksasi nafas dalam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan tingkat efektivitas kompres hangat dan teknik relaksasi nafas dalam terhadap nyeri haid (dismenore). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimental (Two-grup pra-post test design). Teknik pengambilan sampling pada penelitian ini menggunakan purposive sampling, Dari jumlah populasi 80 siswi, sampel yang diambil sebanyak 16 orang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Instrument penelitian menggunakan lembar observasi pengukuran nyeri dan uji statistik yang digunakan adalah Uji Independent Sampel T-Test. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa nilai p=0,009<0,05. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan signifikan rata-rata intensitas nyeri haid (dismenore) pada siswi yang diberikan perlakuan kompres hangat dengan yang diberikan teknik relaksasi nafas dalam. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwa pemberian kompres hangat lebih dianjurkan sebagai cara yang lebih efektif dalam menurunkan intensitas nyeri haid (dismenore) dibandingkan dengan pemberian teknik relaksasi nafas dalam.
Title: Efektivitas Kompres Hangat Dan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Nyeri Haid
Description:
Dismenore merupakan nyeri pada abdomen yang dirasakan sesaat sebelum atau pada saat menstruasi dan mengganggu aktivitas perempuan.
Salah satu terapi non-farmakologis untuk mengurangi dismenore adalah kompres hangat dan teknik relaksasi nafas dalam.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan tingkat efektivitas kompres hangat dan teknik relaksasi nafas dalam terhadap nyeri haid (dismenore).
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimental (Two-grup pra-post test design).
Teknik pengambilan sampling pada penelitian ini menggunakan purposive sampling, Dari jumlah populasi 80 siswi, sampel yang diambil sebanyak 16 orang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.
Instrument penelitian menggunakan lembar observasi pengukuran nyeri dan uji statistik yang digunakan adalah Uji Independent Sampel T-Test.
Hasil uji statistik menunjukkan bahwa nilai p=0,009<0,05.
Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan signifikan rata-rata intensitas nyeri haid (dismenore) pada siswi yang diberikan perlakuan kompres hangat dengan yang diberikan teknik relaksasi nafas dalam.
Hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwa pemberian kompres hangat lebih dianjurkan sebagai cara yang lebih efektif dalam menurunkan intensitas nyeri haid (dismenore) dibandingkan dengan pemberian teknik relaksasi nafas dalam.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Teknik Relaksasi Nafas dalam Terhadap Pengurangan Nyeri Persalinan
Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Teknik Relaksasi Nafas dalam Terhadap Pengurangan Nyeri Persalinan
Persalinana adalah proses membuka dan menipisnya serta turunnya janin ke jalan lahir. Nyeri saat proses persalinan dapat menimbulkan ketakutan, yang dapat mengakibatkan rasa tegang...
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI KOMPRES HANGAT WARM WATER ZAK (WWZ) TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMENOREA
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI KOMPRES HANGAT WARM WATER ZAK (WWZ) TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMENOREA
Pendahuluan : Angka kejadian dismenore di Indonesia sebesar 64,25% yang terdiri dari 54,89% mengalami dismenore primer dan 9,36% Â mengalami dismenore sekunder. Terapi non farmakol...
Comparison of The Effectiveness Level of Warm Compresses and The Techniques of Breath Relaxation Against Haid Pain (Dismenore)
Comparison of The Effectiveness Level of Warm Compresses and The Techniques of Breath Relaxation Against Haid Pain (Dismenore)
Dismenore merupakan nyeri pada abdomen yang dirasakan sesaat sebelum atau pada saat menstruasi dan mengganggu aktivitas perempuan. Salah satu terapi non-farmakologis untuk menguran...
PERBEDAAN PEMBERIAN KOMPRES AIR HANGAT DENGAN KOMPRES JAHE TERHADAP PENURUNAN NYERI REMATIK PADA LANSIA: STUDI KASUS
PERBEDAAN PEMBERIAN KOMPRES AIR HANGAT DENGAN KOMPRES JAHE TERHADAP PENURUNAN NYERI REMATIK PADA LANSIA: STUDI KASUS
Pendahuluan: Rematik merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sering terjadi pada lansia. Rematik menyerang anggota tubuh yang bergerak, yaitu bagian tubuh yang berhubungan...
Tugas Metodologi Penelitian Analisis Jurnal
Tugas Metodologi Penelitian Analisis Jurnal
ABSTRAKLatar Belakang : Congestive Heart Failure atau Gagal Jantung yaitu ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk melakukan metabolisme memenuhi ke...
PENGARUH MASASE ABDOMINAL EFFLEURAGE DAN KOMPRES AIR HANGAT TERHADAP NYERI DISMINORE PADA MAHASISWI KEBIDANAN STIKES AS SYIFA KISARAN
PENGARUH MASASE ABDOMINAL EFFLEURAGE DAN KOMPRES AIR HANGAT TERHADAP NYERI DISMINORE PADA MAHASISWI KEBIDANAN STIKES AS SYIFA KISARAN
Astarto menulis bahwa Disminore merupakan salah satu jenis rasa tidak nyaman pada menstruasi yang paling banyak menyerang perut bagian bawah, namun dapat juga menjalar ke paha atas...
Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Pada Pasien Gastritis Dengan Masalah Nyeri Akut Di Rumah Sakit Bhayangkara M. Hasan Palembang Tahun 2022
Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Pada Pasien Gastritis Dengan Masalah Nyeri Akut Di Rumah Sakit Bhayangkara M. Hasan Palembang Tahun 2022
Latar Belakang: Kasus kejadian gastritis yang terjadi di Kota Palembang pada tahun 2016 sebanyak 12.019 kasus. Angka tersebut mengalami penurunan di tahun 2017 sebanyak 10.823 kasu...

